|
Membuat Manajemen TNI Lebih Efisien: msg#00225culture.region.indonesia.ppi-india
http://www.sinarharapan.co.id/berita/0501/18/opi01.html Membuat Manajemen TNI Lebih Efisien Oleh Budiman Djoko Said Isu pengadaan Sukhoi mencuat kembali saat pemerintah mengajukan anggaran pengadaannya kepada DPR. Perbedaan pendapat menyangkut pengajuan anggaran tersebut sesungguhnya wajar saja. Hemat penulis, pengadaan Sukhoi adalah suatu rencana pembangunan kekuatan TNI, lebih spesifik sebagai program, sehingga tidaklah adil rasanya menyalahkan programnya. Secara teoretik, program merupakan hierakis terbawah algoritma manajemen strategik. Urut-urutannya dimulai dari visi dan misi yang bisa disederhanakan sebagai pernyataan misi. Selanjutnya pernyataan misi dijabarkan menjadi strategi dan strategi diturunkan menjadi kebijakan yang pada akhirnya dirumuskan menjadi acuan formulasi program. Dalam praktik sehari-hari manajemen nasional RI, visi dan misi diterjemahkan dalam himpunan mulai dari sasaran nasional yang sangat fundamental hingga menjadi kepentingan nasional. Adapun muatan konsep strategi pada kepentingan nasional itu sebaiknya dititikberatkan pada obyektifnya, yakni apa sebenarnya yang diinginkan dari strategi itu sendiri. Sasaran nasional yang sangat fundamental sudah sangat jelas tersurat dan tersirat dalam Pembukaan UUD 1945, sedangkan kepentingan nasional ditekankan lebih kepada bagaimana memposisikan RI di mata dunia internasional. Di bawah kepentingan nasional terdapat strategi keamanan nasional yang objektifnya akan dijadikan acuan bagi konsep strategi strategi di bawahnya. Pada negara-negara maju, strategi keamanan nasional didefinisikan untuk berkonsentrasi pada promosi stabilitas keamanan, baik internal maupun eksternal. Untuk mencapai objektifnya, strategi keamanan nasional diturunkan menjadi empat strategi nasional yaitu diplomatik, informasi, militer dan ekonomi (DIME) dengan obyektif masing-masing yang rinci agar keempatnya secara kumulatif dapat saling mendukung guna tercapainya objektif strategi keamanan nasional. Secara Simultan Instrumen DIME dipandang sebagai konsep yang lebih maju dari konsep politik, ekonomi dan militer (PEM) yang hanya mengacu tiga instrumen kekuatan nasional. Instrumen DIME yang bersinggungan dengan strategi keamanan nasional menghasilkan formulasi strategi-strategi nasional, salah satunya adalah strategi militer nasional. Bila TNI berada di bawah Dephan, barangkali dimunculkan elemen militer dari DIME sebagai strategi militer nasional saja. Dengan terpisahnya TNI dan Dephan, turunan dari strategi keamanan nasional adalah strategi pertahanan nasional dan salah satu turunan dari strategi pertahanan nasional adalah strategi militer nasional. Strategi militer nasional akan mampu menciptakan arsitektur kekuatan TNI dan berfungsi mengarahkan rencana pembangunan kekuatan TNI secara umum. Karena produk strategi militer nasional adalah kekuatan TNI yang realistik dan siap, perlu dicarikan alasan dan pembenaran yang lebih konkrit, jelas dan kokoh. Caranya dengan menciptakan beberapa pertanyaan kunci seperti: diarahkan ke mana kekuatan realistik dan siap tersebut? Dari dokumen strategik yang ada menyebutkan kekuatan TNI diarahkan pada dua atau tiga titik masalah (trouble-spot) secara simultan. Pertanyaannya, apakah cukup alasan menciptakan standar dua atau tiga titik masalah itu? Sebagai catatan, NATO pada era Perang Dingin berkonsentrasi pada dua mandala perang besar yakni daratan Eropa dan Pasifik secara simultan. Kini usai Perang Dingin berubah menjadi dua kawasan konflik skala besar yakni di Timur Tengah dengan sentranya di-Irak dan Semenanjung Korea. Dengan dua atau tiga titik tersebut, apa statusnya diperlakukan sebagai kategori perang atau konflik intensitas tinggi (high intensity conflict), atau sebaliknya statusnya dikategorikan sebagai bukan untuk perang atau konflik intensitas rendah (low intensity conflict), dan yang lebih penting lagi dimana posisi geografiknya? Alasan mencermati dua kategori ini tak lain karena dipercaya akan menurunkan gambaran kekuatan TNI yang realistik dan siap. Penajaman, Respons, Persiapan Butir-butir pertanyaan tersebut apabila dikumpulkan dapat disederhanakan menjadi tiga. Pertama, penajaman (shaping), yaitu seberapa jauh kepekaan kekuatan TNI tersebut disiapkan untuk menghadapi lingkungan strategik. Muatan penajaman tetap mengacu pada hirarkis yang lebih atas, yakni apa yang diharapkan dari obyektif strategi pertahanan nasional dan strategi keamanan nasional. Dalam blok penajaman, dapat didefinisikan tentang promosi stabilitas keamanan kawasan dan domestik serta proyeksi kekuatan gabungan biasa dengan unit bantuannya dalam rangka Operasi Militer Selain Perang . Kedua, respons, di mana kekuatan TNI yang dibangun disiapkan guna merespons situasi atau kondisi yang digabungkan dari elemen penajaman. Untuk itu boleh jadi didefinisikan, misalnya menghadapi tiga wilayah konflik skala rendah (misal :Aceh, Maluku dan Papua, pen) menggunakan tiga unit pasukan khusus gabungan dengan unit dukungan dan bantuannya masing-masing. Begitu pula dengan OMSP, di mana kekuatan TNI berkonsentrasi dengan basis gabungan menghadapi Operasi Pemeliharaan Perdamaian, operasi anti penyelundupan kayu di dalam negeri, operasi antikapal ikan ilegal, lawan dan anti-terorisme dan ancaman asimetrik , serta operasi kemanusiaan dan bencana alam,bisa saja dengan operasi gabungan murni militer, gabungan sipil-militer atau gabungan urusan sipil saja. Ketiga, persiapan, yakni apa saja yang dikerjakan agar keluaran respons dan penajaman yang dilakukan dapat optimal. Persiapan ini bersifat analog, proporsional,konsisten dan konsekuen dengan muatan respons dan penajaman. Misalnya, bila disiapkan tiga unit pasukan khusus gabungan, maka unit pertama yang disiapkan yang diproyeksikan untuk Aceh harus betul-betul diseleksi dan dilatihkan sesuai dengan skenario medan yang dihadapi dan dilengkapi dengan peralatan yang sangat efektif untuk diterjunkan khusus di Aceh. Penjelasan singkat pemikiran seperti ini barangkali akan meningkatkan manajemen TNI lebih efisien. Fokus dan dampak manajemennya lebih jelas dan konkrit. Pertanyaan besar yang harus dijawab adalah apakah semua strategi yang diuraikan di atas sudah didefinisikan dengan resmi, jelas serta konkrit dan siapa yang mendefinisikannya? Bila ya, apakah sudah dikomunikasikan dengan DPR-RI? Alasannya sederhana, konsep manajemen strategik harus melibatkan dan diketahui wakil rakyat. Penulis adalah purnawirawan Pati TNI-AL, mantan Danseskoal,sekarang di UPNV Jakarta. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education! http://us.click.yahoo.com/O.5XsA/8WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: ppiindia-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Investor Khawatir Proyek Infrastruktur Dikorupsi: 00225, Ambon |
|---|---|
| Next by Date: | Re: RE: [Sabili] Keputusan Hari Hdul Adha: 00225, Mario Gagho |
| Previous by Thread: | Investor Khawatir Proyek Infrastruktur Dikorupsii: 00225, Ambon |
| Next by Thread: | Organisasi Agama Dukung Penyelesaian Kasus Worldhelp: 00225, Ambon |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |