logo       

Re: RE: Re: Menjadi Kristen bukan orang tionghoa lagi: msg#00817

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Re: RE: Re: Menjadi Kristen bukan orang tionghoa lagi

masalah pertentangan budaya tionghoa dengan agama kristen kayaknya memang
nggak ada habisnya. di sini saya (sebagai orang tionghoa-kristen) hanya
sekedar berbagi pendapat.

Harus diakui memang ada sebagian orang kristen yang anti sekali dengan
budaya tionghoa sampai2 merayakan imlek saja dilarang, pokoknya semua yang
berbau tionghoa dianggap haram.

Tapi kalau kita selidiki, dari mana sih asalnya?
Di jaman belanda, orang tionghoa peranakan tadinya hidup rukun baik dengan
yang totok maupun dengan kaum pribumi. Namun ketika Dr Sun Yatsen berhasil
mendirikan Republik Tiongkok, semangat kebangkitan nasional juga menyebar
pertama-tama di antara kaum totok di Indonesia (dengan didirikannya THHK)
dan kemudian mulai menyebar juga di antara kaum tionghoa peranakan dan
lebih jauh lagi ke kaum prbumi. Hal ini membuat belanda ketakutan,
bayangkan saja bila kaum tionghoa totok-peranakan-pribumi bersatu,
tentunya belanda akan kewalahan.

Untuk mengatasi hal itu belanda coba membuat pemisahan antara golongan
totok dan peranakan dengan mendirikan sekolah Belanda HCS yang khusus
ditujukan untuk kaum peranakan. Di HCS mereka dididik dengan pendidikan
belanda, dan sama sekali tidak diperkenalkan kebudayaan tionghoa, bahkan
dalam salah satu buku (saya lupa judulnya) disebutkan bahwa di hcs, banyak
guru-guru yang 'full of scornful of chinese culture'. bahkan ketika
belanda menawarkan hak kesamaan dengan kaum eropa bagi kaum peranakan,
salah satu syaratnya adalah bahwa harus menandatangani surat pernyataan
bahwa mereka tidak cocok hidup di kalangan tionghoa. dengan cara demikian,
akhirnya banyak kaum peranakan yang nggak lagi mengenal budaya tionghoa,
dan kebanyakan dari mereka kristen.

Jadi mungkin sebab utamanya adalah karena mereka memang asalnya nggak tau
menahu ttg budaya tionghoa, tapi lantas belaga sok tau dan sayangnya
keliru, lalu lantas kemudian mulailah mereka menjelekkan budaya tionghoa.
Karena mereka kristen, ya lalu mulailah dihubung-hubungkan dengan
kekristenan. Jadi sebenarnya bukan karena kekristenan itu sendiri.

Memang harus diakui ada beberapa aspek kebudayaan tionghoa yang
bertentangan dengan kekristenan, tapi bukan berarti semuanya dan toh di
agama mana saja juga pasti ada aspek yang bertentangan. trgantung
bagaimana kita mengakomodasi dan menyelaraskannya. dan juga bukan berarti
bisa seenaknya aja menjelekkan budaya tionghoa, ini dianggap setan, itu
sesat, dsb.

Saya sendiri sebagai orang kristen juga sering merasa kesal sekali dengan
orang2 kristen (khususnya para pendeta) yang suka berbicara seenaknya saja
ttg budaya tionghoa. entah sudah berapa banyak yang saya tegur. Jadi saya
bisa maklum kalo banyak peserta milis ini yang non kristen yang merasa
kesal juga:).

Tapi yang saya harapkan adalah jangan lantas menyamaratakan bahawa semua
orang kristen anti budaya tionghoa, atau kekristenan nggak cocok dengan
budaya tionghoa dsb. kalau kita demikian, tentunya akan susah diterima
juga oleh golongan kristen.

Jadi bagaimana yang bisa kita lakukan? Sebisa mungkin kita memberi
penerangan pada mereka ttg apa sih sebenarnya arti dari tradisi yang ada,
asal mula dsb. Saya pribadi sebagai orang kristen punya misi pribadi untuk
memberi pengenalan budaya tionghoa pada mereka, supaya mereka nggak
keliru, dan bisa menghargai dan bahkan mau menerima budaya tionghoa. Jadi
saya ajak rekan2 di milis ini terutama yang kristen, mari kita mulai
"misi" ini agar akhirnya budaya tionghoa bisa diterima dengan baik oleh
seluruh orang tionghoa kristen.


> Subject: RE: Re: Menjadi Kristen bukan orang tionghoa lagi
>
> Makasih Pak Yan Widjaya, senior saya, serta sobat semua,
> Saya menyadari memang ini 'hot topic' yg cenderung eksplosif tapi
> perlu ! disadari dan untuk kita renungkan sebagai 'penikmat' budaya
> tionghoa bahwa rasanya ada yang kurang 'resep' bila seorang tionghoa
> menjadi Kristiani. Apa ngga semacam 'split personality' ?.
> Pak Yan Widjaya setujukan dgn yg saya katakan, bahwa sedikit banyak
> atau banyak sekali perilaku keseharian, paham, cara pandang (kalo
> istilah mang Ucup barangkali: Welt Anschauung) dan praktek
> keagamaan/budaya kristiani tidak sama bahkan sangat mungkin bertentangan
> dgn yg tionghoa
> Apa tidak lebih baik 'take it or leave it' aja ? supaya jgn sampai, di
> sana dibilang Katolik murtad (karena Imlek main barongsai & liong, Cap
> Go Meh Gotong Toapekong) di sini, tidak utuh masuk menyatu karena ada
> sekat, nuansa-nuansa yg sebagai katolik kalo konsekwen tidak bisa, tidak
> boleh dimasuki/dilakukan.
> Belom lagi, nanti sorganya kan lain ya?.
> Soe Hok Gie rasanya seorang Free thinker (karena tidak ada kesempatan
> mengenal/mendalami falsafah tionghoa barangkali).
> Apa orang seperti dia masih percaya tahayul adanya Tuhan?
> Sejarah mencatat adanya orang2 'Cina yg Gak Ngaku Cina' yang banyak
> mengidentifikasikan dirinya sebagai kristiani. Sebagian diantaranya
> mendiang pendiri Kompas Auwyang Peng Koen yang berganti menjadi P.K.
> Odjong, seingat saya pernah mengatakan dirinya katolik bukan tionghoa
> (mohon koreksi kalo salah).
> Tampaknya ada korelasi yang signifikan antara agama dan orientasi
> budaya seseorang. Gimanapun juga agama adalah benteng budaya atau budaya
> benteng agama (?) .( orientasi budaya biasanya menjadi orientasi politik
> ! lebih nurut Vatican atau Washington katimbang Jakarta ).
> Saya mohon rekan2 yg masih katolik/kristen jangan salah mengerti. Kalo
> ada hal2 yg dirasakan kurang nyaman, semua itu bukan ditujukan kepada
> anda pribadi sekalian karena pada dasarnya kita semua adalah korban, ya
> korban para pastor, misionaris, pedagang barat dgn bedil ditangan kanan,
> bibel ditangan kiri datang, ya datang ke kita untuk
> mengatakan/memaksakan "kalian salah/sesat, ini yg bener/selamet jadilah
> kalian seperti kami" seperti Rambo atau W. Bush gitulah.
> Apa kasanah budaya/falsafah/agama tionghoa dgn segala pernak-perniknya
> tidak cukup (saya tidak katakan anda tapi kita) membuat kita hidup
> damai,bahagia, sukses, dan SELAMAT DUNIA AKHERAT ??.
> KIta tidak bermaksud mengatakan Kristen/Katolik, Barat itu jelek atau
> jahat. KIta punya pun tidak jelek . Hanya tidak sama. Itu saja.
> Kalo kita punya ada yg kurang, ya diperbarui bukan dicampakkan. Jelek
> bagus tetep milik kita kan?
> Biarlah mereka menjadi mereka dan kita menjadi kita.
> Bakar Jembatan ! ucapkan good bye & thank you pada mereka.
> Ayo sobat semua...... pulang ke pelukan ibu pertiwi. Cu Ke Liang yg
> taoist, Kwan Kong yg Buddha, Petrus Gunadi Omas si domba mabur yg Kong
> Hu Cu sdh menanti kita.
>
> Semoga Pak Yan W & sobat semua berbahagia,
>
> AT
> AT
>
> -----------------------------------------------------------------------
> Aku sungguh tidak paham jalan pikiran Sdr Arifin Tanzil yg seperti
> ini.
> Di Daratan China sendiri lebih dari 100 juta rakyatnya beragama
> Kristiani. Ketahuilah, walaupun Penerintahnya komunis, namun tidak semua
> warganya atheis alias tidak beragama! Belum lagi di Taiwan!
> Bagaimana di Indonesia? Sebagian beragama Kristiani (katolik, Kristen,
> Protestan dll), sebagian lagi Islam, sebagian Buddha, sebagian penganut
> ajaran Khong Hu Cu, apakah menurut Sdr Arifin Tanzil mereka tak layak
> disebut orang Tionghoa lagi? Sungguh aneh!
> Aku sendiri seorang Katolik. Lalu pertanyaanku, tokoh-tokoh Tionghoa
> seperti Teguh Karya, Rudy Hartono, PK Ojong, Liem Swie King, Soe Hok
> Gie, dan ribuan nama lainnya yang kebetulan Kristiani, apakah diragukan
> ketionghoaannya oleh Sdr. Arifin Tanzil?
> GBU
> Yan W.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com




.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise