logo       

Pemerintah Tidak Sensitif Re: Demo Anti-BBM di DPR Brutal: msg#00921

culture.region.indonesia.ppi-india

Subject: Pemerintah Tidak Sensitif Re: Demo Anti-BBM di DPR Brutal


Ini karena pejabat negara tidak sensitif dgn
penderitaan rakyat karena gaji mereka terlalu besar
dan menikmati fasilitas rumah dan transport gratis.

Coba kalau gaji mereka cuma Rp 2 juta sebulan dan
rumah, transport, serta makan harus biaya sendiri,
pasti mereka juga akan ikut protes kalau harga BBM dan
harga barang2 lainnya naik.

--- Ambon <sea-j7nLG5G4Q1HLoDKTGw+V6w@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:

> Demo Anti-BBM di DPR Brutal
>
> PROTES KENAIKAN BBM - Sejumlah mahasiswa dari
> berbagai universitas yang tergabung dalam Barisan
> Eksekutif Mahasiswa se-Jabotabek, melakukan aksi
> protes di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis
> (10/3). Mereka mendesak anggota dewan agar
> membatalkan kenaikan harga BBM yang sudah ditetapkan
> oleh pemerintah, dengan alasan kenaikan harga BBM
> justru makin menyusahkan rakyat kecil.
> (Ant/Str-Ujang Zaelani)
>
> Jumat, (11-03-'05)
> JAKARTA (Suara Karya): Aksi menuntut penurunan harga
> bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah pada
> Kamis kemarin diwarnai kebrutalan. Pagar Gedung DPR
> RI di Jakarta roboh didorong ratusan mahasiswa yang
> tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa se-Jabotabek
> dan Forum Kota (Forkot).
>
> Seorang perwira polisi yang ikut membuat pagar betis
> di Gedung DPR RI nyaris menjadi sasaran ledakan bom
> molotov yang dilemparkan barisan pendemo. Untung
> anggota polisi itu cepat melompat sebelum bom
> molotov meledak. Pendemo juga melemparkan tomat
> busuk ke dalam gedung wakil rakyat itu.
>
> Mahasiswa emosi ketika delegasi mereka gagal bertemu
> anggota DPR yang tengah melakukan rapat konsultasi
> secara tertutup membahas kenaikan harga BBM.
> Mahasiswa membentuk barisan dan terlibat aksi
> dorong-mendorong dengan aparat kepolisian yang
> berjaga-jaga.
>
> Di Makassar, bentrok fisik juga terjadi setelah
> puluhan orang eksponen Himpunan Mahasiswa Islam
> (HMI) setempat berdemo di depan Kantor Dinas
> Pendidikan Sulsel menuntut transparansi penggunaan
> subsisi BBM. Tiga anggota HMI dilarikan ke RS
> Wahidin Sudiro Husodo karena mengalami luka - salah
> satu luka terkena tusukan.
>
> "Saya tidak tahu pasti Adiyaksa ditikam pakai apa.
> Saat bentrok terjadi, seorang pegawai Dinas
> Pendidikan membawa pipa besi," ujar Yudi, mahasiswa
> yang melihat kejadian.
>
> Selain Adi dan Ilham, seorang mahasiswa lain,
> Lukman, juga mengalami luka di wajah terkena pipa
> besi. Kendati demikian, oleh pihak RS, Lukman sudah
> diperbolehkan pulang.
>
> Sementara itu, aksi ratusan massa Aliansi Mahasiswa
> Wilayah III Cirebon (Jabar) menolak kenaikan harga
> BBM di halaman PT Pertamina Kilang Unit Pengolahan
> (UP) VI Balongan di Kabupaten Indramayu kemarin
> nyaris mengakibatkan kebakaran kilang pengolah
> minyak setempat.
>
> Aksi yang berlangsung sejak pukul 10.30 WIB hingga
> tengah hari itu selain diwarnai teriakan yel-yel
> mengutuk pemerintah yang telah menaikkan harga BBM,
> juga diramaikan oleh aksi bakar ban bekas yang
> nyaris merembet ke kilang BBM. Mereka tidak berhasil
> menembus pagar kawat berduri dan barisan Brimob yang
> memagari kilang UP Balongan.
>
> Karena mendapat hadangan dan barikade seperti itu,
> salah seorang mahasiswa langsung mengumpulkan ban
> bekas dan kemudian membakarnya. Melihat kobaran api
> yang membakar ban bekas disertai asap hitam
> membumbung tinggi, petugas Pertamina langsung
> mengambil selang penyemprot air dan berupaya
> memadamkannya.
>
> Hilman, pimpinan Pertamina Kilang UP VI Balongan, di
> depan para pengunjukrasa mengatakan, pihaknya tidak
> terkait dalam penentuan kebijakan pemerintah
> menaikkan BBM. Tugas Kilang UP VI Balongan, katanya,
> hanya mengolah minyak mentah menjadi BBM. "Kalian
> berdemo di sini salah alamat," ujarnya.
>
> Bentrok juga nyaris terjadi di Yogyakarta saat massa
> saling dorong dengan aparat kepolisian di depan
> gedung Agung Yogyakarta. Massa Aliansi Masyarakat
> Yogya yang berjumlah sekitar 600 orang itu
> meneriakkan yel-yel antara lain menolak kenaikan
> harga BBM. (L-3/A-10
>
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
>
>


Bacalah artikel tentang Islam di:
http://www.nizami.org



__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - now with 250MB free storage. Learn more.
http://info.mail.yahoo.com/mail_250


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx



<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise