logo       

Harga BBM Naik, Anak Jalanan Bertambah: msg#01777

culture.region.indonesia.ppi-india

Subject: Harga BBM Naik, Anak Jalanan Bertambah


http://www.kompas.com/kompas-cetak/0503/23/daerah/1636431.htm

Harga BBM Naik, Anak Jalanan Bertambah



Bandar Lampung, Kompas - Kenaikan harga BBM berpengaruh terhadap jumlah anak
jalanan di Provinsi Lampung. Dalam tiga minggu ini, sekitar 162 anak usia
sekolah terpaksa menjadi anak jalanan. Beratnya beban ekonomi mengakibatkan
anak-anak usia 2,5 tahun hingga 18 tahun itu terpaksa membantu orangtua.

Menurut Ketua Umum Forum Komunikasi Rumah Singgah Provinsi Lampung Farizal A
Temenggung di Bandar Lampung, Selasa (22/3), pihaknya mendata sedikitnya
terdapat penambahan 162 anak jalanan. Diperkirakan jumlah itu masih akan terus
bertambah.

"Kebanyakan anak-anak itu berasal dari keluarga miskin, yang sebagian anaknya
telah menjadi anak jalanan juga. Pada awalnya hanya dua anak yang menjadi anak
jalanan, namun setelah (harga-Red) BBM naik, anak ketiga dalam keluarga itu
juga ikut-ikutan menjadi anak jalanan," ujar Farizal.

Ayu (10-an tahun) dan Suherman (7), dua anak jalanan yang biasa mengamen di
perempatan Jalan Radin Inten, Bandar Lampung, mengakui sebulan terakhir semakin
banyak anak seusia mereka yang mengamen di sana. Kedua anak itu sudah 10 bulan
menjadi anak jalanan. Uang yang mereka dapat digunakan untuk makan.

"Orangtua kami di rumah. Nanti sore kami dijemput," kata Suherman yang mengaku
dalam sehari mampu mengumpulkan uang Rp 10.000-Rp 20.000.

Farizal menambahkan, kenaikan harga BBM juga memukul penghasilan anak jalanan.
Anak-anak yang bekerja sebagai pedagang asongan di pasar, misalnya, kehilangan
sebagian besar pelanggan sejak harga BBM melambung. "Pembeli berkurang padahal
kebutuhan hidup anak-anak itu bertambah sejak BBM naik. Beras yang tadinya
harganya Rp 2.000 per kilogram, kini melonjak menjadi Rp 3.000 per kilogram,"
katanya.

Berdasarkan hasil pemetaan Forum Komunikasi Rumah Singgah Mei 2004, jumlah anak
jalanan di Lampung sebanyak 9.874 orang.

Dari jumlah itu, baru 2.575 anak jalanan mendapat pelayanan sosial. "Masih
banyak anak jalanan yang belum tertangani. Dana kompensasi BBM juga belum turun
ke anak jalanan," kata Farizal.

Sementara persoalan BBM kini makin mengimpit nelayan Pangandaran yang sebagian
besar bersandar di Pantai Timur, Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Selain itu, dampak kenaikan harga BBM ini selanjutnya juga telah membuat
kondisi pariwisata di Pantai Pangandaran saat ini menjadi lumpuh. (IRN/RYO)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx



<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise