logo       

Re: Enggak Logis!! Re: Cina Banana yg Kutu Cina: msg#00755

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Re: Enggak Logis!! Re: Cina Banana yg Kutu Cina

Bagaimana sakitnya seorang anak yang orang tuanya
disebut setan?
Kalau ada anak yang tidak merasa sakit orang tuanya
disebut setan, mungkin itu anak setan sejati.
LU

--- UKM BANGKA <ukmbangka-5yyXoIbLzqqsTnJN9+BGXg@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:

>
> Selamat untuk Gereja anada, Saya yakin akan semakin
> banyak orang Tionghoa masuk gereja anda, karena
> gereja anda tidak menolak budaya dan tradisi mereka.
>
> Lain yang saya lihat pada beberapa teman saya ,
> pendetanya menyuruh dan bahkan membantu membongkar
> altar ( Xin Cu ) orang tuanya,
> dan mencap itu sebagai setan, kasihan sekali,saya
> juga yakin gereja ini sudah pasti tidak mendapat
> hati dari kebanyakan orang Tionghoa.
>
> Saya agak heran juga, jika saya masuk ke gereja atau
> Vihara bahkan Masjid rasanya tenang dan damai
> hatinya, tidak ada perasaan lain
> selain dapat merasakan kebesaran dari Tuhan, kenapa
> ya teman -teman saya yang Kristiani malah seperti
> ketemu setan jika masuk ke Vihara
> atau kelenteng.
>
>
> Wassalam
>
> ----- Original Message -----
> From: THREEWATI_SARPONO-0zgpHPV7CGJ8zQARNC3f2A@xxxxxxxxxxxxxxxx
> To: budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
> Sent: Tuesday, January 24, 2006 2:41 AM
> Subject: Re: [budaya_tionghua] Enggak Logis!! Re:
> Cina Banana yg Kutu Cina
>
>
> Hallo semuanya, saya sudah 1 minggu ikut milis ini
> dan mengikuti diskusi
> antar rekan semuanya.
> Saya cuma mau menyampaikan, bahwa, salah satu
> bukti bahwa agama
> Kristen/Katholik pun
> menerima kebudayaan Tionghoa bisa dilihat di
> gereja, tempat saya mengikuti
> kebaktian, dimana setiap perayaan Imlek,
> selalu ada kebaktian khusus untuk merayakannya.
> Apalagi pada tahun ini, dimana perayaan Imlek
> jatuh pada hari Minggu,
> dimana memang merupakan hari khusus
> umat Kristen/Katholik.
> Pada tgl 29 Januari nanti, pk. 10.00 WIB, ada
> kebaktian khusus di Gereja
> Kristoforus, dimana semua petugas,
> termasuk pastor akan mengenakan pakaian yang
> bernuansa "Chinese", lagu-lagu
> dan khotbah akan disampaikan dalam bahasa
> Mandarin.
> Mungkin ada rekan-rekan yang menjadi umat disana.
> Saya adalah Chinese Katholik dan dengan menjadi
> Katholik tidak membuat saya
> malu atau menyingkirkan budaya Tionghoa yang masih
> ada dalam diri saya.
> Demikian, mohon maaf apabila ada kata-kata yang
> salah.
>
> Salam,
>
>
>
>
>
> eko adi
>
> <penyoponye@yahoo
>
> .com>
> To
> Sent by:
> budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
> budaya_tionghua@y
> cc
> ahoogroups.com
>
>
> Subject
> Re:
> [budaya_tionghua] Enggak
> 01/24/2006 04:23 Logis!! Re:
> Cina Banana yg Kutu
> PM Cina
>
>
>
>
>
> Please respond to
>
> budaya_tionghua@y
>
> ahoogroups.com
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Sobat sekalian perkenalkan saya anggota baru di
> milis
> ini.
>
> Langsung saja,
> Saya tertarik dengan tulisan Sauadara Arifin dan
> opini-opini yang mengikutinya dari rekan-rekan
> lain.
> Yang menjadi ketertarikan awal adalah adanya
> istilah
> BANANA untuk orang Tionghoa yang menjadi kristen,
> istilah dari mana dan siapa yang membuatnya mbok
> saya
> dikasih tau mas Arifin..
> Lalu pertanyaan yang muncul apa ada istilah buat
> orang
> Tionghoa yang menganut agama lain? Muslim,
> misalnya.
> Adakah? Tolong beri tahu saya juga.
>
> Teman-teman, kita liat lagi tulisan yang ada di
> bawah
> ini. Jelas digambarkan bahwa orang Tionghoa yang
> menjadi kristen sudah tidak sejati lagi
> ke-tionghoan-nya. Bagi saya, pendapat ini tidak
> masuk
> akal sama sekali.
> Justru, diantara tiga agama yang lahir di Timur
> Tengah, Islam, Yahudi, dan Kristen, agama
> terakhirlah
> yang paling mengakomodir kebudayaan Tionghoa.
> Misal
> kecil, tidak mempermasalahkan makan babi. Dan
> dalam
> tradisi Tionghoa, hewan ini punya arti khusus,
> seperti
> di hari Imlek beberapa hari lagi.
> Bukti lain lagi, sejak orang Tionghoa mengenal
> agama
> samawi, lepas mana agama mana yang lebih dikenal
> dahulu. Sampai sekarang, lebih banyak orang
> Tionghoa
> yang memilih kristen, apa pun itu. Jelas terlihat
> mana
> yang lebih permisif terhadap budaya Tionghoa.
>
> Lalu, dikatakannya juga sekolah berciri kristen
> merusak budaya Tionghoa..Ini pendapat yang tidak
> beralasan dan tidak masuk di akal juga. Semua
> sekolah
> kristen di Indonesia pun menerapkan kurikulum yang
> ditentukan pemerintah. Pelajaran agama diajarkan,
> saat
> ini, sesuai dengan pilihan siswa.
> Dulu, memang hanya diajarkan satu agama saja,
> kristen,
> toh ini pun selalu dikonfirmasikan pada orang tua
> siswa, jika tidak berkenan ya silakan cari sekolah
> lain. Di sekolah-sekolah Muhamadiyah juga begitu,
> dulunya hanya hanya pelajaran agama Islam saja
> yang
> diajarkan, bahkan tanpa dikonfirmasi dulu. Karena
> tidak ada sama sekali orang non-Muslim daftar di
> sana,
> bahkan lagi sampai sekarang ketika sekolah mana
> pun
> diwajibkan memberikan pelajaran agama sesuai yang
> dianut siswanya... Jadi, tolong dong tunjukkan
> mana
> pelajaran yang merusak budaya Tionghoa
>
> Jadi, wajar juga ketika sodara Andre pun
> mempertanyakan kenapa hanya orang Tionghoa yang
> menjadi kristen saja yang dipermasalahkan. Kenapa
> yang
> menjadi muslim atau lainnya tidak dipertanyakan
> ketionghoaannya...Kalau ada teman di milis ini
> juga
> yang mengatakan karena yang menjadi muslim tidak
> dipaksa, ini tidak menjawab pertanyaan saudara
> Andre.
> Kan, ada juga orang Tionghoa yang masuk kristen
> tanpa
> dipaksa, bahkan jadi rohaniwan lagi. Dan tidak
> menutup
> kemungkinan juga ada orang Tionghoa yang masuk
> muslim
> karena dipaksa.
>
> Pendapat saya, ketionghoaan bukan luntur karena
> agama,
> dan tidak menutup mata bahwa ada agama yang tidak
> bisa
> mengakomodir budaya Tionghoa sepenuhnya. Jadi,
> silakan
> nilai dan pilih sendiri mana yang terbaik bagi
> anda
>
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise