|
Ragam Tanggapan: Wow, alien hunter!: msg#01289culture.region.indonesia.ppi-india
Ragam Tanggapan: Wow, alien hunter! Wow! Hanya kata itu yang terucap kala menjumpai artikel tentang 'alien hunter' di FHM edisi Desember 2004 lalu. Amat jarang FHM memuat artikel berbau futuristik ini. Hasil wawancara FHM dengan Ian Morison dari SETI cukup menarik, terlepas kita percaya atau tidak dengan keberadaan aliens. Sebagian rahasia alam semesta akan dapat terungkap apabila kita - manusia bumi - dapat berkomunikasi dengan para alien dari galaksi lain. Mungkinkah itu terjadi? Walahualam. Seperti biasanya, masyarakat Indonesia cuma bisa jadi penonton, alias kita mampunya cuma jadi 'bangsa penonton', 'bangsa penjahit', 'bangsa perakit', dan 'bangsa konsumen', bukan 'bangsa pencipta', bukan 'bangsa penemu'. Sampai-sampai agama pun harus pula 'diimpor'. Para pemainnya ya tetap dari luar sana. Pada pertengahan Desember 2004 lalu, artikel ini pernah saya posting. Berikut ragam tanggapan dari rekan-rekan semua. _______________________________________ RAGAM TANGGAPAN _______________________________________ Goebbels Hans email: goebbels_hans-LWAfsSFWpa4@xxxxxxxxxxxxxxxx I dont believe in aliens. They r not coming. Why 2020? This universe belong to us only. If we want our life to be better do it ourself, not waiting for some aliens. I dont need an alien, I couldnt care less for this hoax and even if they come, I dont wanna meet them at all. I just dont care on this stupid alien thing. _______________________________________ Danny Halim email: victorhalim23-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx People who lived thousand years before Christ had the same doubts like you have now about so many things they never imagined! They never thought that human beings could ever walk in the moon. And people who lived in the middle age thought the same way about earth (Mereka kira bumi itu rata berada di atas air dan ditopang oleh empat penyangga) till Copernicus and Galileo changed their missconceptions. 100 tahun yang lalu tidak ada yang pernah menduga kloning akan berhasil dilakukan manusia. Jutaan manusia menolak keberadaan hantu dan teofani (penampakan) tanpa mampu menjelaskan fenomena-fenomena seperti orang yang kemasukan roh jahat (possesed), exorcism, dll. Never say never..... _____________________________________ Odjo Lali email: odjolali-PkbjNfxxIARBDgjK7y7TUQ@xxxxxxxxxxxxxxxx Kebetulan ada staff expat di kantor saya yang memasang stiker di kaca jendela ruang kerjanya bertuliskan: "How To Avoid EBE". Pas saya lihat kok stiker tersebut disertai dengan ilustrasi 'green man'. Barangkali ada rekan yang tahu asal usul terminologi EBE ini? Disharing dong...tengkiu......... Jawaban dari Esgallomion email: esgallomion-PkbjNfxxIARBDgjK7y7TUQ@xxxxxxxxxxxxxxxx EBE itu kepanjangannya "Extraterrestrial Biological Entities". Ini adalah istilah lain dari "ET" (Extra Terrestrial) - yang rasanya lebih tepat. Sedang "alien", untuk diberikan pada mahluk yang berasal dari luar Bumi. Istilah ini diperkirakan diambil dari dokumen-dokumen MJ-12 atau dokumen lain berkaitan dengan kasus UFO crash. http://www.virtuallystrange.net/ufo/updates/2004/jul/m19-032.shtml Pendapat saya: Dengan pertimbangan bahwasanya alien bukan merupakan entitas biologi. karena stuktur kimiawinya yang mungkin berupa senyawa organik (rangkaian carbon dan amino) tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya kemudian karena dimensi ruang (terrestrial) untuk terjadinya fenomena ini tidak bisa dijangkau dengan pendekatan fisika-geometri. Maka saya cenderung mengatakan bahwasanya alien bisa dikategorikan sebagai suatu HESE atau "Hyper Extraterrestrial Spiritual Entities", dimana hyper extraterrestrial itu menempati ruang yang sama dengan waktu yang berbeda kemudian dikatakan sebagai entitas spiritual karena hanya entitas inilah yang bisa melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya. ________________________________________ Suranto email: suranto72-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx Khawatir juga sih. Coba direnungkan, makhluk berintelijensi lebih tinggi selalu menjajah mereka yang berintelijensi lebih rendah. Contohnya, berapa banyak binatang dan tumbuh-tumbuhan yang punah oleh ulah manusia. Apa mereka - para aliens - nggak gitu juga? Mungkin kalau alien-nya sudah sangat jauh evolusinya - berperadaban tinggi dan punya otak yang super-inteligence, baru kita diperlakukan seperti di suaka margasatwa, nggak diutak-atik, malah dibantu survivalnya. Yang susah kalau kita ketemu yang nanggung. Kecerdasannya di atas kita, tapi serakahnya masih mirip kita manusia... oh seraaaaaaaaaam :(:(:( Mungkin lebih baik nggak ada proyek SETI...just leave us alone :):):) __________________________________________ Roland Wehanusi email: ttrt1234-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx Memang benar bahwa di tahun 2020 kita akan berhubungan dengan mereka karena tehnologi kita sudah maju. Dan benar juga bahwa IQ mereka 200-300 jadi 2X sampai 3X dari kita. Buat mereka, tehnologi kita ini masih termasuk tehnologi taman kanak-kanak yang mana bisa merusak lingkungan kita sendiri, seperti efek rumah kaca dan lain-lain. Mereka untuk menggerakkan mesin pesawat tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak seperti kita. Ukuran pesawat mereka juga ada yang seluas kota Jakarta. Semua ini bisa dibaca di internet karena ada beberapa orang yang bisa kontak dan dikontak dengan mereka . Memang ada dua macam Alien yang satu IQ tinggi dan spiritual tinggi. Ini adalah yng paling sabar dan bersahabat kepada manusia. Ada juga yang IQ tinggi tapi spiritual masih rendah. Lha ini yang tamak dan jahat dan biasanya mereka saling bermusuhan satu dengan yng lain. _________________________________________ Darmawan Wawan email: iko_014-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx Jujur saja yah teman teman, saya secara pribadi kok tidak terlalu percaya dengan adanya aliens, ET, dll. Penelitian-penelitian yang sudah ditemukan tentang mahluk luar angkasa ini masih berupa hipothesis (atau antithesis LOL) yang belum dipatenkan dan dibuktikan kebenarannnya. Belum lagi yang dipasang di internet. Tanpa mengurangi respek dengan apa yang diyakini Roland, saya kok melihat bahwa itu bisa aja rumor yang sengaja dikumpulkan. Apalagi website made in America, di negara yang selalu simpang siur, dan tak jelas itu... wah wah wah.... Ingat kasus monster danau Lochness di England, atau kasus rumah Horror Ammativille? Semuanya itu sejenis dengan kisah Nyai Roro Kidul yang berupa urban legend, alias epos atau legenda doang. Terakhir saya pernah baca tentang orang yang berhasil memotret monster di danau Lochness. Sebelum meninggal, ia mengakui kebohongannya untuk mencari sensasi, dengan menjual foto itu yang ternyata hanya berupa biasan sinar belaka. _______________________________________ Sartono Mukadis email: mukadis-Z1dpnsVmcXIMaY++rXgPVg@xxxxxxxxxxxxxxxx Beberapa pertanyaan dari saya: - Kalau alien yang memiliki inteligensi lebih dari kita, kira-kira alasan apa yang menghambat mereka berkomunikasi dengan kita? - Kalau mereka pernah mengunjungi bumi sekian abad silam, dan memang banyak 'peninggalan' yang menunjukkan itu (baca Chariot of God), mengapa mereka enggan berkunjung kembali? - Kalau mereka menganggap bumi beserta isinya sebagai 'suaka' yang sesewaktu mereka inginkan bisa dibuat jadi apapun (lagi sebuah analogi dengan manusia yang banyak ditolak para pakar), mengapa mereka tidak tertarik sesekali mengunjungi lab nya? - kalau mereka agresif (lagi analogi dengan manusia), apa untungnya bumi bagi mereka? - Apakah benar mereka memerlukan wahana (piring terbang) yang bagaimanapun menurut saya akan tunduk pada fisika dan pastilah satu saat tergolong kuno (imaji Meksiko tentang alien setidaknya sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu). Pastilah dengan inteligensi mereka saat ini alat transportasi mereka jauh lebih canggih usia penemuan teknologi paling tua 20 tahun sebelum ditemukan yang baru. Dan kemajuan teknologi seperti deret hitung, makin lama makin pendek interval waktunya. Artinya terlalu naif kalau membayangkan wahana mereka seperti kapsul Apollo. Pertanyaan yang menarik, tanpa niat mengingkari, hanya perlu paradigma pandang yang agak terbebas dari human chauvinism. Teori kaki 3 misalnya, agaknya menggunakan 'konsep' manusia. Ngomong-ngomong pernah nonton 'Petualangan Alam Gaib' di TV7? Sekilas seperti tayangan misteri lainnya, tapi kalau diamati timnya berupaya menjelaskan secara lebih 'ilmiah' yang hantu dan dunia gaib. Beberapa kali tertangkap kamera, bayangan hantu. Yang menarik, bayangan tadi selalu sama, sesosok wajah dengan bagian mata yang menghitam. Ini kan artinya 'hantu' atau apapun itu tunduk pada hukum fisika. Ada bagian yang lebih padat dan tertangkap seperti tulang tengkorak dan ada bagian yang tidak ada unsur karbonnya, sebab itu gelap. Menarik bukan? _____________________________________ Gibransyah email: gibran_syah-5yyXoIbLzqqsTnJN9+BGXg@xxxxxxxxxxxxxxxx Kok musti pakai taruhan 100 pound ya? Jadi kurang lucu. Dan patokan tahun 2020 kok kayak slogan Malaysia Membangun? Tapi intinya tetap menarik, galaksi kita! Kesadaran manusia itu penting agar kita tak lagi saling bertengkar atau semata-mata memburu kehidupan dunia. Lebar galaksi ini 100 ribu tahun cahaya. Tatasurya kita 140 tahun cahaya dari pusat galaksi. Lebar antar galaksi kita dengan galaksi terdekat (ngc2613 atau cepha?) jutaan tahun cahaya. Jadi, kita bukan sedang meneliti halaman belakang rumah berbanding negara ini, tapi sedang mencari sebutir pasir di keluasan bumi ini. Apalah arti dimensi waktu bagi jagad raya, sedangkan peradaban bumi sudah ada jutaan tahun lamanya. Ketika semua gerakan tanpa resistensi apapun selain "kegelapan", waktu tak lagi penting. Selebihnya saya setuju (mulai bentuk aliens di planet apapun tergantung evolusi dan adaptasi fisik untuk bertahan hidup di kondisi planetnya). Namun dalam kadar permukaan ekstrim (seperti Merkurius yang panas gravitasi rendah, atau Pluto yang amat dingin gravitasi rendah -- dibanding planet biru kita -- ), apakah ada "mahkluk hidup" yang mampu bertahan? Barangkali hanya mahkluk gaib seperti ungkapan pak Sartono -- yang melihat di Alam Gaib TV7. Untuk hal ini saya suka falsafah Tibet soal pembedaan fisik dan jiwa, seperti gelas dengan air. Gelas pecah, air ya air. Bisa berganti gelas, bisa lebih jernih atau lebih kotor, bisa menguap, tapi tetap air, jiwa dalam gelas lain. Mestinya para guru mempertimbangkan reinkarnasi roh dalam fisik di planet lain di jagad raya ini, di manapun ada kehidupan. Roh menyebrang dalam jagad raya (???). Betapa terbatasnya kosakata kita -- dalam bahasa bumi apapun -- untuk membandingkan, apalagi menjelaskan rahasia alam semesta. Betapa kecil "keragaman makhluk bumi" untuk membandingkan isi jagad (bahasa, rupa/fisik, panca indera, hingga intelejensia). Kata Mbah Einstein, kecepatan cahaya 300 ribu km/detik tidak akan bisa dilewati. Bagaimana kita mencapai tatasurya terdekat? Untunglah kita memiliki imajinasi. Imajinasi baik berawal dari kajian dan analisa pancaindera atas semua fenomena di alam yang terekam memori otak. Pak Sartono bisa menjelaskan soal ini? Bagaimana agar imajinasi saya tak salah arah? Apakah ada kemutlakan antara benar dan salah dalam segala kungkungan dan keterbatasan fisik kita di planet ini? Maka, bila menemukan guci ajaib seperti Aladin, permintaan saya yang tiga: bukakan rahasia hidup, bukakan rahasia alam raya. Dan sebuah pertanyaan: apa guna saya/kita (di)hidupkan di alam yang hanya saya tahu sedikit saja rahasianya ini. Entah ada kekuasaan dan kekuatan besar yang (mau) mengerti bahasa kita dan keinginan saya. Mudah-mudahan ada aliens yang mau kontak dengan saya. Asal jangan seperti fisik manusia bernama Bush, atau Osama, atau Abdullah Puteh ..hmm... _______________________________________ Ny. Muslim binti Muskitawati email: muskitawati-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx Sebenarnya tak usah menunggu sinyal dari SETI, karena seperti yang dikatakan, galaksi kita lebarnya 100 ribu tahun cahaya. Padahal SETI itu harus melakukan observasi di luar galaksi kita. Artinya kalau galaksi kita lebarnya saja sudah 100 ribu tahun perjalanan cahaya, maka Galaxy terdekat yang jadi tetangga kita harus bisa diobservasi dengan jarak 200 hingga 300 ribu tahun perjalanan cahaya. Artinya, kalau kebetulan ada alien yang bisa menangkap sinyal SETI dan mengerti maknanya, maka artinya alien itu menerima sinyal SETI sekitar 100 ribu tahun setelah dikirim dari bumi. Ini karena sinyal itu merupakan gelombang radio yang bisa berjalan dengan kecepatan cahaya. Setelah bertahun-tahun alien mengobservasi dan menganalisa sinyal yang dikirim SETI - katakanlah sang aliens yang cerdas luar biasa ini berhasil memahami sinyal SETI setelah 10 ribu atau 100 ribu tahun lamanya. Begitu sang alien memahaminya, dia membalas sinyal itu dan sinyal balasan ini akan diterima generasi manusia paling cepat 200-300 ribu tahun yang akan datang. Jadi tidak usah ditunggui sinyal balasan, cukup kawin dengan pasangan yang cerdas sehingga bisa punya keturunan yang bisa mewarisi sinyal yang akan diterima 300 ribu tahun yang akan datang. Naaah, hal itu baru kita bicarakan kalo aliennya itu cerdas luar biasa dan sudah punya alat-alat modern seperti milik anda sekarang ini. Padahal alat-alat modern kita sekarang ini pun hasil perjalanan sejarah bumi ini milyaran tahun lalu. Tetapi jangan cerita lagi kalo aliennya itu ternyata beragama Islam, maka tak akan bisa menerima sinyal balik, karena mereka menerima sinyal Anda seperti menerima Wahyu Allah di gua Al Haram dulu, dan membalas wahyu itu bukan dengan sinyal seperti yang anda harapkan melainkan cuma teriakan-teriakan azan seperti yang anda dengar setiap pagi melalui speaker. Apakah alien juga sudah bisa menciptakan speaker kalau mereka beragama Islam? Padahal di dunia sekarangpun belum ada umat Islam yang mampu menciptakan speaker. Nah, bisa dibayangkan deh kemungkinan-kemungkinanya kalo kenyataannya seperti ini. Artinya kecil sekali kemungkinannya, kalau tidak mau dikatakan tidak mungkin. ___________________________________ ARTIKEL Alien Hunter - Ian Morison soal alien kaki tiga, menangkap sinyal rahasia dan area 51 Alien hunter? Bisa anda jelaskan? Saya pimpinan pengamat SETI di Inggris sekaligus insinyur operasional di Jodrell Bank Observatory ini. SETI singkatan dari Search for Extra Terrestrial Intelligence (pencarian mahluk angkasa luar), dan kami baru saja menyelesaikan penyapuan menyeluruh atas system tata surya kita selama lima tahun menggunakan parabola yang paling besar di dunia yang terletak di Puerto Rico dan milik kami disini untuk mencari mahluk berintelejensia tinggi. Menemukan sesuatu? Sayangnya belum. SETI telah berjalan sejak 1960 dan selama itu kami belum pernah berhasil mendapatkan bukti nyata keberadaan alien. Tapi memang kami belum bisa mengharapkan hasil dengan segera. Sistem tata bintang yang kami amati berjarak 50 sampai 150 tahun cahaya dari kita. Galaksi kita lebarnya 100 ribu tahun cahaya, jadi kalau dibandingkan ke skala lebih kecil, dari luas keseluruhan negara ini, kita baru bisa mengamati halaman belakang rumah kita. Bagaimana cara mencari ET? Kami mendengarkan sinyal-sinyal sederhana yang tidak mungkin berasal dari fenomena alam. Dari karakteristik sinyal tersebut dan lokasi dimana kami menangkap sinyal itu, kami bisa menyimpulkan dengan akurat dari mana sinyal tersebut berasal. Kapan kira-kira kita bisa kontak dengan mereka? Sekitar tahun 2020. Saat itu kita sudah mampu menjelajahi seluruh galaksi dengan sinyal radio. Kami percaya ada sekitar 10 atau 20 peradaban di galaksi kita ini, jadi kita memang harus berusaha dengan sangat keras untuk menemukannya. Saya bertaruh 100 pound kita bisa. Wow! Jadi film-film seperti Independence Day, Mars Attack atau Contact bisa mendekati kenyataan? Well, saya mengharapkan seperti dalam Contact itu. Tapi mungkin saja alien bersifat agresif. Ada yang berpendapat mereka pernah mengunjungi planet kita pada zaman dahulu kala dan umat manusia ini merupakan keturunan mereka. Pernah mengalami petunjuk yang salah? Tahun 1967 seorang wanita muda mendeteksi denyutan teratur dari angkasa. Jarak satu denyutan ke lainnya 0,7 detik dan tingkat ketepatannya sangat sempurna. Waktu itu belum bisa diduga bahwa faktor alam bisa menyebabkan itu, tetapi saat ini kami menemukan bahwa fenomena itu disebabkan ledakan supernova yang sangat besar. Lalu tahun 1977 ada kejadian yang dikenal dengan sebutan WOW signal. Univesity of Ohio mendapati sinyal yang karakteristiknya seperti buatan mahluk berintelejensia tinggi yang berasal dari angkasa. Itu merupakan sinyal pancar sempit dan terus berjalan selama beberapa hari. Ketika pengamat melihatnya, ia menuliskan 'Wow!' pada kertas print-out nya. Fenomena itu belum bisa dijelaskan sampai sekarang. Seperti apakah kira-kira tampang Mr. Alien? Kami percaya bahwa semua bentuk mahluk hidup punya unsur kimia yang sama dengan kita, carbon. Kalau bentuknya sulit dikatakan. Penampilan mereka bisa tergantung dari gravitasi planetnya. Kalau gravitasinya lebih kuat daripada di bumi, mungkin mereka lebih pendek dan mempunyai empat kaki. Kalau seperti Mars yang beratmosfer tipis dan bergravitasi rendah, mereka mungkin lebih langsing dan berjalan vertikal seperti kita. Kalau berkaki satu rasanya kecil kemungkinannya, kan sulit berjalan. Tapi kalau tiga, itu bisa saja. Mungkin ada berjuta-juta alien di galaksi kita, tetapi belum terdeteksi. Apakah itu disebabkan mereka bukan mahluk pintar? Sudah pasti ada kehidupan lain. Galaksi kita ini hanyalah satu dari sekian banyak di angkasa yang tidak terbatas, dan alam semesta ini sudah berumur kira-kira 8 milyar tahun. Memang hampir tidak mungkin ada bentuk kehidupan lain di sana yang mempunyai level teknologi yang sama dengan kita. Teknologi kita kan baru benar-benar dikatakan maju dalam 100 tahun terakhir. Dibandingkan 8 milyar, 100 tahun tentunya bukan apa-apa. Jadi kemungkinannya, tingkat teknologi alien dibandingkan dengan kita lebih terbelakang atau justru jauh lebih maju. Apakah Anda memancarkan sinyal juga ke angkasa atau hanya menunggu saja? Tahun 1974 kami mengirimkan pesan berupa gambar dan informasi mengenai bumi bagi siapa saja yang menemukannya. Selain itu, dua kendaraan angkasa Voyager dan dua Pioneer yang kami kirim ke angkasa membawa plakat dan CD ROM berisi gambar-gambar, suara dan musik, lengkap dengan instruksi cara membuat player-nya, jadi siapapun yang menemukannya akan mendapatkan informasi tentang manusia. Pernahkah anda menangkap sinyal rahasia, dari pemerintah atau militer? Umumnya pihak militer tidak menggunakan band frekuensi yang dialokasikan kepada kami. Tapi ya namanya kebetulan. Tahun 1960, SETI menangkap sinyal kuat yang jelas-jelas berasal dari peradaban maju. Sinyalnya sangat tinggi di atmosfer, dan ternyata sinyal itu berasal dari sebuah pesawat mata-mata U2. Para peneliti SETI memang telah beberapa kali menangkap sinyal militer selama ini, tapi kami tidak pernah menanyakan ini ke mereka dan mereka juga tidak mengatakan apa-apa. Apakah anda mengetahui kalau pemerintah menyimpan pesawat alien di Area 51 (pangkalan militer rahasia di Nevada, AS)? Tidak tahu, tapi banyak spekulasi menarik soal ini. Misalnya dikatakan bahwa tempat itu merupakan tempat dimana mereka membuat dan menerbangkan pesawat-pesawat militer masa depan yang sifatnya top secret. Pesawat alien yang disebut-sebut jatuh pada tahun 1950-an itu merupakan balon yang diterbangkan melayang tinggi di atmosfer untuk mendengarkan suara ledakan nuklir di belahan dunia lainnya. Apakah sinyal siaran TV kuno terus menjelajahi angkasa? Ya, kejadian ini dinamakan radiasi bocor dan sinyal tersebut menjelajahi angkasa dengan kecepatan cahaya sejak siaran TV pertama kali mengudara di dunia 50 tahun lalu. Maka mungkin saja image yang alien tangkap dari kita adalah Teletubbies. FHM Indonesia - Desember 2004, halaman 110 ================================= Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Sports - Sign up for Fantasy Baseball. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education! http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: Kitab Aspal-->Deretan Nabi menurut agama-agama langit (samawi): 01289, Lina Dahlan |
|---|---|
| Next by Date: | Re: Kisah-kisah Para Pemburu Mayat di Aceh Dari Pikiran Acton -ralat: 01289, aris solikhah |
| Previous by Thread: | SUSAH CARI KERJAi: 01289, Carla Annamarie |
| Next by Thread: | Tunjangan perumahan Rp 15 Juta per bulan…: 01289, A Nizami |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |