|
Re: Digest Number 1625: msg#00358culture.region.indonesia.ppi-india
>>Lina: Sekali lagi sampeyan bersembunyi dibalik keterbatasan manusia dan hanya mencopy-pastekan jawaban terdahulu tanpa menjawab pertanyaan saya soal tidak adanya keterbatasan pada konsep trynity. Namanya saja "trinity" sudah menunjukkan keterbatasan. Sekarang pertanyaannya saya balik aja deh:,"Pencipta trinitas itu apa pikirannya gak terbatas...kok bisa2nya mendefinisikan Allah kayak gitu?" Jadi pengalaman orang pencipta trinity itu kah yang sampeyan pakai untuk landasan keimanan sampeyan? ------------------- Mbak Lina, mas Arriko dan kawan kawan, Mengenai konsep ini, sulit kita perdebatkan, terutama melihat dari titik pandang yang berbeda. Tiga aliran utama dalam Kristiani: Katholisismus, Protestantismus dan Pantekosta menerima doktrin Trinitas ini sebagai suatu wahyu ya dogma. Allah itu satu dalam tiga pribadi, dimana tiap pribadi menggambarkan ke-Allah-an tersendiri. Doktrin ini berasal dari perumusan oleh Athanasius, uskup agung dari Alexandria (The Athanasian Creed (Quicunque vult) yang hidup diabad ke IV. Dan diresmikan dalam konsili di Nicea. Dogma ini, ditolak keras oleh umat Yahudi, yang sangat berpegang pada konsep monotheisme yang diajarkan Abraham dan Musa. Juga, beberapa aliran Kristiani, menolaknya. Juga umat Kristen awal, sebelum konsili itu, masih belum mengenalnya seperti yang dirumuskan kini. Dalam ajaran Kristiani dikenal konsep konsep yang tak layak diperdebatkan, dinyatakan dari mimbar, karena itu dinamakan maklumat ex cathedra. Di agama lain, juga dalam Islam, juga dikenal, bagian bagian yang dianggap wahyu dan tak boleh diperdebatkan. Banyak diantara kita,para umat, yang berasa terpanggil, untuk mati matian mempertahankan, apa yang diajarkan sebagai hal yang tak boleh diperdebatkan. Walaupun akal sulit mencernakannya. Dalam hal trinitas ini, kita sebagai umat Kristen, takkan banyak melihat perbedaan, sebenarnya, apakah Allah ini hanya berpribadi satu atau tiga, karena bagaimanapun, kita memuja Allah yang esa. Jadi, tak perlu terlalu dipusingkan. Lebih penting, ialah ajaran, yang malah sering diabaikan, yakni untuk hidup mulia. Banyak saya lihat romo romo, ataupun pendeta Protestant yang mampu ber-api api berkhotbah mengenai Trinitas, dan "siapa Allah itu", sampai kita sang umat bingung sendiri, namun, keluar dari gereja, perilakunya taksesuai dengan ajaran inti. Egois. Puas diri. Angkuh. Seingkali arrogant. Dan jarang ber-bakti sosial. Tapi paling rajin kalau diundang makan oleh umat. Jadi untuk apa? Ratusan tahun sebelum Yesus lahir, seribu tahun sebelum nabi Muhammad lahir, Sidharta telah memperkenalkan kodex hidup: berpikir yang benar, berbuat yang benar, berkeinginan yang benar, berkata yang benar. Jangan mengambil barang yang tak kita miliki, jangan hidup asusila, jangan memakan atau minum makanan atau minuman yang memabukkan, jangan membunuh dan menyiksa makhluk hidup.. Kalau saja, manusia melakukannya, tak ada Perang Dunia, tak ada Perang Vietnam, tak ada kolonisasi, tak ada perang Irak, dan negara kita tak terpuruk seperti ini. Ribuan tahun setelah itu, 60 tahun setelah merdeka, negara kita kian terpuruk. Nah, mengapa kita pertentangkan idee idee dan bukan mulai hidup mulia? Bagimana kawan kawan? Kita mulai dari kita sendiri, keluarga kita, teman teman terdekat. Salam dalam dharma danardono ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to life by funding a specific classroom project. http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Wawancara Ulil Abshar: "Dana Asing 1.4 milyar/tahun. Tapi, itu Kecil": 00358, Mario Gagho |
|---|---|
| Next by Date: | SBY Perintahkan Panglima Amankan Ambalat: 00358, Ambon |
| Previous by Thread: | Re: Digest Number 1625i: 00358, RM Danardono HADINOTO |
| Next by Thread: | Re: Digest Number 1625: 00358, Lina Dahlan |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |