logo       

Re: Reformis Berpihak kepada Rakyat: msg#00094

culture.region.indonesia.ppi-india

Subject: Re: Reformis Berpihak kepada Rakyat



--- In ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, "Carla Annamarie"
<Carla.Annamarie@xxxx> wrote:
>
> reformis, akademisi , anti capitalis, pembela rakyat, atau apapun
> sebutannya.., kalo udah duduk/berada dalam sistem kekuasaan dan
> diberi sedikit '' capital''.., may be will sold their soul too..
> :))..

Ngomong" soal menjual harga diri, gw jadi inget film-nya Jacky Chan
(My Lucky Star?).. seorang komisaris polisi ingin menangkap seorang
penjahat besar.. namun butuh bantuan para penjahat 'kecil'
(ada 5 orang - Samo Hung, dkk)..

Suatu kesempatan, komisaris ini mengundang 5 orang tadi ke suatu
villa.. Tiba" salah seorang penjahat bertanya: "Apakah anda pergi
sendiri atau bersama anak buah?"..
Dijawab komisaris tadi sambil berkata: 'Tenang saja, aku datang
sendiri.. dan aku berani mempertaruhkan harga diriku'..

Lalu penjahat tadi berkata: "Bagaimana kalau qta bermain penjahat
memukuli polisi.. :D"..
Seketika itu juga anak buah komisaris tadi datang mengepung mereka..

Para penjahat tadi komplain, kira" kalimatnya begini:
'Lho katanya datang sendiri, kenapa ini ada anak buah se-RT
ngegerebek? Di mana harga diri loe?" :D

Sang komisaris tertawa dan berkata:
'Hehehe.. tenang saja.. aku memang datang bersama anak buahku..
soal harga diri.. aku telah menjualnya kepada pemerintah Hongkong"..
Huehuehue..

Kira" yang kaya' gini cuma terjadi di film doank apa nggak ya? :-P

> surrender willingly to the ultimate pleasure of capitalism..,
> me and and my friend once had a joke abt that.. even a socialist
> would be a capitalist if they have an opportunity..like it or not
> we are slave of capitalism n somehow we even enjoy it..,
> isn't it ironic..?:))..

This is what we called as 'reality bites'..
But it shouldn't make us throw away our idealisme..

Ucapan Mbah Ronggowarsito kira":

"Di jaman edan.. yang gak ikut edan gak kebagian..
Tapi yang selamat adalah yang tetap ingat/eling (kepada Allah -
atau Tuhan dalam bahasa umum) dan waspada.."

----
Gw gak yakin ini hadits Nabi atau bukan, tapi ada ungkapan 'bagus'
yang bunyinya kira":

"Di akhir jaman nanti.. Kebenaran/idealisme itu seperti
(kekayaan berupa) bara api.. dipegang tangan terbakar..
dilepas, hilanglah ia -kekayaan kita-.."

Tentunya itu cuma metafora aja lho ya.. :)
Makanya gak usah heran kalau orang" idealis banyak yang memusuhi
(dan jarang punya temen).. termasuk tidak sedikit yang ngeledekin
seperti: ahh, sok idealis loe.. :-P

Konon 'lawan' dari idealis adalah pragmatis/hedonis(?)..
Wallahu a'lam.. CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

======
> "Ambon"
<sea@xxxx>
> To: <Undisclosed-Recipient:;>

> 03/02/2005 03:07 AM
> Subject: [ppiindia] Reformis Berpihak
> kepada Rakyat
> Please respond to
ppiindia

>

> http://www.suaramerdeka.com/harian/0503/02/opi05.htm
> Rabu, 02 Maret 2005WACANA
>
> Surat Pembaca
>
> Reformis Berpihak kepada Rakyat
>
> BBM memang menjadi aset andalan banyak negara di dunia.
> Harga minyak dunia naik, pemerintah RI menjadi gerah ikut
> memaksakan menaikkan harga BBM per 1 Maret 2005.
> Alasannya, untuk mengurangi subsidi BBM.
>
> Subsidi dialihkan guna membiayai sektor pendidikan dan kesehatan
> masyarakat miskin. Manis juga kedengaran alasan ini.
> Namun tujuan baik ini ke depan masih diragukan hasilnya.
>
> Terkait kenaikan BBM, yang pasti semua orang mengerti efek buruknya
> lebih menonjol. Contoh, biaya transportasi menjadi naik,
> harga 9 bahan pokok pasti melonjak dan harga barang lain
> menyesuaikan.
>
> Presiden dan para menterinya silakan menyaksikan. Pemerintah boleh
> saja mengeluarkan keputusan politik itu, tetapi mestinya tetap
> mendengarkan keberatan DPR sebagai mitra kerja. Jangan bondho
> nekad (bonek) saja. Harus diingat beban rakyat menjadi lebih berat.
>
> Ketua Umum PAN sudah mengingatkan kepada SBY agar ''jangan nekad''
> sebab ada hal yang harus dijelaskan secara gamblang kepada rakyat
> (Suara Merdeka 27-02-2005). Jujur saja, tokoh reformis Amien Rais
> memang konsisten ucapannya sepanjang masa.
>
> Mudah-mudahan penggantinya di MPR, Hidayat Nur Wachid yang pada
> masa kampanye getol sebagai pembela rakyat, sekarang ditunggu
> kontribusinya. Apakah mampu menangkap aspirasi rakyat sehubungan
> dengan ekses kenaikan harga BBM.
>
> Rakyat kecil berpendapat, ada satu di antara sekian banyak
> alternatif sumber keuangan negara. Yaitu barang-barang rampasan
> (uang dan barang lain) dan uang pengganti dari perkara korupsi
> se-Indonesia yang sudah diputus pengadilan dan punya kekuatan hukum
> tetap, segera dimanfaatkan untuk negara.
>
> Mudah-mudahan presiden pilihan rakyat memikirkan nasib rakyat,
> jangan malah melukai hati rakyat. Semoga Ketua MPR tetap konsisten
> berpihak kepada rakyat.
> Iman Sukirman SH
> Jl Kapas Raya A14, Semarang
> ***
> Kenaikan Harga BBM Bukan Obat Mujarab
>
> Gencarnya sosialisasi bakal naiknya BBM melalui media merupakan
> upaya pemerintah mengeksploitasi pola pikir masyarakat dalam
> menggalang opini.
> Bahwa kebijakan tersebut langkah tepat yang teruji. Munculnya iklan
> satu halaman penuh yang substansinya sebagai dukungan para pakar/
> cendekiawan makin menguatkan asumsi ini.





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give the gift of life to a sick child.
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx



<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise