|
|
Tahun 4703 atau 4704? (REFLEKSI TAHUN ANJING): msg#00900
culture.region.china.budaya-tionghua
|
Subject: |
Tahun 4703 atau 4704? (REFLEKSI TAHUN ANJING) |
Artikel:
Lebih dari seperempat penduduk bumi akan memperingati Tahun Baru
Imlek atau sekedar membaca dan merenung mitos siklus Tahun Anjing
lewat semacam kalimat di atas. Sifat-sifat baik anjing diharapkan akan
mewarnai tahun 2006.
Tahun Anjing Api kali ini berdasarkan sistem penanggalan bulan/lunar
Cina akan mencapai tahun 4704 pada tanggal 29 Januari 2006.
Tahun Baru Imlek selalu dimulai bertepatan dengan awal Musim Semi
di Cina pada sekitar bulan Januari-Februari Tahun Masehi. Konsep
penanggalan lunar yang merupakan kombinasi siklus dari 12 simbol
binatang dan 5 unsur alam berbeda dengan konsep penanggalan
matahari/solar yang linier lurus ke depan.
Rinto Jiang:
Ada yang tanya kepada saya, koq ada tahun 2557 terus ada 4703/4704? Ini
sudah saya jawab dalam postingan sebelumnya tentang "Relevansi Imlek
dengan Konfusianisme (2).
Saya quote saya sepenggal:
---------------------------------------------
Tahun baru Imlek 2557 sebenarnya hanya ada di Indonesia. Saya juga
heran, mengapa harus menekankan 2557. Kalender Imlek sebenarnya tidak
mempunyai tahun yang berakumulasi (bertambah) seperti yang saya
jelaskan sebelumnya bahwa tahun di Tiongkok dulu adalah berubah sesuai
dengan era pemerintahan. Ganti kaisar, tahun tersebut akan menjadi
tahun 1 kembali. Coba cari di buku sejarah, tidak pernah ada tahun
2557. Jadi, kita boleh menggunakannya di Indonesia, namun bila ke LN,
membicarakan tahun dalam kalender Imlek tidak menggunakan patokan tahun
lahir Konfusius. Sejarahwan internasional sekarang ini lebih prefer
akan 2 macam tahun dalam kalender Imlek:
- secara akumulatif: maka harus dihitung dari tahun sejak kalender ini
dibuat oleh Huangdi, pada tahun 2697 SM. Maka tahun 2006 Masehi adalah
sama dengan tahun 4073 Imlek.
- secara siklus: ini jenis tradisional, ada 60 tahun dalam 1 siklus.
Tahun 2006 Masehi sama dengan tahun Bing Xu (shio anjing unsur api).
Saya ingin mengharapkan rasionalitas umat beragama di Indonesia, jangan
terlalu mengedepankan agama dalam membahas segala sesuatu hal. Jadi,
bagi umat KHC maupun umat beragama lainnya, jangan sampai tahun baru
Imlek dijadikan sebuah simbol perseteruan agama. Sebelum diklaim saja,
sudah banyak orang Tionghoa di Indonesia yang beragama lain
mengharamkan Imlek, apalagi kalau benar diklaim.
Sebenarnya, KHC sendiri itu orang yang sekular. Ia bukan pendiri agama
atau kepercayaan apapun, ia cuma menyelenggarakan pendidikan dan
mengajarkan filsafat. Agamanisasi ajaran KHC dilakukan oleh orang2 di
kemudian hari. Ini sebenarnya hal yang lumrah pada banyak agama
konvensional di dunia ini.
KHC dan Mencius punya pemikiran sebelum hidup kita sejahtera atau
terurus, jangan mengurusi masalah setelah mati. Itu makanya, KHC tidak
mengajarkan konsep setelah meninggal. KHC cuma mengajarkan tata krama
ritual kematian, namun tidak mengajarkan konsep apa2 tentang kehidupan
setelah meninggal.
--------------------------------------------------
Ada 2 versi yang masih diperdebatkan, apakah tahun 2006 Masehi itu
adalah tahun 4703 atau 4704 Imlek. Namun menurut saya, tahun 2006
adalah tahun 4073 karena tahun 2697 SM adalah tahun 1, sehingga 2697 +
2006 = 4703, di tengah tidak usah ditambahkan 1 lagi karena tidak ada
tahun 0. Tahun 1 SM langsung berganti ke tahun 1 Masehi. Sehingga
adalah sudah seharusnya tahun 2006 (anjing api) adalah tahun 4703 Imlek.
Rinto Jiang
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.
.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.
.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.
.: Jaringan pertemanan Friendster : budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
YAHOO! GROUPS LINKS
|
|
|