|
Re: Diskusi: Tragedi kecacatan manusia di belantara sinetron kita: msg#00978culture.region.indonesia.ppi-india
Iya...emang cuma RATING semata. Ini bisnis hiburan. Sepertinya cerita2 dibawah ini ingin menunjukkan bahwa yang cacat mental itu hatinya gak cacat. Saya malah miris menonton sinetron yang ibu dan sodara tirinya (antagonis) juahat buanget..sampe punya trik-trik yang luar biasa gak masuk akal (hatinya dah cacat/sirik abis) lalu ada bidadari yang menolong. Alamak! Meski saya menangkap pesan moral bahwa bila kita tak usah membalas kejahatan dengan kejahatan (ikhlas), tapi dengan adanya bidadari hal ini menjadi tidak mendidik anak. Saya gak ngerti cerita ini konsumsi anak-anak (sehingga ada bidadari) atau konsumsi remaja ABG (yg hrs gak ada bidadari soale ABG2 harus tough kan?) Dan lagi...sintetron2 spt ini ceritanya sengaja ditambah-tambah masalah...sehingga..gak pernah ada akhirnya. Akhirnya...enakan nonton Bajaj Bajuri...:-) --- In ppiindia-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, radityo djadjoeri <radityo_dj@xxxx> wrote: > Untuk didiskusikan, dari milis sebelah > > Pengirim: Erno Prayud > Email: ernomyhero@xxxx > > Tragedi kecacatan manusia di belantara sinetron kita > > Rekan Milis, salam kenal.... > Di forum ini saya mohon penjelasan yang positif dan konkret, karena saya punya keterbatasan diri dalam menangkap hal-hal yang mungkin kurang bisa dilihat oleh mata publik. > > Sinetron: > - Si Cecep (keterbelakangan mental) dengan ratusan episode > - Yoyo (keterbelakangan mental) dengan ratusan episode > - Canda (keterbelakangan mental) > - Akulah Miki (keterbelakangan mental) > - Kau dan Aku (Buta) > - Pelangi di Matamu (Buta) > > Sebenarnya punya pesan komunikasi apa di masyarakat? Terhibur? Tertawa? Simpati? Empati? Saya mohon penjelasan saja, apa memang masyarakat kita membutuhkan hiburan untuk mentertawakan kecacatan orang lain, ataukah bangsa ini tetap pantas untuk menyaksikan hal- hal yang naif bila kita simpati karena melihat kecacatan tubuh semata? > > Saya takut jawabannya hanya tertuju ke : RATING semata, dan Kenyataannya Masyarakat Membutuhkan Hiburan Seperti itu. > > Atau boleh saya kritik: Penulis skenario sinetron sudah mentok ide / nggak kreatif lagi hingga mereka bisanya memaksakan ide yang selalu mengekor kesuksesan yang sudah ada, sementara kenyataannya dia tidak mampu membuat inovasi cerita baru yang menarik dan orisinal? > > Jadi sebenernya bukan tuntutan TV yang meminta cerita dengan tema- tema seperti itu, tapi penulis naskah sinetron yang mentok ide itu- lah yang hanya mampu meyakinkan bahwa "Bikin cerita anak cacat mental aja lagi, Boss!! Pasti laku!!" > > Rekan-rekan Member , apakah saya salah bila mengkritik tajam keberadaan sinetron2 itu? > Apakah negara ini sudah kekurangan manusia kreatif yang bisa bermanfaat untuk orang lain? > > > > > Ungkapkan opini Anda di: http://mediacare.blogspot.com > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Yahoo! Search presents - Jib Jab's 'Second Term' > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: KTP Aceh: 00978, Satrio Arismunandar |
|---|---|
| Next by Date: | Re: A Soulfull Relationship: 00978, Yustam-SK1DQLVLq1JgoHlPtYpdqQ |
| Previous by Thread: | Diskusi: Tragedi kecacatan manusia di belantara sinetron kitai: 00978, radityo djadjoeri |
| Next by Thread: | KTP Aceh: 00978, radityo djadjoeri |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |