logo       

Re: Pengawas Haji DPR Temukan Kasus TKI Budak Seks: msg#00096

culture.region.indonesia.ppi-india

Subject: Re: Pengawas Haji DPR Temukan Kasus TKI Budak Seks



Salam,

Setahu saya, kasus ini sudah lama terjadi. Tapi pemerintah berkuasa
saat itu jualah yang menutup mata hati mereka sendiri, sehingga
pengiriman TKW ini tak ada hendti-hentinya.

Sebagai "orang baru" di Arab Saudi, kali ini saya melihat langsung
bagaimana geliat para TKW kita di Arab Saudi. Ketika saya berada di
pusat perbelanjaan Corniche, Jeddah, saya melihat para TKW kita yang
begitu genitnya. Meskipun sebagian mereka telah menggunakan jubah
hitam ala wanita Arab, tapi saya tahu bahwa mereka adalah orang kita
Indonesia.

Yang membuat saya lebih sedih lagi, yaitu ketika berada di Mina.
Saat itu banyak kelompok-kelompok TKW yang berlalu lalang di sekitar
pos tempat saya nongkrong. Saya memperhatikan banyak diantara ibu-
ibu, yang saya yakin sekali bahwa mereka di Indonesia telah bersuami
dan mempunyai anak-anak, tapi sikap yang mereka perlihatkan di Arab
Saudi ini sama seperti seorang cewek-cewek yang baru gede: manja dan
mentel.

Lagi-lagi perasaan saya hancur ketika menaiki taksi. Sopirnya
kebetulan orang Pakistan. Di dalam taksi tersebut dia menyebutkan
beberapa kosa-kata kotor yang ia pelajari dari para TKW-TKW kita.
Ini pertanda, TKW kita telah "dirasakan" oleh berbagai bangsa yang
ada di Arab Saudi. Cerita ttg kehidupan para TKW yang sangat
menyedihkan ini sering sekali saya dengar dari rekan-rekan TKI kita
yang ada di Arab Saudi. Bahkan, banyak rekan TKI yang mengatakan,
mungkin dari 10.000 TKW kita di Arab saudi, hanya lebih kurang 10
orang yang bernasib beruntung dan baik. Itupun kalau ada. Dan yang
lebih menyakitkan lagi adalah melihat mereka yang menikmati profesi
mereka sebagai "pedagang Internasional" ini.

Tak banyak yang bisa saya perbuat mendengar cerita dari rekan-rekan
TKI di Arab Saudi ini, tapi saya mungkin boleh berpesan kepada rekan-
rekan dan suadara-saudari yg masih berada di tanah air, pertama,
untuk MENCEGAH saudari ataupun keluarga anda yang akan menjadi
tenaga kerja di Arab Saudi. Kedua, berbagi peluang pekerjaan dengan
keluarga Anda yang membutuhkan pekerjaan tersebut bila memang anda
mampu menyediakan lapangan pekerjaan. Ketiga, sama-sama berpikir
untuk membuat lapangan pekerjaan, biarlah kecil asal halal.

Demikian untuk sementara,
Salam dari Tanah Haram Madinah,

IzaM -

Catatan: Utk teman2 yg lagi di India, salam buat warga Musholla
Baiturahman KBRI New Delhi.

--- In ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, "BUD'S" <bsugih@xxxx>
wrote:
> Sangat disesalkan Hal tersebut terjadi disana, Sudah saatnya
Pemerintah
> untuk Bertindak untuk melindungi TKW kita agar tidak dilecehkan dan
> Melindungi Harkat dan Martabat Wanita Indonesia.
>
> Tidak menutup kemungkinan, TKW yang bekerja di Negara Lain juga
mengalami
> kasus yang sama.
>
> Kami salut sama Pak. Zaenal, yang berani mengungkapkan Suatu
realita yang
> sangat pahit, Tapi semuanya ini tentunya agar Kasus ini bisa
Terkuak dan
> agar tidak ada lagi TKW-TKW kita yang mengalami nasib yang Buruk.
>
> salam
>
> Budiman
>
> --- In nasional-list-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, "HKSIS"
> <SADAR@xxxx> wrote:
>
>
> http://www.mediaindo.co.id/berita.asp?id=57062
> Pengawas Haji DPR Temukan Kasus TKI Budak Seks






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
6. kembali menerima email:
ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx



<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise