|
Dibalik Sains Modern (3)-Lanjutan: msg#00193culture.region.indonesia.ppi-india
Prinsip ini mempunyai efek epistemologis berkaitan dengan obyektifitas yang selama ini dijunjung setinggi langit oleh fisika. "Tidak benar bahwa fisika adalah tentang alam sebagaimana kita ketahui," kata Bohr mengomentari implikasi dari prinsip komplementaritas. Dua partikel-gelombang ini dilanjutkan oleh prinsip ketidak-pastian Heisenberg yang membicarakan dualitas posisi momentum. Prinsip ini mengatakan bahwa, kita hanya dapat mengamati secara teliti separuh kenyataan keadaan fisik atau sistem. Artinya, kalau kita dapat mengukur dengan teliti kecepatan suatu partikel, maka pengukuran posisinya menjadi tidak teliti. Sebaliknya, semakin teliti kita mengukur posisi suatu partikel, semakin tidak teliti pengukuran kecepatannya. Kedua prinsip ini, memperlihatkan kenyataan dunia sub atomik yang tidak bisa dilepaskan dari kesadaran pengamatnya. Jika fisika klasik mengasumsikan adanya dunia di luar sana dalam keadaan pasti, dan tak tergantung pada tindakan pengamat, maka kedua prinsip ini menampilkan gambaran kenyataan yang sebaliknya: pengamat dan yang diamati saling berkaitan erat. Objektivitas ilmiah seakan lenyap pada tingkat subatomik. Apa yang dapat kita ketahui ditentukan oleh perangkat percobaan. Dengan demikian, keyakinan ttg objektivitas menjadi ilusi. Melalui pengamatan, ternyata kita menciptakan kenyataan, bukan mengeksplorasikannya. Ketidakpastian ini, menurut Heisenberg, bukan disebabkan oleh ketidakmampuan manusia atau keterbatasan alat, tetapi merupakan sifat yang melekat pada alam semesta. Alam pada tingkat subatomik seakan mengelak untuk diketahui manusia (bandingkan dengan apa yang disebut Maya dalam tradisi filsafat India) (4) Keutuhan yang tak terbagi bersambung __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Mail - Easier than ever with enhanced search. Learn more. http://info.mail.yahoo.com/mail_250 ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/lGEjbB/6WnJAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: ppiindia-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/ |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Re: Bantahan terhadap e-mail SK Badan Pom tentang Penarikan 10 Item Obat: 00193, Taruna Ikrar |
|---|---|
| Next by Date: | Memberi les privat lewat internet: 00193, rahardjo mustadjab |
| Previous by Thread: | RE: [Sabili] Keputusan Hari Hdul Adhai: 00193, Dian Septrianti |
| Next by Thread: | Re: [hikmah] Dibalik Sains Modern (4)-Lanjutan dan (5): 00193, Lina Dahlan |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |