----- Original Message -----
Sent: Friday, January 27, 2006 6:18
AM
Subject: Re: Kita sudahi saja : Re:
[budaya_tionghua] Re: Menjadi Kristen bukan orang tionghoa lagi
Dh
Sata sependapat dengan pendapat Sdr Tantono Subagyo.
Dalam berdiskusi bila diawali dengan asumsi dan paradigma yang beda sangat
tidak mungkin manghasilkan persepsi yang sama. Yang perlu dibangun adalah
saling memahami dan menghargai perbedaan tsb.
Bila topik tsb masih perlu diteruskan, silahkan
selama yang saya sampaikan di atas difahami dengan benar. Bila tidak,
sebaiknya dihentikan saja.
Salam hangat
Tantono Subagyo
<tantono-Re5JQEeQqe8AvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:
Seorang bijak berkata :(dan saya ubah sedikit sesuai dengan konteks
kita)
Jangan memperpanjang perdebatan bila :
pendapat berbeda dan saling 'ngotot"
perbedaan tersebut adalah prinsip dogmatis dan "beyond reason"
sudah ada yang tersinggung dan saling tuduh
Jadi menurut saya kita akhiri topik kita ini.
Bagi yang menuduh bahwa Tionghua Kristen sudah bukan Tionghua lagi pun
harus ingat bahwa dulu sekaliiiii pernah waktu agama Buddha masuk Tionghua
Buddha juga dituduh demikian en toch sekarang Tionghua Buddha juga tetap
Tionghua dan tetap Buddha.
Bagi yang dituduh, udahlah tuduhan tersebut tidak akan mengurangi
Ke-Tionghua-an anda, dan apakah artinya ke-Tionghua-an, ke-Jawa-an,
ke-Indonesia-an ?. Semua adalah atribut yang tidak akan mengurangi
atau melebihkan identitas ke-Manusia-an dihadapan Sang Khalik dan sesama
Best regards, Tantono Subagyo son"