You Know You're Indonesian When...
Your stomach growls when you don't eat rice for a day.
You believe kecap ABC could turn bad cooking to gourmet food.
You talk during a movie.
You eat fried rice in the morning.
You prefer Versace or Moschino jeans over Gap or Levi's.
You don't think Jim Carrey is funny.
You think Onky Alexander is a hunk.
You think Rhoma Irama is kampungan.
You carry a 16 oz. jar of sambal to where ever you travel.
Driving a car that is cheaper than $15,000 embarrasses you.
You think dangdut is stupid, but listen to it anyways, because you are
homesick.
You are willing to travel 25 miles to buy tahu and tempe.
You are "Dreaming of a WARM Christmas".
You are very good at avoiding potholes and other road hazards.
Your local McDonald's serves rice and sambal.
You think Supermi is a staple food.
You have ever tried passing a Rp 50 coin as a quarter in a US vending
machine/pay phone.
You have ever successfully bribed a police officer.
You have ever successfully bribed a customs officer.
You do your shopping in Singapore.
Your drivers license claims you are 5 years older then you really are.
You have ever legally bought pirated software.
You have ever been forced to memorize UUD'45.
You have bought something from a barefooted street peddler.
You know exactly how many islands Indonesia has.
You have ever eaten something sold off a cart on wheels.
You realized that money is everything before you were six.
The first thing that comes to mind when hearing the word "Jakarta" is
"macet".
Someone you know has ever ridden on top of a train.
Your daily commute includes thinking up new ways to ride the city bus for
free.
You don't mind people being late.
You think standing in line is a waste of time.
You have tried every Monday of your youth trying to avoid upacara bendera.
You have used a mosquito repellant that looks like a coil and is lit on
one end.
You use the terms "Ni yee", "-lah" and "Ih, jijay" on daily basis
You know what Pancasila is, what it means and know it by heart.
You complain that movies in America don't have sub-titles.
Your daily conversation may include enactments of TV commercials.
You have ever consulted a dukun.
Your whole class has ever cheated on a test, and gotten away with it.
You have ever spent the night before an exam looking for someone who
sells the questions.
You like the smell of terasi.
You think the Thomas Cup is equal to the Super Bowl.
You can name a manufacturer of shuttlecocks/badminton birdies.
You have a 16' satellite dish hidden in your back yard.
You have ever ridden in a motor vehicle with three wheels.
You miss your maid during laundry day.
Your clothing has brand names printed on it that is visible from 50' away.
You attend weddings only until you are done eating.
You have attended weddings that you are not invited to.
You go to McDonald's to get your weekly supply of ketchup, salt, pepper
and napkins.
You know more than one music group that stole the tune of Cranberries'
"Zombie".
You have a can of Baygon on your kitchen table.
You make major decisions based on gengsi.
You take advantage of Wal-Mart's 30 days money-back-guarantee to "borrow"
home appliances.
Someone in your family has extra pockets in his outfit to hide cookies
from the all-you-can-eat bar.
You have paid more then $1000 to get your name on your license plate.
When watching TV you regularly find that all the channels broadcast the
same thing.
You know more than 10 acronyms/abbreviations.
You set the ring tone of your cell phone as loud as possible.
You spend your weekends at an expensive five star hotel near your house.
You have one of those gigantic 5000 watts stereo system even though you
can't turn it as loud as you can since you live in a crowded neighborhood.
Your Toyota Kijang is packed with bull bar, fog lights, roof rail, car
alarm, expensive car audio, gold plated emblems, tail light "protector", racing
steering wheels, sports muffler, lowered suspension, 17 inch wheels with
expensive tires, etc. Yet you find them not gaul enough.
You are able to squeeze 15 passengers in your Toyota Kijang.
If you're rich, you buy a huge 50.000 dollars imported SUV and demands it
to run minimal 12 kilometers with a liter of gas.
You refuse to buy unleaded gas for your imported car even though it costs
less than 20 cents a liter.
You have your drivers license at the age of 14.
You got it without any driving tests.
You are unfamiliar with electric stove.
You are even more unfamiliar with microwave ovens.
If you're a student, your main purpose in life is to succeed in UMPTN and
get into a Universitas Negeri.
If you've graduated from college, your main purpose in life is to find an
easy job with big salary at a foreign company even if you have to stay
unemployed for five years to find one.
If you finally got a job, your main purpose in life is now to get a
wife/husband that's rich, from a "good" family, and the most importantly good
looking in order to memperbaiki keturunan.
You're proud to be Indonesian - and you pass these jokes on to all your
Indonesian friends!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
Thread at a glance:
Previous Message by Date:
click to view message preview
Bukan Agama Solusinya Re: Re: Ganti lensa HP/Handycam, langsung bisa lihat "daleman" si Ayu...
Mas Robertus,
anda tulis dengan tepat: "Agama menurut aku juga bukan solusi,
buktinya di Saudi Arabia banyak perempuan se tanah air
kita yang diperkosa, padahal mereka berjilbab, satu agama, dan
di "tanah suci".
Demikian juga dengan Pastor, bukankah banyak di antara mereka
terungkap suka masturbasi dan malah melecehkan yg lemah.
Jadi apa ya kira-kira yang menjadikan kebanyakan men itu seperti
itu?.."
------------------
Uskup kota Sankt Pölten, Austria datar (Lower Austria), dipaksa
mundur, karena seminari tinggi yang dibawahinya menjadi sarang
rohaniwan yang kedodoran moral, menggerayangi pria muda..
Mas, dalam agama kita, saya perhatikan dengan seksama, agama TAK
mampu me-rem naluri kejantanan kaum pria (baik terarah pada wanita
ataupun sesama pria), karena agama ini terlalu menyibukkan diri
dengan kisah penebusan dosa, dan kisah panjang lebar mengenai diri
Tuhan (tiga, dua, satu?). yang seringkali didalam khotbah2 hari
Minggu melambung keangkasa hingga tak terjangkau umat..
Agama kita kurang memfokus pada diri manusia itu sendiri, bagaimana
memuliakan manusia, mengangkat level spiritual manusia itu sendiri.
manusia terbuai pada janji penebusan, hingga terpikir, bahwa apapun
yang kita lakukan, akan ditebusNya, dikayu salib.
Kita harus memfokuskan kegiatan spiritual kita, sambil mengurangi
ritual yang sarat itu dengan symbol symbol, dengan secara effektif
melatih spiritual kita. Misalnya, menyadari tiap detik apa yang kita
lakukan, kita pikirkan, kita bicarakan.
Bila kita latih, setiap detik SADAR apa yang kita lakukan, maka
apapun akan mampu kita kendalikan sebelum terjadi. Juga pengembangan
rangsangan indrawi, antara lain, rangsangan sexual, akan dengan mudah
kita kendalikan. Kita bertanya tiap detik dalam bathin: What I am
actually doing NOW?.
Rangsangan sensual akan berkembang seperti kembang api yang tiba tiba
meletus, kalau kita biarkan dia berkembang karena dampak rangsangan
(apalagi kalau dibawah pengaruh minuman keras).
Dalam Pancasila, Sidharta mengajarkan, a.l.: selalu berbuat yang
benar, berpikir yang benar. Kita teruskan: berfantasi yang benar...
Jadi, mas, bukan makhluk pria yang salah cipta, namun,
pengendaliannya yang harus mantap.
Bukan salah bunda mengandung, apa daya ayah salah pakai sarung...
Salam dalam dharma
danardono
--- In ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, Robertus Budiarto
<budiartobobby@xxxx> wrote:
> Ada pepatah mengatakan: Laki-laki selalu mau tapi tidak selalu
bisa. Perempuan selalu bisa tapi tidak selalu mau.
>
> Seperti pepatah2 atau ayat-ayat suci atau yg lainnya hal ini tidak
selalu berlaku. Sering kali tergantung situasi. Namun demikian
pepatah di atas berlaku cukup sering. Ini saya katakan sebagai lelaki
secara jujur. Namun demikian kenyataan mengatakan bahwa memang ada
juga perempuan yang selalu mau. "Enaknya" perempuan seperti ini
selalu mau dan bisa.
>
> Mungkin inilah sumber frustasi utama laki-laki...???
>
> Di sebuah wawancara Ramadhan radio Jak News 97.4 FM ada seorang
perempuan muslim (lupa namanya) mengatakan yang dibutuhkan itu bukan
Manajemen Qolbu (mungkin menyindir AA Gym yg waktu itu diisyukan
hampir poligami) dengan Manajemen Syahwat.
>
> Aku rasa itu betul, diskusi mengenai manajemen syahwat juga sangat
diperlukan di Indonesia. Karena keluarga tetaplah basis masyarakat yg
terpenting walaupun yg terkecil.
>
> Pendek kata ada baiknya kalau kita tidak memaki men sbg brainless
aja atau animal. Tapi mungkin lebih bermanfaat mengapa men seperti
itu? Agama menurut aku juga bukan solusi, buktinya di Saudi Arabia
banyak perempuan se tanah air kita yang diperkosa, padahal mereka
berjilbab, satu agama, dan di "tanah suci". Demikian juga dengan
Pastor, bukankah banyak di antara mereka terungkap suka masturbasi
dan malah melecehkan yg lemah.
>
> Jadi apa ya kira-kira yang menjadikan kebanyakan men itu seperti
itu?
>
> Best regards
> Bobby B
>
>
> Carla Annamarie <Carla.Annamarie@xxxx> wrote:
> it's our personal right to wear what ever we want.., but some women
re
> over-exposed them self publicly..anyway..the term '' looks sexy n
> gorgeous'' is misintrepret by some women.., it's feels good to wear
> something sexy, but not in the way that u looked cheap..and on the
other
> hand now some men created some nasty thingy that could see thru
women's
> close.., what is it with men..?isn't the porn dvd's, porn website,
or even
> dirty magazines re more than enough? couldn't those satisfied
their animal
> sexual needs..? what's wrong with them..?.., i know that men's is
brainless
> when it comes to women's body.., but to invented this device..i
dont know
> for me is really funny.., i believe that perhaps men re completely
idiot if
> they use this thingy..
> gosh..men re such an awful human being..
> hopefully there re still sane n good men out there..who use their
brain not
> their little ''(feel free to fill in)'' thingy :))..
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Small Business - Try our new resources site!
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
Next Message by Date:
click to view message preview
Re: Re: .. Wilayah RI Dijadikan Terminal Bus oleh Malaysia
Geram juga kita mendengarnya...
Tapi menurut saya sudah waktunya kita tidak menyebut lagi Malaysia sebagai
saudara muda, yang paling cocok sebutan buat dia adalah pengkianat keluarga,
atau musuh kita bahkan yang paling tepat pencuri wilayah kita,....
Kita gak boleh takut dengan alat muthakhir, kita punya keyakinan bahwa
manajemen perang kita lebih bagus dari Malaysia..
Ganyang Malaysia
RM Danardono HADINOTO <rm_danardono-LWAfsSFWpa4@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:
Memang benar. Kita demikian geram, kepala kita seolah di-injak injak
oleh saudara muda kita, Malaysia. Tetapi, pada dasarnya, kitalah yang
lemah dalam segalanya, tatanan hukum perilaku, moral publik, dsb,
sehingga mengundang orang melecehkan kita.
Mengenai masalah kemiliteran, bukan saja peralatan, logistik yang
membuat komandan komandan kita akan kebingungan, namun, military
management kita juga lemah. Kita ingat Perang 6 Hari antara negara
negara Arab dan Israel, dimana pasukan negara negara Areab
menggunakan peralatan tempur Rusia yang canggih, namun tak berhasil
memenangkan pertempuran. Karena lemahnya military management.
Kini, di Irak, pasukan AS tak berhasil menguasai medan yuddha walau
peralatan tempur mereka canggih, karena kelemahan military
management. Mereka tak menguasai sikon budaya disana.
Jadi, untuk memenangkan yuddha dimanapun, juga dalam bidang ekonomi
dan politik, kita harus terlebih dahulu menata management kita, yang
masih kedodoran ini.
Kita ingat, tak ada hujan tak ada angin, kapal perusak (destroyer) AL
Belanda, "Karel Doorman" nmenemukan posisi MTB (Motor Torpedo Boat)
yang ditumpangi komodor Yos Sudarso, dan melepaskan salvo meriamnya,
hingga komodor kita lenyap ditelan laut Aru. Bagaimana ini bisa
terjadi?
Ditengah malam, ditengah laut terbuka yang begitu luas? AL Belanda
dengan tepat pada detik yang tepat menemukan posisi MTB kita. Dan
menghancurkannya.
Salam
danardono
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Small Business - Try our new resources site!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
Previous Message by Thread:
click to view message preview
.. Wilayah RI Dijadikan Terminal Bus oleh Malaysia
-----Original Message-----
Senin, 14 Mar 2005,
Di Kalbar, Wilayah RI Jadi Terminal Bus Malaysia
PONTIANAK - Persoalan garis batas negara dengan Malaysia tak hanya terjadi di
Perairan Ambalat. Tapal batas negara di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,
juga diperkirakan telah bergeser sejauh 20 kilometer masuk ke wilayah
Indonesia.
Warga Malaysia yang berbatasan langsung dengan tapal batas itu sudah
memanfaatkan wilayah Indonesia yang telah dicaplok tersebut. Negeri tetangga
itu telah membangun terminal bus antar pedesaan di wilayah yang diklaimnya
tersebut.
Titik patok tapal batas kedua negara itu dibangun pada 1976 di Desa Siding,
Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang. Kini, wilayah Indonesia di perbatasan
itu menjadi bagian dari Kampung Gumbang, Distrik Serikin, Negara Bagian
Sarawak, Federasi Malaysia.
Camat Siding Petrus Dias menjelaskan, terminal bus angkutan pedesaan itu
beroperasi sejak 2000. "Di seputar terminal telah dibangun fasilitas pasar yang
menjual berbagai kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat," jelasnya kepada
wartawan koran ini.
Warga Kampung Gumbang, Distrik Serikin, yang berpenduduk 2.000-an jiwa itu kini
sudah membangun patok baru perbatasan yang berkonstruksi beton secara sepihak.
Patok tersebut memanjang memasuki daerah Bengkayang sepanjang satu kilometer.
"Diperkirakan wilayah Indonesia yang sudah dicaplok mencapai 20-an kilometer,"
tegasnya.
Dias menyatakan, laporan pencaplokan wilayah RI tersebut sudah disampaikan
kepada bupati Bengkayang dengan No 300/24/Trantib tertanggal 7 Februari 2005.
Bupati Bengkayang Jacobus Luna juga telah menindaklanjuti laporan camat Siding
itu dengan mengirimkan surat kepada Gubernur Kalimantan Barat H Usman Jafar
bernomor 100/0375/Pem tertanggal 7 Maret 2005.
Dias yakin wilayah tersebut masih merupakan kawasan RI. Hal itu berdasarkan
keterangan masyarakat di Desa Siding yang dilibatkan Tim Pusat Survei dan
Pemetaan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Pussurta TNI-AD) dalam
pembangunan patok tapal batas pada 1976. "Lokasi itu dulu dijadikan lapangan
tempat mendarat helikopter TNI-AD," ujarnya.
Dalam kesepakatan selanjutnya, persis di tengah bekas helipad dibangun titik
patok kedua negara bertulisan Malaysia Indonesia (Malindo) dengan melibatkan
masyarakat Desa Siding sebagai tenaga kerja.
Setelah mencuatnya kasus tersebut, masyarakat Kampung Gumbang, Distrik Serikin,
Sarawak, lantas mencabut patok batas resmi itu. Patok tersebut dipindahkan ke
wilayah Indonesia sesuai kebutuhan kawasan permukiman serta lahan pertanian
mereka.
Kecamatan Siding merupakan pemekaran dari Kecamatan Jagoibabang pada 2003.
Jumlah penduduknya 1.423 kepala keluarga (KK) yang mencakup 6.795 jiwa.
Sementara itu, Desa Siding sekarang dihuni 148 KK mencakup 880 jiwa. Sebagian
besar mata pencaharian masyarakat adalah petani kakao, lada, dan sawah.
Interaksi sosial antarmasyarakat Kampung Gumbang dengan orang Indonesia di Desa
Siding berjalan baik karena sama-sama berasal dari Suku Dayak Bidayuh. Malah
sebagian besar masyarakat kedua negara itu masih memiliki hubungan kekeluargaan
akibat perkawinan.
Kondisi sarana infrastruktur perbatasan kedua negara tersebut terlihat sangat
kontras. Jika masyarakat Kampung Gumbang sudah dilengkapi jalan akses ke
kawasan distrik terdekat dengan kondisi beraspal, sarana infrastruktur
transportasi darat Desa Siding ke kawasan terdekat hanya mengandalkan jalan
setapak dan transportasi sungai.
Desa Siding itu sendiri berjarak 150 km dari Bengkayang, ibu kota Kabupaten
Bengkayang. Untuk mencapainya, belum ada jalan aspal yang langsung ke lokasi.
"Kawasan titik patok batas menjadi lebih leluasa dipindahkan (Malaysia, Red) ke
wilayah Indonesia karena secara fisik wilayah Kalbar masih dalam kondisi hutan
belantara," kata Dias.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, L.H. Kadir membantah bahwa Pemprov Kalbar
tidak becus mengurus perbatasan darat Indonesia-Malaysia. "Pemerintah daerah
tidak berwenang mengurus pembangunan di sepanjang perbatasan dengan negara lain
karena hubungan luar negeri tetap merupakan kewenangan yang melekat di tangan
pemerintah pusat," tegasnya.
Menurut Kadir, Tim Biro Pemerintahan Umum Kantor Gubernur Kalimantan Barat
tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkayang untuk melakukan
pengecekan di lapangan. "Hasilnya segera dilaporkan kepada seluruh instansi
teknis pemerintah pusat dari Kodam VI/Tanjungpura di Balikpapan, Kaltim. Secara
jujur mesti disadari, lebih dari tiga dasawarsa terakhir, kawasan perbatasan
bagaikan wilayah tidak bertuan sebagai akibat ketidakjelasan konsep pembangunan
yang berpihak kepada rasa keadilan masyarakat dari pemerintah pusat," jelas
Kadir.
Dia mengatakan, pemindahan patok tapal batas tidak akan terjadi seandainya
pemerintah pusat secara berkelanjutan membangun jalan darat sepanjang 1.857 km
membujur lurus dari Provinsi Kalimantan Timur ke Kalimantan Barat dengan radius
maksimal satu kilometer dari titik patok tapal batas.
Kadir menuturkan, selama ini pihaknya hanya bisa memaparkan kondisi sebenarnya
di sepanjang perbatasan darat dengan Malaysia setiap kali ada kunjungan pejabat
pemerintah pusat dan kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Tapi hasilnya, ujar Kadir, pemerintah pusat dan kalangan DPR hanya pandai
mengumbar janji. Buktinya, rancangan peraturan pemerintah (PP) tentang
penanganan kawasan perbatasan, yang pada 2004 lalu sudah sampai di Kantor
Sekretariat Negara, kini malah dikembalikan lagi ke Sekretariat Kantor
Kementerian Percepatan Pembangunan Kawasan Timor Indonesia (sekarang,
Kementerian Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal). (lev)
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
Next Message by Thread:
click to view message preview
Re: Lina & Mega & others pendapatmu ttg Fatwa Mati?
sebenarnya kalo dinilai dari segi hukum, pengeluaran fatwa mati adalah
bentuk perbuatan pidana karena termasuk dalam tindakan menghasut orang lain
untuk membunuh orang lain..
apakah fatwa mati itu wajib..?kalo wajib jika ada org2 yg menjalankan fatwa
tsbt dan org yang difatwa mati dibunuh, itu kan termasuk pembunuhan
berencana..
bagus deh kalo fatwa mati udah gak dianggep serius.., berarti masih ada org
yang pikirannya waras..:))..
cuma pemerintah kudu serius menangani hal2 kyk gini..indonesia negara hukum
bukan negara preman..
"Lina Dahlan"
<linadahlan@yahoo To:
ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
.com> cc:
Subject: [ppiindia] Re: Lina &
Mega & others pendapatmu
03/14/2005 04:32 ttg Fatwa Mati?
PM
Please respond to
ppiindia
Di era demokrasi ini, fatwa mati udah gak model. Tapi demi
menjunjung demokrasi juga, biar saja mereka buat fatwa atas nama per
orang or per golongan. Gak bakalan berumur panjang kok!
Buktinya biar ada fatwa begini, Ulil masih hidup.
Fatwa itu kan dibuat harus melihat sikon harus ada keperluan bagi
khalayak dan siapa yang berhak membuat fatwa.
Saya pribadi gak setuju yang beginian. Terhadap Salman Rushdipun
saya gak setuju ada fatwa mati. Kalo gak setuju counter saja tulisan
mereka. Trus doa'in semoga mereka diberi petunjuk...he..he...
Begitu bung Boby.
wassalam,
--- In ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, Robertus Budiarto
<budiartobobby@xxxx> wrote:
> Mbak Lina dan Mega,
>
> Setelah lama ngomongin JIL terus, aku jadi pingin tahu komentar
sampeyan thd fatwa mati thd Ulil karena mengirim tulisan di KOMPAS.
Bagaimana pendapat anda thd fatwa mati tsb dan yang mengeluarkan
fatwa itu?
>
> Thanks
> Bobby B
>
>
> Lina Dahlan <linadahlan@xxxx> wrote:
> Iya mbak Mega,
> Setau saya...alasan JIL gak pernah mau hadir itu bukan karena
dikata-
> katai atau difatwa mati (spt yg bung Boby bilang) tapi karena itu
> sama saja ikut mempopulerkan faham yang dianggapnya Isfun.
>
> Mestinya, kalo memang itu alasannya, kan dari awal saja tolak
> diskusi2 spt itu. Bukannya say "yes" didepan, begitu hari H nya,
> kita pendengar dah nunggu...eeh..say "no" dgn segala alasan.
>
> Lalu buat artikel yang sepertinya debat...padahal cuma wawancara
> sepihak.
>
> Jadi, saya harap JIL lebih gentle saja. Kalo cuma dikatai or
> difatwa, itu dah resiko suatu perjuangan...cuekin aja.
>
> wassalam,
>
>
> --- In ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, "meg4pro"
> <bright3y3s@xxxx> wrote:
> >
> > IMHO,
> > JIL ini hampir mirip2 INUL (Maaf ya mbak Inul..)
> >
> > INUL makin dihujat n difatwa haram malah makin berkibar
> > JIL difatwa mati malah makin populer
> >
> > Harusnya INUL berterimakasih sama semua yang sudah menghujatnya
> > JIL juga harusnya say Thank you kepada yg memfatwa mati Ulil
(ada
> > link-nya gak sih tentang fatwa mati ini..? Biar kita tahu
> > kronologisnya).
> > Krn dengan fatwa mati ini JIL makin dikenal orang
> > sampai ke Luar negeri...,
> > Sampai dapat bantuan dana.
> >
> >
> > cheers,
> > mega.
> >
> >
> > --- In ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, Robertus Budiarto
> > <budiartobobby@xxxx> wrote:
> >
> > >
> > > Anda mau tahu mengapa Ulil atau JIL malas diajak diskusi dgn
> orang-
> > orang spt itu? Karena belum apa-apa sudah dikata-katai murtad
dan
> > pengkhianat atau malah difatwa mati.
> > of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
*********************************************************************
******
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-
india.uni.cc
>
*********************************************************************
******
>
_____________________________________________________________________
_____
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan
dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
> 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
> 6. kembali menerima email:
> ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
>
>
>
>
> Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
>
>
>
>
> ---------------------------------
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
> To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
> ppiindia-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
>
> Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service.
>
>
>
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Small Business - Try our new resources site!
>
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Small Business - Try our new resources site!
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
Yahoo! Groups Links
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx