|
Re: KRI Usir Kapal Perang Malaysia: msg#00417culture.region.indonesia.ppi-india
yach emang kurang ajar juga tuch malaysia, abis kitanya juga sich yang salah, terutama pemerintahan kitanya kenapa selalu mengalah, udah hutannya dirampok, TKI nya disiksa dan dirampok uangnya, pulau kita juga sudah dirampoknya, kini malahan mau mencoba merampok secara terbuka dengan memasuki wilayah laut sulawesi itu apa nggak kurang ajar namanya....?! bagaimana TNI....?? berani nggak perang melawan mereka....?! danardono HADINOTO <rm_danardono-LWAfsSFWpa4@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote: Minggu, 06 Mar 2005, KRI Usir Kapal Perang Malaysia TARAKAN - Insiden laut nyaris terjadi di Laut Sulawesi, wilayah kaya minyak Indonesia yang dikalim Malaysia. Kapal perang kedua negara sudah saling berhadapan. Kepala Staf Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Letkol Laut (P) Marsetio MM menjelaskan, kapal perang dua negara mulai sekitar pukul 10.15 Wita kemarin saling berhadapan di perairan sekitar Karang Unarang dengan jarak sekitar 9,5 nautical mil (mil laut). "Sedikit ada peningkatan ketegangan saat dua kapal saling kontak," ujarnya kepada wartawan di Lubung Tarakan kemarin. Saat itu, Kapal Republik Indonesia (KRI) Rencong berpatroli di sekitar Perairan Karang Unarang dan mengawal pembangunan rambu suar. "Ternyata, di wilayah itu sudah ada kapal perang Malaysia, KD Kerambit. Tampaknya, wilayah tersebut telah diklaim pihak Malaysia sebagai wilayahnya," tegasnya. Marsetio memaparkan, sempat terjadi kontak radio dengan kapal negara tetangga buatan sekitar 1964 yang berkekuatan 22 personel itu. Kapal Malaysia tersebut kemudian menyampaikan bahwa KRI Rencong sudah memasuki wilayah perairan Malaysia. Mendegar seruan kapal Malaysia tersebut, KRI Rencong langsung menjawab bahwa kapal perang Malaysia yang justru masuk wilayah Indonesia. "Saat itu sempat terjadi adu argumen mengenai kedaulatan wilayah tersebut," jelasnya. Setelah KRI Rencong mengingatkan berkali-kali bahwa laut yang diarungi KD Rambit adalah wilayah RI, kapal Malaysia itu langsung berbalik arah menuju negaranya. "KRI Rencong kemudian terus membuntuti kapal tersebut hingga jarak sekitar 900 meter. Dalam kontak radio, KD Kerambit menyatakan posisi win-win atau 50-50 yang berarti mengajak untuk berpatroli bersama di kawasan tersebut. Tapi, kami menegaskan bahwa itu wilayah Indonesia. Jadi, kami tetap mengikuti kapal Malaysia tersebut," ungkap Marsetio. Tak cukup itu saja, kontak radio masih terus berlangsung hinga pukul 10.36 Wita, dan kapal Malaysia berkecepatan 21 knot itu mengajak patroli bersama dan mendesak pembangunan suar di Karang Unarang dihentikan sampai pembicaraan diplomatik tuntas. "Pembangunan suar akhirnya memang dihentikan untuk menghindari konflik terbuka. Tapi, kami tidak mau pergi dari kawasan itu karena kalau kami keluar, berarti mengakui itu wilayah Malaysia," katanya. Lebih jauh dikatakan, kapal perang Malaysia sudah melanggar dengan masuk ke wilayah Indonesia terlalu jauh, bukan hanya masuk ke kawasan yang diklaim, tetapi masuk hingga ke perairan Indonesia yang tidak diklaim. Lalu, kenapa pembangunan menara suar dihentikan? "Bukan berarti Indonesia kalah atau mengakui wilayah tersebut milik Malaysia, tapi Indonesia menghindari konflik terbuka," tandasnya. Lebih lanjut, saat ini Indonesia terus memperkuat armada dan akan terus menambah kapal perangnya. Hingga saat ini, sudah tiga kapal di perbatasan, yakni KRI Nuku, Rencong, dan Wiratno. Sementara kapal lainnya adalah KRI KS Tubun, KRI Tongkol, dan KRI Singa. KRI KS Tubun yang berkelas fregat akan dipergunakan sebagai kapal komando. Angkatan lain, selain TNI-AL, juga diminta siaga pasukan serta peralatan tempur. Bukan hanya itu, direncanakan semua kekuatan udara dari angkatan laut akan digeser ke Balikpapan untuk mempercepat mobilisasi kekuatan tempur bila terjadi kontak senjata dengan Malaysia. Secara rinci, Marsetio membeberkan bahwa perbedaan antara KRI Rencong dan KD Kerambit milik tentara Diraja Malaysia cukup jauh berbeda. KRI Rencong lebih unggul. Salah satu contohnya adalah persenjataan yang ada di kapal patroli. Rencong dilengkapi beberapa rudal, antara lain: 57 milimeter, 40 milimeter, dan 20 milimeter. Sedangkan KD Kerambit hanya terdapat 2 rudal dengan ukuran 40 milimeter. (eff/noi) *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ To unsubscribe from this group, send an email to: ppiindia-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Celebrate Yahoo!'s 10th Birthday! Yahoo! Netrospective: 100 Moments of the Web [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Kisah-kisah Anak yang Dilacurkan: 00417, Ambon |
|---|---|
| Next by Date: | Re: TRENYUH : NKRI digombali Malaysia: 00417, bayu montana |
| Previous by Thread: | KRI Usir Kapal Perang Malaysiai: 00417, RM Danardono HADINOTO |
| Next by Thread: | Re: TRENYUH : NKRI digombali Malaysia: 00417, bayu montana |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |