|
Tolak Kenaikan BBM: msg#01444culture.region.indonesia.ppi-india
http://www.harianbatampos.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=7281&PHPSESSID=b643a05a28aad0e8382f7fddfa12ad97 Tolak Kenaikan BBM By redaksi Sabtu, 26-Februari-2005, 08:23:0357 clicks Rencana pemerintah mencabut subsidi sebesar Rp70 triliun, dengan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menyulut protes dari berbagai kalangan di penjuru daerah. TANJUNGPINANG-Di Kepri, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjungpinang, Jumat (25/2) sekitar pukul 10.00 WIB, mulai melancarkan protesnya. Mereka mendatangi kantor DPRD Kabupaten Kepri, mendemonstrasi rencana kenaikan harga BBM tersebut. Massa HMI datang ke gedung DPRD Kabuaten Kepri dengan berjalan kaki. Meskipun, ada beberapa sepeda motor, namun mereka lebih memilih berjalan kaki dan menuntun sepeda motornya menuju gedung Niram Dewa sebagai wujud protes. Selain membawa atribut bendera HMI, massa yang langsung disambut Ketua DPRD kabupaten Kepri Dalmasri Syam itu, menggelar poster-poster yang intinya menolak rencana kenaikan BBM. Berbagai atribut masyarakat kecil, seperti petani, diusung mahasiswa sebagai simbol protes bahwa yang akan menghadapi kesulitan atas kenaikan BBM adalah masyarakat bawah. Koordinator aksi HMI, Suryadi, dalam orasinya mengatakan, BBM merupakan suatu kebutuhan manusia dalam menjalankan berbagai aktivitasnya. Kenaikan harga BBM akan berdampak terhadap peningkatan harga-harga kebutuhan pokok lainnya, yang berakibat akan semakin menyengsarakan masyarakat. Suryadi menjelaskan, pemerintah dalam hal ini bersembunyi di balik rencana ingin mengentaskan kemiskinan dengan menaikkan harga BBM. ''Pemerintah berniat mencabut subsidi Rp70 triliunnya yang akan dialihkan pada program konvensasi penduduk miskin, melalui jalur pendidikan dan kesehatan. Tapi hasilnya justru akan sangat semakin menyusahkan rakyat,'' tegas Suryadi. Suryadi mempertanyakan, rakyat mana yang masuk dalam program ini. Selain itu, adakah sanksi dari dan untuk pemerintah sendiri jika penyaluran dana tersebut ternyata gagal dilaksanakan. HMI menilai, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM yang bertujuan membantu masyarakat kecil, justru terbalik. Kebijakan ini, sebaliknya, tidak mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap rakyat, karena akan berdampak terhadap kenaikan harga barang yang justeru bakal tak terjangkau oleh masarakat. Terkait dengan penolakan harga BBM oleh HMI, Ketua DPRD Kepri Dalmasri Syam mengungkapkan dukungannya. Penolakan rencana kenaikan harga BBM, menurut Dalmasri, ternyata juga ditentang oleh pihak DPR RI. Artinya, penolakan kenaikan harga BBM direspon oleh perwakilan masyarakat di legislatif. Secara kelembagaan, kata Dalmasri, pihaknya juga akan menyampaikan surat ke pemerintah pusat terkait penolakan harga BBM ini. (cnt) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to life by funding a specific classroom project. http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Frans Magnis Menolak Pluralisme: 01444, aris solikhah |
|---|---|
| Next by Date: | Re: [Forum-Pembaca-Kompas] Ciuman di Tempat Umum: 01444, irwank2k2 |
| Previous by Thread: | Frans Magnis Menolak Pluralismei: 01444, aris solikhah |
| Next by Thread: | .. Putri Qara: 01444, Listy |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |