|
RE: Diskusi: Tragedi kecacatan manusia di belantara si netron kita: msg#00983culture.region.indonesia.ppi-india
Saya setuju sekali dengan pendapat anda, memang jenis sinetron yang ditayangkan akhir-akhir ini tidak mendidik sama sekali bahkan cenderung menjerumuskan (harusnya para penulis skenario bisa menbuat jenis cerita seperti yang pernah ditayangkan di TVRI seperti ACI (Aku Cinta Indonesia), dan lain sebagainya yang penting ceritanya mengandung nilai positif. -----Original Message----- From: radityo djadjoeri [mailto:radityo_dj-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx] Sent: 31 January, 2005 6:42 AM To: wolu; bizzcomm-milis Cc: mediacare; mudawijaya Subject: [ppiindia] Diskusi: Tragedi kecacatan manusia di belantara sinetron kita Untuk didiskusikan, dari milis sebelah Pengirim: Erno Prayud Email: ernomyhero-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx Tragedi kecacatan manusia di belantara sinetron kita Rekan Milis, salam kenal.... Di forum ini saya mohon penjelasan yang positif dan konkret, karena saya punya keterbatasan diri dalam menangkap hal-hal yang mungkin kurang bisa dilihat oleh mata publik. Sinetron: - Si Cecep (keterbelakangan mental) dengan ratusan episode - Yoyo (keterbelakangan mental) dengan ratusan episode - Canda (keterbelakangan mental) - Akulah Miki (keterbelakangan mental) - Kau dan Aku (Buta) - Pelangi di Matamu (Buta) Sebenarnya punya pesan komunikasi apa di masyarakat? Terhibur? Tertawa? Simpati? Empati? Saya mohon penjelasan saja, apa memang masyarakat kita membutuhkan hiburan untuk mentertawakan kecacatan orang lain, ataukah bangsa ini tetap pantas untuk menyaksikan hal-hal yang naif bila kita simpati karena melihat kecacatan tubuh semata? Saya takut jawabannya hanya tertuju ke : RATING semata, dan Kenyataannya Masyarakat Membutuhkan Hiburan Seperti itu. Atau boleh saya kritik: Penulis skenario sinetron sudah mentok ide / nggak kreatif lagi hingga mereka bisanya memaksakan ide yang selalu mengekor kesuksesan yang sudah ada, sementara kenyataannya dia tidak mampu membuat inovasi cerita baru yang menarik dan orisinal? Jadi sebenernya bukan tuntutan TV yang meminta cerita dengan tema-tema seperti itu, tapi penulis naskah sinetron yang mentok ide itu-lah yang hanya mampu meyakinkan bahwa "Bikin cerita anak cacat mental aja lagi, Boss!! Pasti laku!!" Rekan-rekan Member , apakah saya salah bila mengkritik tajam keberadaan sinetron2 itu? Apakah negara ini sudah kekurangan manusia kreatif yang bisa bermanfaat untuk orang lain? Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term' [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education! http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Laporan Penerimaan Dana Bantuan Aceh Tim TMA HTI (Bagian I, II, dan III): 00983, syabab muslim |
|---|---|
| Next by Date: | Dauroh Kesehatan Muslimah Jakarta: 00983, Rahma Waktu |
| Previous by Thread: | Laporan Penerimaan Dana Bantuan Aceh Tim TMA HTI (Bagian I, II, dan III)i: 00983, syabab muslim |
| Next by Thread: | Dauroh Kesehatan Muslimah Jakarta: 00983, Rahma Waktu |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |