|
basa Sunda jadi matapelajaran wajib: msg#00267culture.region.indonesia.sunda
Baraya, Aya warta anu rada pikabungaheun, BS bakal jadi pelajaran wajib. Asa leuwih hade lamun BS jadi basa panganteur minimal keur SD nepi ka kelas 6. Meureun eta mah lengkah kadituna? Kongres Paguyuban Pasundan Dibuka Gubernur Jawa Barat Wajibkan Bahasa Sunda CIANJUR, (PR).- Bahasa Sunda akan dijadikan kembali mata pelajaran wajib sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah umum Jawa Barat mulai dari tingkat SD sampai dengan SMU. Namun untuk melaksanakan niatan tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat masih menunggu rekomendasi dari hasil Kongres Basa Sunda (KBS) ke-8 yang berlangsung belum lama ini di Subang. "Kami masih menunggu pihak penyelenggara kongres karena sampai saat ini kami belum mengetahui hasil lengkap dari kongres tersebut. Meskipun demikian dari pejabat terkait, saya sudah mendapat laporan sekilas dan saya akan mendukung sepenuhnya bahasa Sunda untuk dijadikan matapelajaran wajib sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah yang ada di Jawa Barat," demikian diungkapkan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan usai menghadiri acara Kongres Paguyuban Pasundan ke-40 di Via Renata Hotel, Kec. Cimacan Kab. Cianjur (18/7). Menurut Danny meskipun pihaknya merencanakan untuk menjadikan bahasa Sunda sebagai pelajaran wajib muatan lokal di sekolah, tetapi tidak untuk sekolah-sekolah yang ada di daerah tertentu di Jawa Barat yang masyarakatnya menggunakan bahasa daerah lain sebagai bahasa ibu. Tentunya akan ada pengecualian, yaitu akan menggunakan bahasa daerah setempat sebagai pelajaran bahasa untuk muatan lokal. "Seperti sekolah yang ada di daerah Cirebon dan Indramayu, tentunya akan ada pengecualian karena di daerah tadi yang dipergunakan bukan bahasa Sunda seperti yang ada di daerah Jawa Barat lain. Demikian pula dengan daerah yang berbatasan dengan daerah Jakarta. Tapi yang pasti kami akan melakukan pengkajian secara lebih mendalam soal rencana ini," papar gubernur. Dalam acara yang dihadiri sejumlah tokoh seperti, Ketua DPRD Jawa Barat Drs. H.A.M. Ruslan, Kapolda Jabar Irjen Drs. Edi Darnadi, Pangdam III Siliwangi Mayjen Sriyanto, Ketua Umum KONI Agum Gumelar, Ginanjar Kartasasmita, Sekjen PSSI Nugraha Besoes, Bupati Cianjur, Ir. Wasidi Swastomo, Ketua DPRD Cianjur H. Ade Barkah Surachman dan sejumlah muspida lainnya tersebut, gubernur berharap agar Paguyuban Pasundan meskipun memiliki nama yang sangat kental dengan warna kedaerahan namun dengan semua pengalaman yang telah dilaluinya akan mampu mewujudkan masyarakat Sunda yang memiliki jatidiri dan kemampuan mengembangkan diri dalam kerangka nasional dan global. Bersifat Kultural Secara terpisah, Ketua Umum Paguyuban Pasundan H.A. Syafe'i yang ditemui seusai acara mengungkapkan Paguyuban Pasundan yang saat ini dipimpinnya bukanlah sebuah partai politik, meskipun di dalamnya banyak tokoh yang berkecimpung di dunia politik. Menurut Syafe'i Paguyuban Pasundan juga bukanlah organisasi kesundaan secara ginekologis, tetapi sebuah organisasi yang lebih bersifat kultural. "Orang Sunda bukan hanya orang yang memiliki darah sunda saja, tapi orang Sunda adalah orang yang memiliki eksistensi yang tinggi terhadap kesundaan. Contohnya seperti, Pak Nasution, itu tokoh Paguyuban Pasundan. Atau, Pak Ginanjar juga," terang Syafe'i. Menurut Syafe'i, selama ini memang ada kesan Paguyuban Pasundan sering mengakomodir tokoh-tokoh yang bergerak di bidang politik untuk mendapat dorongan. Salah satunya, Ginanjar Kartasasmita. Saat ini, Ginanjar duduk di posisi Dewan Penyantun (Pangaping) Paguyuban Pasundan. Padahal, saat ini, Ginanjar sedang menghadapi dugaan kasus korupsi di lingkungan Karaha Bodas yang terjadi saat beliau menjadi menteri dulu. Kata Syafe'i, posisi Ginanjar secara kultural adalah warga Sunda (Jawa Barat). Meskipun demikian, pihak Paguyuban Pasundan tidak akan mencampuri urusan hukum. "Secara kultural beliau adalah tokoh Paguyuban Pasundan dan orang Sunda, tapi kalau ada masalah berkaitan dengan hukum silakan proses jalan terus," ujar Syafe'i. Namun, sambung Syafe'i, pihaknya berharap tidak serta merta menjatuhkan vonis, "Sebab secara hukum belum pasti, masih dalam proses. Jadi, Pak Ginanjar bukan terhukum," tutur Syafe'i. Pada acara yang dihadiri ratusan warga Paguyuban Pasundan tersebut, pihak Paguyuban juga memberikan penghargaan kepada tiga tokoh yang dianggap putera Jawa Barat. Penghargaan berupa senjata tradisional Sunda kujang diberikan masing-masing kepada Gubernur Jabar, Dany Setiawan, Kapolda Jabar, Irjen Edi Darnadi, dan Pangdam III Siliwangi, Mayjen Sriyanto. (A-104)*** Baktos, Rahman, Wassenaar/NL ____________________________________________________ Start your day with Yahoo! - make it your home page http://www.yahoo.com/r/hs Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: Nepangken Ka sadayana: 00267, Rahman |
|---|---|
| Next by Date: | aksara Sunda deui: 00267, Rahman |
| Previous by Thread: | bio- Abdus Salami: 00267, Rahman |
| Next by Thread: | Re: basa Sunda jadi matapelajaran wajib: 00267, sar yo |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |