|
Re: jilbab -- perketat Aturan Berjilbab::::: msg#00664culture.region.indonesia.ppi-india
Prinsipnya saya setuju dengan pendapat anda. Tapi kemudian muncul sebuah pertanyaan, Apakah ini berarti bahwa islam rentan diperalat oleh orang-orang yang islam yang tidak bertanggungjawab? Dari sekian banyak umat islam, bukankah bisa diartikan bahwa manusia islam yang gak benar lebih dominan dari manusia islam yang benar? --- Nur Rochman <marketing.kybi-Hlp6NBfSoRe8rHFcjEY/OA@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote: > Maaf mas bukan islam yang suka mencampuri tetapi sekelumit manusia yang > mengaku beragama islam dan menggunakan dalil-dalil islam sesuai nafsu > dan > penalaran mereka sendiri, dan sebagian besar bertujuan politis kekuasaan > dan > ini juga nggak hanya diislam tetapi juga ada disemua agama. > Jadi stop blame Islam, Blame Isfun, Salafy atau Partai Islam yang > kerdil, > yang jual islam dengan harga yang murah demi politik kekuasaan. > Regards, > Oman > ----- Original Message ----- > From: "adika ranggala" <si_abin-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> > To: <ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx> > Sent: Monday, February 14, 2005 9:37 PM > Subject: Re: [ppiindia] jilbab -- perketat Aturan Berjilbab:::: > > > > > > Sungguh masukan yang berharga, tetapi coba anda melongok ke Aceh, > dimana > > syariat islam berusaha ditegakan seutuhnya. > > Wanita-wanita ber ktp islam dirazia dan dipaksa mengenakan kerudung, > di > > mana lembaga yang menangani hal tersebut menyediakan ratusan kerudung > lalu > > turun ke jalan merazia wanita wanita tidak berkerudung lalu dipaksa > > mengenakan kerudung dengan ancaman jika kedapatan tidak berkerudung > untuk > > kedua kali maka akan di bawa ke pengadilan syariah. > > > > Saya cukup heran kenapa islam suka mencampuri urusan personal pribadi > > pribadi dengan tuhannya masing-masing. Maksud saya, berkerudung atau > tidak > > itu kan urusan si penganut dengan tuhan yang diyakininya, kenapa pula > ada > > kontrol yang demikian itu. Salah satu contoh konkret adalah rezim > taliban > > yang mengabsensi umat yang menjalankan sholat. > > perilaku primitif taliban itu saat ini sudah sampai ke Aceh yang > dengan > > bangga menjalankan syariat islam, salah satunya ya pemaksaan pemakaian > > kerudung. > > Apakah ini yang disebut penerapan syariat yang kebablasan? > > > > > > --- He-Man <gorgious-PFVPDdsesP7MDBMIYFQBmryscVyMRj84@xxxxxxxxxxxxxxxx> > > wrote: > > > > > > > > Dalam syari'at islam khususnya dalam fiqh bab jinayah tidak > > > pernah ada pemberian sanksi terhadap perempuan yang > > > tidak berjilbab (juga laki-laki yang tidak berjenggot) apalagi > > > yang berupa hukuman fisik seperti dera , pemukulan ataupun > > > bentuk penistaan lainnya.Dalam nash-nash agama pun tidak > > > ada bentuk sanksi yang seperti itu bahkan yang ada malahan > > > pemukulan Umar bin Khatab pada 2 budak perempuannya > > > karena berjilbab dan jilbab itu dikhususkan pada perempuan > > > merdeka (cek di Bukhari). > > > > > > Jadi pemberian sanksi maupun pemaksaan jilbab itu tidak > > > ada dasar hukumnya sama sekali, selain bentuk pemaksaan > > > tafsiran agama berdasarkan satu kelompok kepada semua > > > orang. > > > > > > Di Indonesia sendiri jilbab itu tidak dipermasalahkan , tidak > > > ada satupun mode busana tradisional Indonesia yang mengadopsi > > > jilbab ala Timur Tengah termasuk di suku yang kental > > > keislamannya seperti Atjeh , Minang atau Bugis. > > > > > > Bahkan perempuan muslim di Jawa bertelanjang dada , > > > bahkan sampai akhir abad 19 banyak perempuan muslim > > > jawa yang bertelanjang dada (begitu pula perempuan bali). > > > > > > Walaupun demikian mode kerudung (jilbab itu arti > > > sebenarnya baju longgar sementara yang disebut > > > jilbab di indonesia itu khimar) yang dipadukan dengan > > > baju kurung ala melayu dipakai oleh perempuan muslim > > > di pesantren-pesantren di akhir abad 19 . > > > > > > ----- Original Message ----- > > > From: "adika ranggala" <si_abin-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> > > > To: <ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx> > > > Sent: Monday, February 14, 2005 6:46 PM > > > Subject: Re: [ppiindia] jilbab -- perketat Aturan Berjilbab:::: > > > > > > > > > > > > > > Nah, yang satu ini ada betulnya. > > > > Berjilbab atau TIDAK BERJILBAB itu hak masing masing. > > > > Tetapi anehnya dalam syariat Islam, wanita gak berjilbab DIPAKSA > > > > berjilbab. > > > > Itu namanya bukan hak masing-masing lagi. > > > > Kalau hak masing-masing ya berjilbab silakan tidak berjilbab > silakan. > > > > Apa ini bukan berarti syariat islam memaksakan kehendak? > > > > Ingat kata kata anda, berjilbab atau TIDAK BERJILBAB itu hak > > > masing-masing. > > > > > > > > > > > > > > > ===== > > Berani hidup tidak takut mati, > > Takut mati jangan hidup, > > Takut hidup mati saja. > > > > __________________________________________________ > > Do You Yahoo!? > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > > http://mail.yahoo.com > > > > > > > > > *************************************************************************** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju > Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > > > *************************************************************************** > > > __________________________________________________________________________ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg > otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > > 4. Satu email perhari: > > ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx > > 5. No-email/web only: > > ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx > > 6. kembali menerima email: > > ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > ===== Berani hidup tidak takut mati, Takut mati jangan hidup, Takut hidup mati saja. __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Mail - You care about security. So do we. http://promotions.yahoo.com/new_mail ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to life by funding a specific classroom project. http://us.click.yahoo.com/4F6XtA/_WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: Re: Digest Number 1581: 00664, Ambon |
|---|---|
| Next by Date: | Re: Kian populernya nama Mohammed di Inggris: pertanda kebangkitan Islam?: 00664, adika ranggala |
| Previous by Thread: | Re: jilbab -- perketat Aturan Berjilbab::::i: 00664, Nur Rochman |
| Next by Thread: | Re: jilbab -- perketat Aturan Berjilbab::::: 00664, He-Man |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |