logo       
Bookmark and Share

Surat Kembang Kemuning: Merangkai Ulang Perkembangan Pelukis Salim: msg#00366

culture.region.indonesia.ppi-india

Subject: Surat Kembang Kemuning: Merangkai Ulang Perkembangan Pelukis Salim


SURAT KEMBANG KEMUNING:

MERANGKAI ULANG PERKEMBANGAN PELUKIS SALIM [1]



"Setengah bulatan bumi
kusilang arah membusur,
Nyatanya
aku hanya pengembara"

[Dari: Ramadhan KH, "Priangan Si Jelita", Pustaka Jaya,Jakarta, 1965, hlm.21].


Sampai dengan usia beliau yang tahun ini mencapai 97 tahun, tiga tahun lagi
menjadi akan genap seabad, Pelukis Salim telah menempuh perjalanan hidup yang
penuh lika-liku, "jalan yang tidak bertabur bunga tapi penuh onak dan duri",
jika meminjam kata-kata penyair Toga Tambunan. Jika ia sampai di jenjang
kepelukisannya sekarang, ia telah menempuh entah berapa anak tangga.Saya
katakan "jenjang kepelukisannya sekarang", karena Salim masih saja melukis dan
sebagai pelukis pencari, ia mengatakan pencariannya adalah perjalanan yang tak
punya sampai. Perjalanan panjang berliku tak punya sampai ini, jika dilihat
ulang , bisa dibagi ke dalam berbagai tahap. Untuk melihat tahap-tahap ini saya
menggunakan kronologi perjalanan Salim yang disusun secara garis besar oleh
Ajip Rosidi pada tahun 2003 dengan sedikit tambahan data paling akhir.
Barangkali usaha saya ini gagal, dan jika terjadi demikian, barangkali kelak
kemudian ada yang ringan hati dan tangan untuk membenarkannya serta menyusunnya
kembali.

KRONOLOGI SALIM:

1908 [3 September],lahir di dekat Medan, Sumatera Timur, Indonesia.

1919, berangkat ke Eropa dibawa oleh pasangan suami Jerman-Belanda untuk
disekolahkan.

1928,Keluar dari Gymnasium di negeri Belanda; pertama kali pergi ke Paris
karena tertarik seni lukis, belajar di l'Académie de la Grande Chaumière.

1929-1932, Belajar melukis pada l'Académie Ferdinand Léger.

1929, Bertemu dengan S.Sjahrir dan M.Hatta di Amsterdam yang menanamkan
kesadarannya sebagai orang Indonesia.

1932, Berangkat ke Indonesian sebagai pengasuh anak keluarga Mr.Djoehana.

1932-1935, Di Indonesia bekerja pada perusahaan de Java Neon Company, di
Batavia [sekarang Jakarta], sambil membantu S.Sjahrir dan Moh.Hatta mengelola
PNI-Pendidikan dan Majalah Daoelat Ra'jat.

1935, Pulang kembali ke Negeri Belanda setelah Sjahrir dan Hatta ditangkap dan
kemudian diasingkan ke Boven Digoel.

1936, Kembali ke Paris untuk hidup sebagai pelukis. Sering melukis di
l'Académie de la Grande Chaumière.

1939, Pindah ke Negeri Belanda, mengadakan pameran bersama di Amsterdam,
lukisan mulai dibeli orang.

1940-1945, Menggabungkan diri dengan kelompok resistansi [perlawanan] melawan
pendudukan Nazi Jerman. Banyak membuat ilustrasi buat penerbitan buku-buku
sastera yang hasilnya digunakan untuk membiayi perjuangan bawahtanah. Menolong
orang-orang Yahudi yang menjadi buronon Nazi Jerman.

1946, Pindah ke Paris lagi karena marah terhadap tindakan Belanda yang hendak
menjajah Indonesia kembali.

1947.Pergi ke Sète dan daerah Perancis Selatan, serta Sepanyol.

1947-1949. Menjadi pengurus pesanggarahan muda-mudi di Sète.

1948. Pameran tunggal pertama di Sète.

1949. Pameran tunggal di Amsterdam.

1951. Pameran tunggal di Paris.

1951. Pameran tunggal di Jakarta [Sticusa].

1956.Pameran tunggal di Geneva,Swiss; Pameran tunggal di Jakarta dan Bandung.

1957. Pameran tunggal di Paris.

1958. Pameran tunggal di Paris.

1964. Pameran tunggal di Amsterdam.

1967. Pameran tunggal di Paris.

1971. Mendapat medali dalam Festival International de Paris-Sud.

1972. Mendapat Prix National, Festival International de la Peinture à
Campagne-sur-Mer.

1973. Mendapat Médaille d'argent, Festival International de Paris-Sud.

1974. Pameran Tunggal di Jakarta dan Bandung.

1975. Pameran tunggal di Bruxelles, Belgia.

1990. Pameran tunggal di Jakarta dan Bandung.

1998. Dutabesar R.I. di Perancis, Dr.Satrio B.Judono mengadakan resepsi dan
pameran untuk menghormati Salim tepat berusia 90 tahun. Dr.François Raillon
[Indonesianis Perancis dan perterjemah negara, peneliti pada CNRS Perancis]
memberikan sambutan "The Other Salim".

Pada saat ini juga, Majalah ilmiah populer, "Kancah" yang diasuh oleh Erwin
Ramedhan, Sanento Yuliman, JJ. Kusni dan lain-lain menerbitkan nomor khusus
mengenai Salim dan wawancara khusus dengan sang maestro.

2001. Pameran tunggal di Bali.

2002. Pameran tunggal di Ikeda-shi, Osaka, Jepang.

2002. Pameran tunggal di Bruxelles, Belgia.

2003. Pameran tunggal di Paris.

2005. Pameran tunggal di Kotapraja Paris Vème; KBRI Paris dan Pusat Kebudayaan
Mesir di Paris.



Paris, Januari 2005.
-------------------
JJ.KUSNI


Catatan:

Foto terlampir:S.Soejoso,penanggungjawab Tim Pengelola Koperasi Restoran
Indonesia, Paris, dan JJ.Kusni bersama-sama Pelukis Salim pada saat pameran di
Kotapraja Paris Vème [2005]. Sebagai Seperti diketahui, Koperasi Restoran
Indonesia, juga berfungsi sebagai Pusat Kebudayaan Indonesia, bersama Lembaga
Persahabatan Indonesia-Perancis, turut mensponspori pameran Salim di kotapraja
Paris Vème ini. Pameran Salim kemudian dilanjutkan di KBRI dan Pusat Kebudayaan
Mesir Paris. [Dari:Dokumentasi Jelitheng & JJK].
[Bersambung...]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources
often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today!
http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx



<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | Mail Home | sitemap | FAQ | advertise