logo       

Pembelian Scorpion Seizin Soeharto: msg#01779

culture.region.indonesia.ppi-india

Subject: Pembelian Scorpion Seizin Soeharto


http://www.suaramerdeka.com/harian/0503/23/nas03.htm

Seizin SoePembelian Scorpion harto

Djoko Santoso SM/Antara

JAKARTA- Gonjang-ganjing seputar dugaan ada mark up dan suap di balik
pembelian 100 tank Scorpion, diluruskan oleh KSAD Letjen Djoko Santoso. Dalam
raker dengan Komisi I DPR RI, Selasa kemarin, Djoko menegaskan, proses
pembelian tank Scorpion sudah sesuai dengan prosedur.

''Kami mengatakan seperti itu, karena hasil audit Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) menyatakan tidak terjadi penyimpangan dalam pembelian tank
tersebut,'' kata Djoko saat menjawab pertanyaan anggota Komisi I. Menurut
Djoko, berdasarkan hasil kajian Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di
London, pembelian sudah sah secara hukum baik berdasarkan hukum di Inggris
maupun hukum Indonesia.

Dia menambahkan, pembelian tank Scorpion sepanjang tahun 1994-1996 sudah
mendapatkan persetujuan Presiden Soeharto. Djoko kemudian menjelaskan surat
persetujuan yang dikeluarkan tanggal 20 September 1994 oleh Menteri Sekretaris
Negara (Mensesneg) dengan nomor R-171/Mensesneg/9/1994.

Penjelasan Djoko tersebut tentu sangat berbeda dari penjelasan dua mantan
KSAD yang sehari sebelumnya dipanggil Komisi I. Baik Jenderal (Purn) Wismoyo
Arismunandar maupun Jenderal (Purn) R Hartono, dalam pertemuan Senin lalu,
mengatakan tidak tahu- menahu tentang pembelian tank tersebut.

Djoko menjelaskan, sebetulnya Litbang TNI AD selain merekomendasikan
Scorpion, juga merekomendasikan tank standar NATO lainnya, yaitu tank STEYR SK
105 dari Austria dan tank Wiesel dari Jerman. Dan hasil uji Litbang, Scorpion
yang terpilih untuk memperkuat Batalyon Kavaleri AD.

''Banyak pertimbangan yang menyebabkan kita memilih Scorpion, karena
keunggulan atau kelebihan tank itu, serta berbagai pertimbangan lain,'' katanya.

Dalam kesempatan yang sama Djoko menjelaskan, dalam kurun waktu 2005-2009
TNI AD akan menambah 19 makodim dan 3 makorem. Ke 19 makodim baru tersebut ada
di Kodam VI Tanjungpura, Kodam XVI Pattimura, Kodam XVII Trikora, dan Kodam
Iskandar Muda. Sedangkan tiga makorem berada di Provinsi Riau, Provinsi Bangka
Belitung, dan di Merauke. (F4-33t)



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx



<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise