|
Re: Wawancara Ulil Abshar: "Dana Asing 1.4 milyar/tahun. Tapi, itu Kecil": msg#00465culture.region.indonesia.ppi-india
Hari genne dapet 1.4 M bilang kecil..???!!!! Hebat. Berarti masih ada bantuan lagi yg jauh lebih besar dari itu ya. Nasib.., nasib. Begini lah kalau agama udh dijadikan lahan bisnis.Bisnis LSM, hiks. salam, mega. --- In ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, Mario Gagho <gagho@xxxx> wrote: > Hidayatullah.com, Senin, 06 Desember 2004 > http://www.hidayatullah.com/modules.php? name=News&file=article&sid=1499 > > Ulil Abshar: "1,4 milyar, Tapi Itu Kecil" > > > Gemerincing dollar di balik program Liberalisasi Islam > di Indonesia sering hanya menjadi gosip. Tapi, tokoh > JIL, Ulil Abshar Abdala mengaku jujur pada > Hidayatullah tentang isu itu > > Ulil Abshar Abdalla (Koordinator Jaringan Islam > Liberal) > > Benarkah JIL didanai oleh The Asia Foundation? Benar, > berapa jumlahnya? > > Setiap tahun kami mendapat sekitar Rp 1,4 milyar. > Selain itu, JIL juga mendapatkan dana dari > sumber-sumber domestik, Eropa, dan Amerika. Tapi yang > paling besar dari TAF. Tapi dana itu jauh lebih kecil > daripada dana yang diperoleh ormas-ormas Islam > lainnya. > > Ormas mana? > > Selain kami ada juga ormas Islam yang menerima dana > dari TAF program Islam and Civil Society. Mereka itu > adalah Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, UIN Syarif > Hidayatullah Jakarta, IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, > Universitas Muhammadiyah Solo, dan Departemen Agama. > Dana yang diterima JIL jauh lebih kecil daripada > mereka. > > Ormas-ormas tersebut dipandang menggulirkan isu yang > sejalan dengan JIL? > > Tidak juga, justru bermacam-macam. Ada isu toleransi, > kesetaraan gender, demokrasi, dan pluralisme. > > TAF menjalin kerjasama dengan Yahudi dan CIA. Berarti > JIL sesungguhnya menjalankan agenda mereka? > > Ini cara berpikir orang yang dibingkai dalam kerangka > berpikir teori konspirasi. Seolah ada agenda besar > yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Perlu Anda tahu > bahwa orang-orang kaya, baik Yahudi maupun non-Yahudi, > punya tradisi yang sama, yaitu menyumbangkan sebagian > kekayaannya kepada kegiatan sosial. Mereka akan > dibebaskan dari pajak dan memperoleh reputasi lebih > tinggi karena telah berbuat baik untuk masyarakat. Hal > ini sangat menakjubkan dibanding dunia Islam. > > Apa yang dilakukan TAF dan Yahudinya itu tidak akan > bermasalah? > > Saya tidak keberatan mendapatkan dana dari Yahudi atau > CIA. Memangnya kenapa? Sepanjang mereka tidak > mempengaruhi kebijakan internal organisasi saya dan > selama saya tidak diintervensi, tak masalah buat saya. > > > Tetapi tentu saja mereka tidak akan memberi bantuan > secara cuma-cuma kan? > > Sudah tentu mereka akan mendanai kegiatan-kegiatan > yang punya satu visi dengan mereka. Tidak mungkin > mereka mendanai kegiatan organisasi yang bersifat > fanatisme agama. Kami, seperti JIL, NU, IAIN, > Muhamammadiyah, juga tidak mungkin mencetak buku-buku > Wahabi walau diiming-imingi oleh, misalnya, Arab > Saudi. > > Kami punya ideologi tertentu, dan kami tidak bisa > menerima uang dari orang yang tidak seideologi dengan > kami. Kalau Pemerintah Arab Saudi akan membiayai > kegiatan JIL, fine (baik). Tapi kalau mereka menyuruh > saya untuk mengadakan kegiatan yang anti Islam > liberal, anti Islam progresif, menyebarkan Islam yang > konservatif, ya saya tidak mau. > > Pendapat Anda seringkali kontroversial dan berbeda > dengan para ulama. Kenapa begitu? > > Kontroversi itu bukan tujuan saya. Kontroversi itu > akibat yang tak terelakkan. Saya mengemukakan pendapat > tentang Islam yang berbeda dengan orang banyak. > Otomatis, kalau pendapat Anda berbeda dan perbedaan > itu sangat prinsip, yaitu agama, maka sudah tentu akan > menimbulkan kontroversi. Jadi, kontroversi itu akibat, > bukan sebab. > > Secara jujur saya katakan, pandangan-pandangan saya > itulah iman saya tentang Islam. Saya merasa tenteram > dengan pemahaman saya itu. > > Kalau boleh tahu, bagaimana dengan kehidupan keagamaan > Anda sehari-hari? > > Soal shalat, saya tetap shalat dengan cara seperti > orang Islam yang lain. Soal puasa, saya tetap puasa > seperti orang Islam lain. Karena bagi saya, soal > ritual itu sudah selesai. Itu saya anggap bagian dari > agama yang tidak perlu dipersoalkan. Saya merumuskan > pandangangan yang liberal berkaitan dengan hal-hal di > luar ritual. Pandangan tentang nikah beda agama, bagi > saya, itu bukan ritual. > > Anda setuju dengan pernikahan beda agama. Bagaimana > jika suatu saat pernikahan beda agama itu terjadi pada > anak Anda? > > Saya harus menanggung, karena itu pandangan saya. > Meskipun berat. Jadi, kalau saya ditantang seperti > itu, secara rasional saya akan menyatakan boleh. > Tetapi secara hati saya tidak mau munafik, saya > mengatakan berat. Tetapi itu manusiawi. > > Ada beberapa lembaga yang punya visi yang sama dengan > JIL, seperti Majalah Syir'ah, ICRP, Radio 68H, dan > lainnya. Ada hubungan apa? > > Mereka teman seperjuangan kami. Dalam LSM itu ada yang > disebut culture network (budaya jaringan). Jaringan > ini bukan hanya di Indonesia, tapi global. Kami punya > teman-teman di luar negeri yang punya visi yang sama, > dan kami saling share (berbagi).* (Ahmad > Damanik/Hidayatullah) > > Baca lengkapnya di rubrik khusus majalah Hidayatullah > terbaru, edisi Desember 2004, tentang "Benang Merah > CIA, The Asia Foundation dan JIL(Jaringan Islam > Liberal). > > Baca juga wawancara panjang dengan ahli fiqh wanita > ternama Indonesia, Prof. Dr. Huzaimah Tahido Yanggo. > "Poligami Tidak Masalah?., "katanya. > > Sejarah: "Kisah Teladan Shalahuddin al-Ayyubi saat > Perang Salib". > > Juga "Saksi Penghianatan Bung Karno di Kota Amungtai" > > Jangan lewatkan, keburu habis. Dapatkan di toko buku > terdekat, atau di agen-agen majalah Hidayatullah > > > Mario Gagho > Political Science, > Agra University, India > --------- > A WINNER works harder than a loser and has more time. > A LOSER is always "too busy" to do what is necessary. > > > > > __________________________________ > Celebrate Yahoo!'s 10th Birthday! > Yahoo! Netrospective: 100 Moments of the Web > http://birthday.yahoo.com/netrospective/ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to life by funding a specific classroom project. http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: 'Ganyang' Malaysia: 00465, bayu montana |
|---|---|
| Next by Date: | Direktur Keuangan Pertamina Dicopot: 00465, meg4pro |
| Previous by Thread: | Wawancara Ulil Abshar: "Dana Asing 1.4 milyar/tahun. Tapi, itu Kecil"i: 00465, Mario Gagho |
| Next by Thread: | Mega tidak bisa membaca? Re: Re: Wawancara Ulil Abshar: "Dana Asing 1.4 milyar/tahun. Tapi, itu Kecil": 00465, Robertus Budiarto |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |