|
Selamat untuk Gereja anada, Saya yakin akan
semakin banyak orang Tionghoa masuk gereja anda, karena gereja anda
tidak menolak budaya dan tradisi mereka.
Lain yang saya lihat pada beberapa teman
saya , pendetanya menyuruh dan bahkan membantu membongkar altar ( Xin
Cu ) orang tuanya,
dan mencap itu sebagai setan, kasihan sekali,saya
juga yakin gereja ini sudah pasti tidak mendapat hati dari kebanyakan orang
Tionghoa.
Saya agak heran juga, jika saya masuk ke gereja
atau Vihara bahkan Masjid rasanya tenang dan damai hatinya, tidak ada perasaan
lain
selain dapat merasakan kebesaran
dari Tuhan, kenapa ya teman -teman saya yang Kristiani malah seperti ketemu setan jika masuk ke
Vihara
atau kelenteng.
Wassalam
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, January 24, 2006 2:41
AM
Subject: Re: [budaya_tionghua] Enggak
Logis!! Re: Cina Banana yg Kutu Cina
Hallo semuanya, saya sudah 1 minggu ikut milis ini
dan mengikuti diskusi antar rekan semuanya. Saya cuma mau menyampaikan,
bahwa, salah satu bukti bahwa agama Kristen/Katholik pun menerima
kebudayaan Tionghoa bisa dilihat di gereja, tempat saya
mengikuti kebaktian, dimana setiap perayaan Imlek, selalu ada kebaktian
khusus untuk merayakannya. Apalagi pada tahun ini, dimana perayaan Imlek
jatuh pada hari Minggu, dimana memang merupakan hari khusus umat
Kristen/Katholik. Pada tgl 29 Januari nanti, pk. 10.00 WIB, ada kebaktian
khusus di Gereja Kristoforus, dimana semua petugas, termasuk pastor akan
mengenakan pakaian yang bernuansa "Chinese", lagu-lagu dan khotbah akan
disampaikan dalam bahasa Mandarin. Mungkin ada rekan-rekan yang menjadi
umat disana. Saya adalah Chinese Katholik dan dengan menjadi Katholik tidak
membuat saya malu atau menyingkirkan budaya Tionghoa yang masih ada
dalam diri saya. Demikian, mohon maaf apabila ada kata-kata yang
salah.
Salam,
eko
adi
<penyoponye@yahoo
.com>
To
Sent
by:
budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
budaya_tionghua@y
cc
ahoogroups.com
Subject
Re: [budaya_tionghua] Enggak
01/24/2006 04:23 Logis!!
Re: Cina Banana yg Kutu
PM
Cina
Please respond
to
budaya_tionghua@y
ahoogroups.com
Sobat sekalian perkenalkan saya anggota baru di
milis ini.
Langsung saja, Saya tertarik dengan tulisan Sauadara
Arifin dan opini-opini yang mengikutinya dari rekan-rekan lain. Yang
menjadi ketertarikan awal adalah adanya istilah BANANA untuk orang Tionghoa
yang menjadi kristen, istilah dari mana dan siapa yang membuatnya mbok
saya dikasih tau mas Arifin.. Lalu pertanyaan yang muncul apa ada
istilah buat orang Tionghoa yang menganut agama lain? Muslim,
misalnya. Adakah? Tolong beri tahu saya juga.
Teman-teman, kita liat
lagi tulisan yang ada di bawah ini. Jelas digambarkan bahwa orang Tionghoa
yang menjadi kristen sudah tidak sejati lagi ke-tionghoan-nya.
Bagi saya, pendapat ini tidak masuk akal sama sekali. Justru, diantara
tiga agama yang lahir di Timur Tengah, Islam, Yahudi, dan Kristen, agama
terakhirlah yang paling mengakomodir kebudayaan Tionghoa. Misal kecil,
tidak mempermasalahkan makan babi. Dan dalam tradisi Tionghoa, hewan ini
punya arti khusus, seperti di hari Imlek beberapa hari lagi. Bukti lain
lagi, sejak orang Tionghoa mengenal agama samawi, lepas mana agama mana
yang lebih dikenal dahulu. Sampai sekarang, lebih banyak orang
Tionghoa yang memilih kristen, apa pun itu. Jelas terlihat mana yang
lebih permisif terhadap budaya Tionghoa.
Lalu, dikatakannya juga
sekolah berciri kristen merusak budaya Tionghoa..Ini pendapat yang
tidak beralasan dan tidak masuk di akal juga. Semua sekolah kristen di
Indonesia pun menerapkan kurikulum yang ditentukan pemerintah. Pelajaran
agama diajarkan, saat ini, sesuai dengan pilihan siswa. Dulu, memang
hanya diajarkan satu agama saja, kristen, toh ini pun selalu
dikonfirmasikan pada orang tua siswa, jika tidak berkenan ya silakan cari
sekolah lain. Di sekolah-sekolah Muhamadiyah juga begitu, dulunya hanya
hanya pelajaran agama Islam saja yang diajarkan, bahkan tanpa dikonfirmasi
dulu. Karena tidak ada sama sekali orang non-Muslim daftar di
sana, bahkan lagi sampai sekarang ketika sekolah mana pun diwajibkan
memberikan pelajaran agama sesuai yang dianut siswanya... Jadi, tolong dong
tunjukkan mana pelajaran yang merusak budaya Tionghoa
Jadi, wajar
juga ketika sodara Andre pun mempertanyakan kenapa hanya orang Tionghoa
yang menjadi kristen saja yang dipermasalahkan. Kenapa yang menjadi
muslim atau lainnya tidak dipertanyakan ketionghoaannya...Kalau ada teman
di milis ini juga yang mengatakan karena yang menjadi muslim
tidak dipaksa, ini tidak menjawab pertanyaan saudara Andre. Kan, ada
juga orang Tionghoa yang masuk kristen tanpa dipaksa, bahkan jadi rohaniwan
lagi. Dan tidak menutup kemungkinan juga ada orang Tionghoa yang masuk
muslim karena dipaksa.
Pendapat saya, ketionghoaan bukan luntur
karena agama, dan tidak menutup mata bahwa ada agama yang tidak
bisa mengakomodir budaya Tionghoa sepenuhnya. Jadi, silakan nilai dan
pilih sendiri mana yang terbaik bagi anda untuk tetap mengutamakan budaya
Tionghoa.
Kembali lagi, tentang lunturnya ketionghoaan. Menurut saya
penyebab yang paling deras saat ini, dan ini tidak hanya menimpa dan
dirasakan oleh orang Tionghoa, adalah modernitas yang membawa genre baru di
kalangan orang-muda. Genre atau tren yang sama sekali tidak memiliki
basis budaya mana pun. Namun, pengaruhnya sangat kuat di generasi
sekarang. Hinggap di mall-mall, diskotik, pub,kafe merupakan salah satu
simbol kehidupan moderen. Berlama-lama dan sering di tempat-tempat tersebut
lambat laun akan membuat jengah ketika disuguhi haL-hal yang
berbau tradisional.
O ya, saya bukan fanatis pada agama, suku,
atau apa pun, tapi saya cuma melihat ada yang tidak rasional dan bahkan
menyudutkan agama tertentu serta mencoba menjadikannya vis a vis dengan
budaya Tionghoa.
Salam, ADI
Arifin Tanzil
wrote: Sobat sekalian, Apa barangkali tulisan Agung dibawah ini
yg menjelaskan sedikit arti sebener-benernya yang disebut Chinese Banana
?
Cina Banana adalah orang tionghoa yg telah dikristenkan.
Kalau dikatakan kristen itu artinya ya kristen dan katolik karena
pada dasarnya mereka ya sama. barangkali
perumpamaannya seperti apakah Belanda dan Jepang sama ? ya,
sama2 penjajah. ***Menjadi Kristen apa masih orang tionghoa??* Apa
arti menjadi tionghoa? Apakah hanya secara fisik saja
seseorang dikatakan tionghoa? apakah dgn berbahasa mandarin atau
dialeknya saja? atau mengenal sejarah 5000 tahunnya saja? apa tidak ada
yg lebih esensial dari pada itu semua? Seorang tionghoa yg sungguh
cinta, sayang, tahu, mengerti, menghayati, menikmati dan
menjalani falsafah/Ajaran/Nasehat/Agama tionghoa yg disampaikan oleh
banyak leluhurnya, apa masih masih sempet,bisa,mau menjadi Kristen yg
bagaimanapun juga sedikit banyak atau banyak sekali tidak sama bahkan
bertentangan, dalam hal perilaku, adat istiadat keseharian maupun
konsep-falsafah tentang hidup-kehidupan dan alam semesta??
Pernah saya dengar, ada satu daerah di pulau Jawa dekat ibukota
Jakarta, yaitu Tangerang, ada seorang encek yg menjadi target
untuk dikristenkan, setelah menerima segala move,appoach sampai
intimidasi & teror, encek yg sederhana ini menjawab dengan
lugu & tanpa maksud negatip: *owe(?) mah tenglang !.* Setelah
tahapan indoktrinasi, training how to win & sell ala Anthony Robbin
dan Bill Graham selesai, seorang Cina Banana akan menjadi Kutu Cina.
Masih ingatkan cerita bangkai singa yg habis dimakan kutunya
sendiri. Karena itu ada seorang kawan yg pernah berkata: Kalo anda
sekolahkan anak-anak disekolah Kristen itu sama saja seperti anda
membayar seseorang untuk mengajar anak memusuhi anda !!! Pake
uang orang tionghoa untuk memerangi/menghilangkan kebudayaan/agama
orang tionghoa!! Ironis atau menggembirakan? pintar atau (maaf)
bodoh?
Dengan demikian apakah kata2: by race I'm Chinese, by grace
I'm Christian adalah absurd ??. Welcome, Coming Home, bagi kita yg
masih Banana jangan takut ! untuk menjadi 'Jeruk' , menjadi Tionghoa
sejati ! Welcome, Coming Home, untuk teman semua yg mau
jadi 'Jeruk', menjadi tionghoa
sejati.
makasih, AT
__________________________________________________ Do
You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection
around http://mail.yahoo.com
.:
Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.
.: Kunjungi
website global : http://www.budaya-tionghoa.org
:.
.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua
:.
.: Jaringan pertemanan Friendster : budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx
:.
YAHOO! GROUPS LINKS
Visit your
group "budaya_tionghua" on the
web.
To unsubscribe from this
group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service.
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.
.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.
.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.
.: Jaringan pertemanan Friendster : budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
YAHOO! GROUPS LINKS
|