|
Presiden "Sindir" Aburizal dan Sugiharto: msg#01755culture.region.indonesia.ppi-india
Dalam acara-acara di istana, biasanya menteri-menteri sudah hadir sebelum presiden memasuki ruangan. "Time is more money, bukan hanya money, oleh karena itu mudah-mudahan untuk good governance, untuk pertanggungjawaban kita, kita bekerja pada waktu yang dialokasi," ungkap Presiden Susilo. Laporan : Glori K. Wadrianto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono "menyindir" Menko Perekonomian Aburizal Bakrie dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sugiharto karena datang terlambat. "Sindiran" tersebut disampaikan kepala negara sebelum menyampaikan sambutan pembukaan Sidang Pleno ke-11 Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/3). Acara tersebut dihadiri Ketua ISEI Burhanuddin Abdullah. Aburizal dan Sugiharto belum tampak duduk di jajaran menteri, ketika Presiden Susilo sudah memasuki ruangan. "Sebelum saya memberikan sambutan saya, saya juga menyampaikan kepada Pak Ical (panggilan Aburizal) dan Pak Soegiharto, Bapak berdua tidak terlambat, saya yang terlalu cepat masuk, saya lihat saya lima menit lebih cepat, beliau datang tepat pada saatnya," ujar kepala negara. Dalam acara-acara di istana, biasanya menteri-menteri sudah hadir sebelum presiden memasuki ruangan. "Time is more money, bukan hanya money, oleh karena itu mudah-mudahan untuk good governance, untuk pertanggungjawaban kita, kita bekerja pada waktu yang dialokasi," ungkap Presiden Susilo.(Nik) http://www.kompas.com/utama/news/0503/22/124901.htm Berita Terkait: ? Aburizal: "Saya Tidak Pernah Ditegur Presiden" http://www.kompas.com/utama/news/0502/11/195603.htm ? Presiden Tegur Menko Perekonomian dan Sejumlah Menteri http://www.kompas.com/utama/news/0502/11/133858.htm ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today! http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Indonesia bukan tempat sampah (limbah beracun) Singapura!: 01755, Wilson K. |
|---|---|
| Next by Date: | Re: Islam Hadhari, Mas Danar....: 01755, RM Danardono HADINOTO |
| Previous by Thread: | Indonesia bukan tempat sampah (limbah beracun) Singapura!i: 01755, Wilson K. |
| Next by Thread: | (1) Wolfowitz's appointment is not a smart move; (2) Wolfowitz and McNamara: What's the difference - Re: [LISI] Re: Democracy ... (Joseph E. Stiglitz): 01755, sidqy suyitno |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |