logo       

Tegaknya HAM Didik Umat Islam Cara Menguburkan Syariat Islam!: msg#00234

culture.religion.healer.mayapada

Subject: Tegaknya HAM Didik Umat Islam Cara Menguburkan Syariat Islam!

"Ambon" <sea@...> wrote:

> Mendidik Jangan dengan Kekerasan
> pendidikan kita masih menghalalkan tindak kekerasan, baik yang
> dilakukan lembaga maupun individu.
> Tindak kekerasan di lembaga pendidikan patut dirisaukan. Lembaga
> pendidikan sebagai penggodok generasi masa depan bertanggung jawab
> atas warna-warni sikap dan perilaku generasi muda saat ini yang akan
> menentukan masa depan negara.


Benar sekali, karena kekerasan juga bukanlah pendidikan melainkan
pemaksaan. Pemyembah berhala bukanlah harus dilarang dengan
kekerasan, melainkan harus mendidik umat Islam bahwa menyembah berhala
bukanlah larangan.

Juga perlu disadari, MUI bukanlah lembaga pendidikan melainkan lembaga
pemaksaan satu warna agama Islam. Dunia pendidikan di Indonesia
dimonopoli oleh pendidik agama Islam bukan pendidik ketrampilan dan
pengetahuan yang sesungguhnya. Pendidikan sekuler yang membuat sikap
dan perilaku generasi bisa menjadi warna-warni ternyata diharamkan
karena Syariat Islam adalah syariah yang mewajibkan perilaku dan
pengetahuan yang hanya satu warna yang harus dihalalkan.

Pemaksaan kekerasan menegakkan Syariat Islam bertujuan menyatukan
warna generasi untuk menerima kekerasan sebagai satu warna generasi
yang menggunakan religious prejudice dalam memecahkan masalah,
sedangkan pendidikan pengetahuan dalam menegakkan HAM bertujuan
memberi kesempatan wanra-warni generasi untuk menggunakan logik
rasional dalam memecahkan berbagai masalah.

Ny. Muslim binti Muskitawati.










Quotes :
" Spirituality is essentially a journey within. You need no preparations, no
luggage to carry - nothing absolutely. What you need is just : LOVE ! And this
Love, can only come as an after effect of self-actualization, achieved though
the practice of meditative way of life."
- Anand Krishna -




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise