logo       

Re: Enggak Logis!! Re: Cina Banana yg Kutu Cina: msg#00942

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Re: Enggak Logis!! Re: Cina Banana yg Kutu Cina

Sdr F_rai13t,

Saya usul sdr menggunakan nama, baik asli atau
samaran, sebab tanpa nama sukar dipanggil, coba sulit
sekali memanggil F_rai13t.

Pendapat anda menyejukkan, karena memang demikian
seharusnya kita bersikap. Sudah berkali-kali saya
menyerukan, jangan memperdebatkan agama, karena agama
itu bersifat pribadi, kepercayaan seseorang yang tak
dapat dipaksakan, tapi juga tak dapat dibuktikan.
Kalau berdebat agama, maka kedua pihak tidak dapt
membuktikan, hanya amarah yang ada. Lalu berdebat
dengan suara keras, sampai hampir berkelahi, kalau
berhadapan mungkin sudah berkelahi. Yang menjadi
masalah sebetulnya dari dulu sama, yaitu masih banyak
dari kita yang tidak menginginkan kerukunan beragama.
Pluralisme hanya taktik, bukan tujuan, sedang saya
menganggap pluralisme adalah tujuan, tanpa pluralisme
dunia ini akan kacau terus. Sukurlah Indonesia
sekarang sudah memperbolehkan pluralisme, tapi
janganlah dipakai taktik, taktik untuk kepentingan
satu golongan. Setuju pluralisme karena aku belum
kuat, kalau sudah kuat aku bungkam semua itu. Aku
harus menjadi satu-satunya yang berkuasa dan yang
benar. Sikap demikian sangat berbahaya, sikap demikian
juga yang sekarang terlihat di Indonesia, bahkan di
antara kita semua. Sekali lagi saya sendiri mendukung
pluralisme dan menentang unilater pihak manapun.
Golongan politik harus pluralisme, jadi segala aliran
boleh hidup, agama harus pluralisme, semua agama
berhak hidup, budaya harus pluralisme, berarti semua
agama berhak hidup, demikian juga aliran kesenian,
aliran fisafat, science,suku, ras dll. Mereka harus
hidup rukun dan mematuhi hukum negara. Bahkan
sebaiknya negara mempunyai undang-undang kerukunan
sara. Barang siapa yang menghina, mendiskriminasikan,
mengancam, menyebarkan kebencian kepada ras, etnis,
golongan, agama, aliran politik, budaya, kepercayaan
lain harus dihadapkan ke pengadulan tanpa pilih bulu.
Contoh sudah ada Singapura! Itulah sebabnya negara
kecil miskin kekayaan alam, sekarang menjadi salah
satu negara termakmur di Asia, karena kerukunan sara.
Saya tidak mengatakan orang Singapura tidak ada yang
sara, tapi karena hukum yang ketat semua tak berani
berkutik.
Kita tak pernah akan aman, selama banyak orang anti
pluralisme, mencaba membentuk hegemoni untuk satu
golongan, untuk satu partai, untuk satu agama dll.
Oleh karena itu hentikanlah menuduh sesama manusia
sebagai kafir, sebagai setan, iblis dll.
Sukurlah sekarang, orang yang menyebut orang tua teman
sebagai setan, menyebut pahlawan bangsa sebagai setan
dll, sudah mulai berkurang karena desakan demokrasi
yang makin kuat. Semoga negara kita tetap rukun,
semoga semua agama di Indonesia tetap rukun, semoga
semua ras tetap rukun, tak ada lagi yang petantang
petenteng, merasa ia paling kaya, merasa ia paling
super, merasa paling suci, merasa hanya ia anak Tuhan,
yang lain anak setan.
Lebih baik kita berlumba mengamalkan agama
masing-masing, lihatlah di negara yang kaya seperti
Indonesia, masih banyak anak tak mampu sekolah, tak
mampu makan layak, tak mampu menyewa rumah yang
memenuhi syarat kesehatan, bahkan tak mampu minum air
bersih. Mereka mandi di situ, mencuci di situ, buang
air di situ dan mengambil air minum juga di situ?
Salam
LU, orang tua yang rindu kerukunan dan pluralisme.


--- f_ra13t <f_ra13t-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:

>
>
>
>
>
> halo semuanya, saya baru bergabung dengan milis
> ini....
> jadi maaf ya kalau topiknya mungkin sudah terlalu
> lama untuk
> dibicarakan.......
>
> pada dasarnya saya seperndapat dengan teman-teman
> semua yang tida
> setuju kalau gereja seakan tidak menerima adat
> tinghoa...
> malah menurut saya, sekarang sebagian besar warga
> keturunan tionghoa
> sudah menganut agama kristen katholik....
> berdasarkan pengalaman saya, agama kristen sama
> sekali tidak pernah
> menentang ataupun apa pun namanya terhadap adat
> tionghoa, malah
> sebaliknya mereka sangat menghormati.....
> sekarang pun sudah banyak gereja yang mengkhususkan
> kebaktiannya
> dengan bahsa mandarin....
> agama tetaplah agama,
> keturunan tidak bisa dipungkiri.....
>
> agama dan keturunan adalah dua hal yang berbeda....
> seseorang tetaplah keturunan tionghoa apaun
> agamanya, kristen,
> katholik, muslim dll.
>
> terima kasih sebelumnya...
> ini menurut pendapat saya, dan saya mhon maaf
> apabila ada kata-kata
> saya salah....mohon maaf sekali lagi. terima kasih
>
>
>
>
>
>
>
> --- In budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, liang u
> <liang_u@xxxx> wrote:
> >
> > Bagaimana sakitnya seorang anak yang orang tuanya
> > disebut setan?
> > Kalau ada anak yang tidak merasa sakit orang
> tuanya
> > disebut setan, mungkin itu anak setan sejati.
> > LU
> >
> > --- UKM BANGKA <ukmbangka@xxxx> wrote:
> >
> > >
> > > Selamat untuk Gereja anada, Saya yakin akan
> semakin
> > > banyak orang Tionghoa masuk gereja anda, karena
> > > gereja anda tidak menolak budaya dan tradisi
> mereka.
> > >
> > > Lain yang saya lihat pada beberapa teman saya ,
> > > pendetanya menyuruh dan bahkan membantu
> membongkar
> > > altar ( Xin Cu ) orang tuanya,
> > > dan mencap itu sebagai setan, kasihan
> sekali,saya
> > > juga yakin gereja ini sudah pasti tidak mendapat
> > > hati dari kebanyakan orang Tionghoa.
> > >
> > > Saya agak heran juga, jika saya masuk ke gereja
> atau
> > > Vihara bahkan Masjid rasanya tenang dan damai
> > > hatinya, tidak ada perasaan lain
> > > selain dapat merasakan kebesaran dari Tuhan,
> kenapa
> > > ya teman -teman saya yang Kristiani malah
> seperti
> > > ketemu setan jika masuk ke Vihara
> > > atau kelenteng.
> > >
> > >
> > > Wassalam
> > >
> > > ----- Original Message -----
> > > From: THREEWATI_SARPONO@xxxx
> > > To: budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
> > > Sent: Tuesday, January 24, 2006 2:41 AM
> > > Subject: Re: [budaya_tionghua] Enggak Logis!!
> Re:
> > > Cina Banana yg Kutu Cina
> > >
> > >
> > > Hallo semuanya, saya sudah 1 minggu ikut milis
> ini
> > > dan mengikuti diskusi
> > > antar rekan semuanya.
> > > Saya cuma mau menyampaikan, bahwa, salah satu
> > > bukti bahwa agama
> > > Kristen/Katholik pun
> > > menerima kebudayaan Tionghoa bisa dilihat di
> > > gereja, tempat saya mengikuti
> > > kebaktian, dimana setiap perayaan Imlek,
> > > selalu ada kebaktian khusus untuk
> merayakannya.
> > > Apalagi pada tahun ini, dimana perayaan Imlek
> > > jatuh pada hari Minggu,
> > > dimana memang merupakan hari khusus
> > > umat Kristen/Katholik.
> > > Pada tgl 29 Januari nanti, pk. 10.00 WIB, ada
> > > kebaktian khusus di Gereja
> > > Kristoforus, dimana semua petugas,
> > > termasuk pastor akan mengenakan pakaian yang
> > > bernuansa "Chinese", lagu-lagu
> > > dan khotbah akan disampaikan dalam bahasa
> > > Mandarin.
> > > Mungkin ada rekan-rekan yang menjadi umat
> disana.
> > > Saya adalah Chinese Katholik dan dengan
> menjadi
> > > Katholik tidak membuat saya
> > > malu atau menyingkirkan budaya Tionghoa yang
> masih
> > > ada dalam diri saya.
> > > Demikian, mohon maaf apabila ada kata-kata
> yang
> > > salah.
> > >
> > > Salam,
> > >
> > >
> > >
> > >
>
> > >
> > > eko adi
>
> > >
> > > <penyoponye@yahoo
>
> > >
> > > .com>
>
> > > To
> > > Sent by:
> > > budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
> > > budaya_tionghua@y
>
> > > cc
> > > ahoogroups.com
>
> > >
> > >
>
> > > Subject
> > > Re:
> > > [budaya_tionghua] Enggak
> > > 01/24/2006 04:23 Logis!!
> Re:
> > > Cina Banana yg Kutu
> > > PM Cina
>
> > >
> > >
>
> > >
> > >
>
> > >
> > > Please respond to
>
> > >
> > > budaya_tionghua@y
>
> > >
> > > ahoogroups.com
>
> > >
> > >
>
> > >
> > >
>
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Sobat sekalian perkenalkan saya anggota baru
> di
> > > milis
> > > ini.
> > >
> > > Langsung saja,
> > > Saya tertarik dengan tulisan Sauadara Arifin
> dan
> > > opini-opini yang mengikutinya dari rekan-rekan
> > > lain.
>
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/







<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise