logo       

Ragam Tanggapan: Wow, alien hunter!: msg#01289

culture.region.indonesia.ppi-india

Subject: Ragam Tanggapan: Wow, alien hunter!


Ragam Tanggapan: Wow, alien hunter!

Wow! Hanya kata itu yang terucap kala menjumpai artikel tentang 'alien hunter'
di FHM edisi Desember 2004 lalu. Amat jarang FHM memuat artikel berbau
futuristik ini. Hasil wawancara FHM dengan Ian Morison dari SETI cukup menarik,
terlepas kita percaya atau tidak dengan keberadaan aliens.

Sebagian rahasia alam semesta akan dapat terungkap apabila kita - manusia bumi
-
dapat berkomunikasi dengan para alien dari galaksi lain. Mungkinkah itu
terjadi? Walahualam. Seperti biasanya, masyarakat Indonesia cuma bisa jadi
penonton, alias kita mampunya cuma jadi 'bangsa penonton', 'bangsa penjahit',
'bangsa perakit', dan 'bangsa konsumen', bukan 'bangsa pencipta', bukan
'bangsa penemu'. Sampai-sampai agama pun harus pula 'diimpor'. Para pemainnya
ya tetap dari luar sana.

Pada pertengahan Desember 2004 lalu, artikel ini pernah saya posting. Berikut
ragam tanggapan dari rekan-rekan semua.
_______________________________________

RAGAM TANGGAPAN
_______________________________________

Goebbels Hans
email: goebbels_hans-LWAfsSFWpa4@xxxxxxxxxxxxxxxx

I dont believe in aliens. They r not coming. Why 2020? This universe
belong to us only. If we want our life to be better do it ourself,
not waiting for some aliens. I dont need an alien, I couldnt care less
for this hoax and even if they come, I dont wanna meet them at all. I
just dont care on this stupid alien thing.
_______________________________________

Danny Halim
email: victorhalim23-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx

People who lived thousand years before Christ had the same doubts
like you have now about so many things they never imagined! They
never thought that human beings could ever walk in the moon. And
people who lived in the middle age thought the same way about earth
(Mereka kira bumi itu rata berada di atas air dan ditopang oleh empat
penyangga) till Copernicus and Galileo changed their missconceptions.
100 tahun yang lalu tidak ada yang pernah menduga kloning akan
berhasil dilakukan manusia. Jutaan manusia menolak keberadaan hantu
dan teofani (penampakan) tanpa mampu menjelaskan fenomena-fenomena
seperti orang yang kemasukan roh jahat (possesed), exorcism, dll.
Never say never.....

_____________________________________

Odjo Lali
email: odjolali-PkbjNfxxIARBDgjK7y7TUQ@xxxxxxxxxxxxxxxx

Kebetulan ada staff expat di kantor saya yang memasang stiker di kaca
jendela ruang kerjanya bertuliskan: "How To Avoid EBE". Pas
saya lihat kok stiker tersebut disertai dengan ilustrasi 'green
man'. Barangkali ada rekan yang tahu asal usul terminologi EBE
ini? Disharing dong...tengkiu.........

Jawaban dari Esgallomion
email: esgallomion-PkbjNfxxIARBDgjK7y7TUQ@xxxxxxxxxxxxxxxx

EBE itu kepanjangannya "Extraterrestrial Biological Entities". Ini
adalah istilah lain dari "ET" (Extra Terrestrial) - yang rasanya lebih
tepat. Sedang "alien", untuk diberikan pada mahluk yang berasal dari luar
Bumi. Istilah ini diperkirakan diambil dari dokumen-dokumen MJ-12
atau dokumen lain berkaitan dengan kasus UFO crash.

http://www.virtuallystrange.net/ufo/updates/2004/jul/m19-032.shtml

Pendapat saya:
Dengan pertimbangan bahwasanya alien bukan merupakan entitas biologi.
karena stuktur kimiawinya yang mungkin berupa senyawa organik (rangkaian carbon
dan
amino) tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan dengan kecepatan
cahaya kemudian karena dimensi ruang (terrestrial) untuk terjadinya
fenomena ini tidak bisa dijangkau dengan pendekatan fisika-geometri.
Maka saya cenderung mengatakan bahwasanya alien bisa dikategorikan
sebagai suatu HESE atau "Hyper Extraterrestrial Spiritual Entities",
dimana hyper extraterrestrial itu menempati ruang yang sama dengan
waktu yang berbeda kemudian dikatakan sebagai entitas spiritual
karena hanya entitas inilah yang bisa melakukan perjalanan dengan
kecepatan cahaya.
________________________________________

Suranto
email: suranto72-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx

Khawatir juga sih. Coba direnungkan, makhluk berintelijensi lebih tinggi
selalu menjajah mereka yang berintelijensi lebih rendah. Contohnya,
berapa banyak binatang dan tumbuh-tumbuhan yang punah oleh ulah manusia.
Apa mereka - para aliens - nggak gitu juga?
Mungkin kalau alien-nya sudah sangat jauh evolusinya - berperadaban
tinggi dan punya otak yang super-inteligence, baru kita diperlakukan
seperti di suaka margasatwa, nggak diutak-atik, malah dibantu
survivalnya.
Yang susah kalau kita ketemu yang nanggung. Kecerdasannya di atas kita,
tapi serakahnya masih mirip kita manusia... oh seraaaaaaaaaam :(:(:(
Mungkin lebih baik nggak ada proyek SETI...just leave us alone :):):)
__________________________________________

Roland Wehanusi
email: ttrt1234-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx

Memang benar bahwa di tahun 2020 kita akan berhubungan dengan mereka
karena tehnologi kita sudah maju. Dan benar juga bahwa IQ mereka 200-300
jadi 2X sampai 3X dari kita. Buat mereka, tehnologi kita ini masih termasuk
tehnologi
taman kanak-kanak yang mana bisa merusak lingkungan kita sendiri, seperti
efek rumah kaca dan lain-lain. Mereka untuk menggerakkan mesin pesawat tidak
lagi
menggunakan bahan bakar minyak seperti kita. Ukuran pesawat mereka juga
ada yang seluas kota Jakarta.

Semua ini bisa dibaca di internet karena ada beberapa orang yang bisa kontak
dan dikontak dengan mereka . Memang ada dua macam Alien yang satu IQ tinggi dan
spiritual tinggi. Ini
adalah yng paling sabar dan bersahabat kepada manusia. Ada juga yang IQ tinggi
tapi spiritual masih rendah. Lha ini yang tamak dan jahat dan biasanya mereka
saling bermusuhan satu dengan yng lain.
_________________________________________

Darmawan Wawan
email: iko_014-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx

Jujur saja yah teman teman, saya secara pribadi kok tidak terlalu
percaya dengan adanya aliens, ET, dll. Penelitian-penelitian yang
sudah ditemukan tentang mahluk luar angkasa ini masih berupa
hipothesis (atau antithesis LOL) yang belum dipatenkan dan dibuktikan
kebenarannnya. Belum lagi yang dipasang di internet. Tanpa
mengurangi respek dengan apa yang diyakini Roland, saya kok
melihat bahwa itu bisa aja rumor yang sengaja dikumpulkan. Apalagi
website made in America, di negara yang selalu simpang
siur, dan tak jelas itu... wah wah wah....

Ingat kasus monster danau Lochness di England, atau kasus rumah
Horror Ammativille? Semuanya itu sejenis dengan kisah Nyai Roro Kidul
yang berupa urban legend, alias epos atau legenda doang. Terakhir saya
pernah baca tentang orang yang berhasil memotret monster di danau
Lochness. Sebelum meninggal, ia mengakui kebohongannya untuk mencari
sensasi, dengan menjual foto itu yang ternyata hanya berupa biasan
sinar belaka.
_______________________________________

Sartono Mukadis
email: mukadis-Z1dpnsVmcXIMaY++rXgPVg@xxxxxxxxxxxxxxxx

Beberapa pertanyaan dari saya:
- Kalau alien yang memiliki inteligensi lebih dari kita, kira-kira
alasan apa yang menghambat mereka berkomunikasi dengan kita?
- Kalau mereka pernah mengunjungi bumi sekian abad silam, dan memang
banyak 'peninggalan' yang menunjukkan itu (baca Chariot of God),
mengapa mereka enggan berkunjung kembali?
- Kalau mereka menganggap bumi beserta isinya sebagai 'suaka' yang sesewaktu
mereka inginkan bisa dibuat jadi apapun (lagi sebuah analogi dengan manusia
yang banyak ditolak para pakar), mengapa mereka tidak tertarik sesekali
mengunjungi lab nya?
- kalau mereka agresif (lagi analogi dengan manusia), apa untungnya bumi
bagi mereka?
- Apakah benar mereka memerlukan wahana (piring terbang) yang bagaimanapun
menurut saya akan tunduk pada fisika dan pastilah satu saat tergolong kuno
(imaji Meksiko tentang alien setidaknya sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu).

Pastilah dengan inteligensi mereka saat ini alat transportasi mereka jauh lebih
canggih
usia penemuan teknologi paling tua 20 tahun sebelum ditemukan yang baru. Dan
kemajuan teknologi seperti deret hitung, makin lama makin pendek interval
waktunya. Artinya terlalu naif kalau membayangkan wahana mereka seperti kapsul
Apollo.

Pertanyaan yang menarik, tanpa niat mengingkari, hanya perlu paradigma pandang
yang agak terbebas dari human chauvinism. Teori kaki 3 misalnya, agaknya
menggunakan 'konsep' manusia.

Ngomong-ngomong pernah nonton 'Petualangan Alam Gaib' di TV7? Sekilas seperti
tayangan misteri
lainnya, tapi kalau diamati timnya berupaya menjelaskan secara lebih 'ilmiah'
yang hantu dan dunia gaib. Beberapa kali tertangkap kamera, bayangan
hantu. Yang menarik, bayangan tadi selalu sama, sesosok wajah dengan bagian
mata yang
menghitam. Ini kan artinya 'hantu' atau apapun itu tunduk pada hukum
fisika. Ada bagian yang lebih padat dan tertangkap seperti tulang tengkorak dan
ada bagian yang tidak ada unsur karbonnya, sebab itu gelap. Menarik
bukan?
_____________________________________

Gibransyah
email: gibran_syah-5yyXoIbLzqqsTnJN9+BGXg@xxxxxxxxxxxxxxxx

Kok musti pakai taruhan 100 pound ya? Jadi kurang lucu. Dan patokan tahun
2020 kok kayak slogan Malaysia Membangun? Tapi intinya tetap
menarik, galaksi kita! Kesadaran manusia itu penting agar kita tak lagi saling
bertengkar atau semata-mata memburu kehidupan dunia.
Lebar galaksi ini 100 ribu tahun cahaya. Tatasurya kita 140 tahun cahaya dari
pusat galaksi.

Lebar antar galaksi kita dengan galaksi terdekat (ngc2613 atau cepha?) jutaan
tahun cahaya.
Jadi, kita bukan sedang meneliti halaman belakang rumah berbanding negara ini,
tapi sedang mencari sebutir pasir di keluasan bumi ini.

Apalah arti dimensi waktu bagi jagad raya, sedangkan peradaban bumi sudah
ada jutaan tahun lamanya. Ketika semua gerakan tanpa resistensi
apapun selain "kegelapan", waktu tak lagi penting. Selebihnya saya
setuju (mulai bentuk aliens di planet apapun tergantung evolusi dan adaptasi
fisik untuk bertahan hidup di kondisi planetnya). Namun dalam kadar permukaan
ekstrim (seperti Merkurius yang panas gravitasi rendah, atau Pluto yang amat
dingin gravitasi rendah -- dibanding planet biru kita -- ), apakah ada "mahkluk
hidup" yang mampu bertahan?

Barangkali hanya mahkluk gaib seperti ungkapan pak Sartono -- yang melihat di
Alam Gaib TV7. Untuk hal ini saya suka falsafah Tibet soal pembedaan fisik dan
jiwa, seperti gelas dengan air. Gelas pecah, air ya air. Bisa berganti gelas,
bisa lebih jernih atau lebih kotor,
bisa menguap, tapi tetap air, jiwa dalam gelas lain. Mestinya para guru
mempertimbangkan reinkarnasi roh dalam fisik di planet lain di jagad raya ini,
di manapun ada kehidupan. Roh menyebrang dalam jagad raya (???).

Betapa terbatasnya kosakata kita -- dalam bahasa bumi apapun -- untuk
membandingkan, apalagi menjelaskan rahasia alam semesta. Betapa kecil
"keragaman makhluk bumi" untuk membandingkan isi jagad (bahasa, rupa/fisik,
panca indera, hingga intelejensia).

Kata Mbah Einstein, kecepatan cahaya 300 ribu km/detik tidak akan bisa
dilewati. Bagaimana kita mencapai tatasurya terdekat? Untunglah kita memiliki
imajinasi. Imajinasi baik berawal dari kajian dan analisa pancaindera atas
semua fenomena di alam yang terekam memori otak. Pak Sartono bisa menjelaskan
soal ini? Bagaimana agar imajinasi saya tak salah arah? Apakah ada kemutlakan
antara benar dan salah dalam segala kungkungan dan keterbatasan fisik kita di
planet ini?

Maka, bila menemukan guci ajaib seperti Aladin, permintaan saya yang
tiga: bukakan rahasia hidup, bukakan rahasia alam raya. Dan sebuah pertanyaan:
apa guna saya/kita (di)hidupkan di alam yang hanya saya tahu sedikit
saja rahasianya ini. Entah ada kekuasaan dan kekuatan besar
yang (mau) mengerti bahasa kita dan keinginan saya. Mudah-mudahan ada
aliens yang mau kontak dengan saya. Asal jangan seperti fisik manusia
bernama Bush, atau Osama, atau Abdullah Puteh ..hmm...
_______________________________________

Ny. Muslim binti Muskitawati
email: muskitawati-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx

Sebenarnya tak usah menunggu sinyal dari SETI, karena seperti yang
dikatakan, galaksi kita lebarnya 100 ribu tahun cahaya. Padahal SETI
itu harus melakukan observasi di luar galaksi kita. Artinya kalau galaksi kita
lebarnya saja sudah 100 ribu tahun perjalanan cahaya, maka Galaxy terdekat yang
jadi tetangga
kita harus bisa diobservasi dengan jarak 200 hingga 300 ribu tahun perjalanan
cahaya.

Artinya, kalau kebetulan ada alien yang bisa menangkap sinyal SETI dan
mengerti maknanya, maka artinya alien itu menerima sinyal SETI sekitar
100 ribu tahun setelah dikirim dari bumi. Ini karena sinyal itu merupakan
gelombang radio yang bisa berjalan dengan kecepatan cahaya. Setelah
bertahun-tahun alien mengobservasi dan menganalisa sinyal yang dikirim
SETI - katakanlah sang aliens yang cerdas luar biasa ini berhasil memahami
sinyal SETI setelah 10 ribu atau 100 ribu tahun lamanya.

Begitu sang alien memahaminya, dia membalas sinyal itu dan sinyal balasan ini
akan diterima generasi manusia paling cepat 200-300 ribu tahun yang akan
datang. Jadi tidak usah ditunggui sinyal balasan, cukup kawin dengan pasangan
yang cerdas sehingga bisa punya keturunan yang bisa mewarisi sinyal yang akan
diterima 300 ribu tahun yang akan datang. Naaah, hal itu baru kita bicarakan
kalo aliennya itu cerdas luar biasa dan sudah punya alat-alat modern seperti
milik anda sekarang ini. Padahal alat-alat modern kita sekarang ini pun hasil
perjalanan sejarah bumi ini milyaran tahun lalu.

Tetapi jangan cerita lagi kalo aliennya itu ternyata beragama Islam, maka tak
akan bisa menerima sinyal balik, karena mereka menerima sinyal Anda seperti
menerima Wahyu Allah di gua Al Haram dulu, dan membalas wahyu itu bukan dengan
sinyal seperti yang anda harapkan melainkan cuma teriakan-teriakan azan seperti
yang anda dengar setiap
pagi melalui speaker. Apakah alien juga sudah bisa menciptakan speaker kalau
mereka beragama Islam? Padahal di dunia sekarangpun belum ada umat Islam yang
mampu menciptakan speaker. Nah, bisa dibayangkan deh kemungkinan-kemungkinanya
kalo kenyataannya seperti ini. Artinya kecil sekali kemungkinannya, kalau
tidak mau dikatakan tidak mungkin.
___________________________________

ARTIKEL
Alien Hunter - Ian Morison soal alien kaki tiga, menangkap sinyal rahasia dan
area 51

Alien hunter? Bisa anda jelaskan?

Saya pimpinan pengamat SETI di Inggris sekaligus insinyur operasional di
Jodrell Bank Observatory ini. SETI singkatan dari Search for Extra
Terrestrial Intelligence (pencarian mahluk angkasa luar), dan kami baru
saja menyelesaikan penyapuan menyeluruh atas system tata surya kita selama
lima tahun menggunakan parabola yang paling besar di dunia yang terletak
di Puerto Rico dan milik kami disini untuk mencari mahluk berintelejensia
tinggi.

Menemukan sesuatu?

Sayangnya belum. SETI telah berjalan sejak 1960 dan selama itu kami belum
pernah berhasil mendapatkan bukti nyata keberadaan alien. Tapi memang kami
belum bisa mengharapkan hasil dengan segera. Sistem tata bintang yang kami
amati berjarak 50 sampai 150 tahun cahaya dari kita. Galaksi kita lebarnya
100 ribu tahun cahaya, jadi kalau dibandingkan ke skala lebih kecil,
dari luas keseluruhan negara ini, kita baru bisa mengamati halaman belakang
rumah kita.

Bagaimana cara mencari ET?

Kami mendengarkan sinyal-sinyal sederhana yang tidak mungkin berasal dari
fenomena alam. Dari karakteristik sinyal tersebut dan lokasi dimana kami
menangkap sinyal itu, kami bisa menyimpulkan dengan akurat dari mana
sinyal tersebut berasal.

Kapan kira-kira kita bisa kontak dengan mereka?

Sekitar tahun 2020. Saat itu kita sudah mampu menjelajahi seluruh galaksi
dengan sinyal radio. Kami percaya ada sekitar 10 atau 20 peradaban di
galaksi kita ini, jadi kita memang harus berusaha dengan sangat keras
untuk menemukannya. Saya bertaruh 100 pound kita bisa.

Wow! Jadi film-film seperti Independence Day, Mars Attack atau Contact bisa
mendekati kenyataan?

Well, saya mengharapkan seperti dalam Contact itu. Tapi mungkin saja alien
bersifat agresif. Ada yang berpendapat mereka pernah mengunjungi planet
kita pada zaman dahulu kala dan umat manusia ini merupakan keturunan
mereka.

Pernah mengalami petunjuk yang salah?

Tahun 1967 seorang wanita muda mendeteksi denyutan teratur dari angkasa.
Jarak satu denyutan ke lainnya 0,7 detik dan tingkat ketepatannya sangat
sempurna. Waktu itu belum bisa diduga bahwa faktor alam bisa menyebabkan
itu, tetapi saat ini kami menemukan bahwa fenomena itu disebabkan ledakan
supernova yang sangat besar. Lalu tahun 1977 ada kejadian yang dikenal
dengan sebutan WOW signal. Univesity of Ohio mendapati sinyal yang
karakteristiknya seperti buatan mahluk berintelejensia tinggi yang berasal
dari angkasa. Itu merupakan sinyal pancar sempit dan terus berjalan selama
beberapa hari. Ketika pengamat melihatnya, ia menuliskan 'Wow!' pada
kertas print-out nya. Fenomena itu belum bisa dijelaskan sampai sekarang.

Seperti apakah kira-kira tampang Mr. Alien?

Kami percaya bahwa semua bentuk mahluk hidup punya unsur kimia yang sama
dengan kita, carbon. Kalau bentuknya sulit dikatakan. Penampilan mereka
bisa tergantung dari gravitasi planetnya. Kalau gravitasinya lebih kuat
daripada di bumi, mungkin mereka lebih pendek dan mempunyai empat kaki.
Kalau seperti Mars yang beratmosfer tipis dan bergravitasi rendah, mereka
mungkin lebih langsing dan berjalan vertikal seperti kita. Kalau berkaki satu
rasanya kecil kemungkinannya, kan sulit berjalan. Tapi kalau tiga,
itu bisa saja. Mungkin ada berjuta-juta alien di galaksi kita, tetapi belum
terdeteksi.

Apakah itu disebabkan mereka bukan mahluk pintar?

Sudah pasti ada kehidupan lain. Galaksi kita ini hanyalah satu dari sekian
banyak di angkasa yang tidak terbatas, dan alam semesta ini sudah berumur
kira-kira 8 milyar tahun. Memang hampir tidak mungkin ada bentuk kehidupan
lain di sana yang mempunyai level teknologi yang sama dengan kita.
Teknologi kita kan baru benar-benar dikatakan maju dalam 100 tahun
terakhir. Dibandingkan 8 milyar, 100 tahun tentunya bukan apa-apa. Jadi
kemungkinannya, tingkat teknologi alien dibandingkan dengan kita lebih
terbelakang atau justru jauh lebih maju.

Apakah Anda memancarkan sinyal juga ke angkasa atau hanya menunggu saja?

Tahun 1974 kami mengirimkan pesan berupa gambar dan informasi mengenai
bumi bagi siapa saja yang menemukannya. Selain itu, dua kendaraan angkasa
Voyager dan dua Pioneer yang kami kirim ke angkasa membawa plakat dan CD
ROM berisi gambar-gambar, suara dan musik, lengkap dengan instruksi cara
membuat player-nya, jadi siapapun yang menemukannya akan mendapatkan
informasi tentang manusia.

Pernahkah anda menangkap sinyal rahasia, dari pemerintah atau militer?

Umumnya pihak militer tidak menggunakan band frekuensi yang dialokasikan
kepada kami. Tapi ya namanya kebetulan. Tahun 1960, SETI menangkap sinyal
kuat yang jelas-jelas berasal dari peradaban maju. Sinyalnya sangat tinggi
di atmosfer, dan ternyata sinyal itu berasal dari sebuah pesawat mata-mata
U2. Para peneliti SETI memang telah beberapa kali menangkap sinyal militer
selama ini, tapi kami tidak pernah menanyakan ini ke mereka dan mereka
juga tidak mengatakan apa-apa.

Apakah anda mengetahui kalau pemerintah menyimpan pesawat alien di Area 51
(pangkalan militer rahasia di Nevada, AS)?

Tidak tahu, tapi banyak spekulasi menarik soal ini. Misalnya dikatakan
bahwa tempat itu merupakan tempat dimana mereka membuat dan menerbangkan
pesawat-pesawat militer masa depan yang sifatnya top secret. Pesawat alien
yang disebut-sebut jatuh pada tahun 1950-an itu merupakan balon yang
diterbangkan melayang tinggi di atmosfer untuk mendengarkan suara ledakan
nuklir di belahan dunia lainnya.

Apakah sinyal siaran TV kuno terus menjelajahi angkasa?

Ya, kejadian ini dinamakan radiasi bocor dan sinyal tersebut menjelajahi
angkasa dengan kecepatan cahaya sejak siaran TV pertama kali mengudara di
dunia 50 tahun lalu. Maka mungkin saja image yang alien tangkap dari kita
adalah Teletubbies.

FHM Indonesia - Desember 2004, halaman 110
=================================








Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com

---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Sports - Sign up for Fantasy Baseball.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx



<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise