|
Re: Digest Number 1625: msg#00097culture.region.indonesia.ppi-india
--- In ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, "Arriko Indrawan" <arriko.indrawan@xxxx> wrote: > > Sorry baru sempat baca dan balas.... > > Memang artikel tsb sdh lama mbak... > Paling tidak, bisa jadi referensi bahwa ada penolakan dari > pihak tertentu, thdp metodologi sejarah yg digunakan... Kalo cuma sebagai referensi bahwa ada penolakan dari pihak tertentu thdp metodologi sejarah yang digunakan ...gak masalah...tapi apa hubungannya dengan masalah yang saya tanyakan? Saya kan bertanya dimana ada pemikir Islam yang menolak AlQur'an diselidiki dengan alasan "ini sudah perkataan Allah..."???. Gak nyambung kan? Jaka sembung naik ojek. Rasanya sampeyan mempunyai masalah dengan reading comprehension. > > Mbak Lina, > Penambahan itu ada pada "Surat" Yohanes, bukan pada "Kitab Yohanes" yang> berisi> Kisah hidup Yesus. Penambahan tsb terkait dg adanya penemuan "surat" yg> belakangan... Lina: Apapun itu namanya, itu kan ada di dalam kitab suci Perjanjian Baru. Moga2 nanti kalo ada "surat" terbaru, kitab suci tsb bisa berubah: ditambah or dihapus lagi. Saya faham kok, makna "kitab suci" bagi umat Islam dan umat Kristen itu beda. Buat sampeyan gak masalah sebuah kitab suci mau ditambah mau dihapus or diuyek-uyek kan? ya silakan. Sampeyan yang awam jg gak tau kan mana ayat yang sudah berubah lagi nantinya? Meski yang ditambah or dihapus itu suatu hal yang inti, tentang Tuhan. Tuhan yang universal di ubah menjadi Tuhan yang terbatas. Itu lah hebatnya dogma yang ditanam gereja. Disini jargon "keterbatasan akal/pengetahuan manusia" di pakai untuk berlindung. Juga perkataan "hubungan dgn Tuhan adalah urusan pribadi". he..he...padahal mempelajari metode penulisan kitab suci (untuk mencapai keyakinan), tidak ada kendala pada akal manusia kan? Akal manusia bisa membaca sejarah dunia bukan? dimana pernah terjadi pembunuhan pada pengikut Athaneus (?) karena syahwat politk yang keras pada saat itu dan akhirnya pengikut Arius (?) mendapat legitimasi dari Kaisar, maka berkibarlah faham trinity pada konsili di Nikea tahun 523 (?). Meski dalam perkembangannya kemudian, makna faham ini bergeser ke arah yang sangat filosofis. Mungkin karena itu kaum filsafat menasehatkan gak usah bicarain soal ini, karena memang absurd. Mending jadi orang, baik-baik aja. > > Perlu diketahui, Keputusan yg diambil oleh Gereja Katolik Roma berdasarkan > kajian yg panjang dengan membentuk "tim pro dan tim Kontra" untuk saling > berargumentasi. Setelah pengkajian yg panjang baru diambil sebuah > kesimpulan > dan akhirnya keputusan. Bila sudah sampai pada keputusan, > maka perkara tsb bersifat mengikat... > > Gereja Katolik sebagai sebuah organisasi di dunia yg berumur hampir 2000 > thn mengalami pasang-surut, juga jatuh-bangun, serta tdk luput dari > kesalahan.. > dan itu merupakan bagian dari sejarah... > > Kesalahan yg telah dilakukan juga sudah diakui dan Gereja Katolik sdh> mempunyai> sikap yg lebih bijak dg belajar dari kesalahan...bukankah hal tsb yg> terpenting?? Lina: yang dah ketahuan didepan mata memang diakui. Yang belum gimana? Yang merongrong wibawa sebagai gereja gimana? kalo bisa berkelit ya berkelit lah kayak memberi sanggahan kepada kasus DVC itu. Toh itu masih bisa dibantah, ya di bantah lah. Lalu apa Gereja Katolik Roma telah minta maaf kepada umat Kristen kalo dah menambah-nambahin ayat? > Siapa di antara kita yg tdk pernah khilaf?? Yg terpenting adalah kita yg> sekarang> yg telah belajar dari ke-khilafan masa lalu kita... dan ini membuat kita> menjadi> lebih bijak, khan?? Tinggal kita yg pilih, mau terus melihat masa lalu,> atau mau menghadapi hari ini dan masa mendatang?? Khilaf boleh khilaf. Jangan mengatas namakan Jesus dong. Jangan ngaku-ngaku penerus Jesus yang gak akan pernah salah dong (Saya ini kan juga pecinta Jesus). Jadi pelajaran buat sampeyan, gereja pun bisa salah dalam memilih dogma, jadi kritis dikit, jangan telen bulet2 dalam ajaran dogma. Cium dulu ini busuk gak? > > Saya bukan Theolog, jadi mungkin penjelasan saya kurang memuaskan, bila> diantara> anggota Millist ada Theolog Katolik, mungkin bisa merinci lebih detail? Saya juga bukan Theolog. Cuma orang yang pernah bimbang antara kebenaran dan Kebenaran. > > Saya sepakat dg Mbak Lina, mari kita saling mengingatkan untuk berbuat baik> kepada sesama, tanpa memandang perbedaan yg ada... Ini merupakan muara> semua> ajaran agama, khan?? Yap, saling mengingatkan juga kepada ulama dan pendeta. Orang Islam kepada ulamanya, orang Kristen kepada pendetanya. Kalo terbalik, bisa rame. > > > Salam dalam Kasih, > > Arriko I > wassalam. > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose. A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in public schools. Fund a student project in NYC/NC today! http://us.click.yahoo.com/5F6XtA/.WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Bom Waktu Industri Penerbangan Kita: 00097, Ambon |
|---|---|
| Next by Date: | Indonesia Bidik Wisman Cina: 00097, Ambon |
| Previous by Thread: | Re: Digest Number 1625i: 00097, Arriko Indrawan |
| Next by Thread: | Re: [SPAM] - Re: Digest Number 1625 - Email found in subject: 00097, Petter Taulan P |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |