logo       

RE: Re: Cina Banana yg Kutu Cina: msg#00693

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: RE: Re: Cina Banana yg Kutu Cina

Kenapa sih terlalu dipersoalkan kalau orang Cina atau
orang Tionghoa yang mau masuk agama Kristen Atau
Katolik atau Bethani atau Kristen yang lainnya,
sedangkan orang Cina atau orang Tionghoa yang masuk
Islam tidak pernah anda-anda menyinggungnya, apa tidak
ada keberanian pada majoritas ?
Kenapa tidak dihujat juga mereka yang mualaf karena
mereka juga meninggalkan malah melupakan tradisi dan
kepercayaan mereka sebagai yang terlahir dari etnis
Cina / Tionghoa ?

Saya pikir kita harus bisa menjadi bijaksana dalam
hidup ini , bijaksana dalam perilaku dan perbuatan dan
perkataan seperti yang diajarkan oleh yang kita anggap
GURU / Maha GURU kita.


Saya mau bertanya pada pakar-pakar kebudayaan Cina di
milis ini dan harap beri jawaban-jawaban atau komentar
yang bijaksana,

Saya lahir di Indonesia karena kakek saya yang asli
dari Cina Daratan menikah dengan nenek yang sudah
menjadi Cina peranakan / lahir di Indonesia juga.
Kedua orang tua saya adalah otomatis cina peranakan
generasi ke 1 dan saya adalah Cina peranakan generasi
ke 2.

Saya sekolah di sekolah Katolik karena pemikiran
orang-tua saya bahwa sekolah Katolik lebih bermutu
dari sekolah yang lainnya dalam hal pelajaran.

Kami di rumah menggunakan bahasa Indonesia sebagai
bahasa dirumah dan orangtua kami berbahasa daerah (
Sunda )dan bahasa Hok-kian dengan kakek-nenek dan juga
bahasa Indonesia dengan anak-anak.

Kami anak-anak tidak pernah diajarkan bahasa Hok-kian
atau Mandarin, tapi budaya seperti sembayang pada
leluhur ( orang tua yang sudah meninggal ) masih
dilakukan oleh orang-tua kami.

Sesudah kami mulai dewasa, kami diberi kebebasan untuk
menentukan jalan hidup ke agamaan kami.
Terbukti dalam keluarga kami ada yang beragama Kristen
dan juga Katolik dan juga yang belum menganut salah
satu agama.
Dan kami tidak pernah berantem gara-gara agama.

Kami juga dibelikan buku-buku cerita misalnya "Sam
Kok, Sie Djin Koei,Sun Go Kong dll " juga kami baca
cersil "To Liong To, Sin Tiaw Hiap Lu dan lain lain",
juga kami baca buku" Maha Barata, Bharata Yuda",
tapi perasaan kami tetap pada Indonesia dengan sejarah
dan kebudayaan nya yang telah berbaur dengan
kebudayaan asing.

Kami juga merayakan Imlek, Cap Go Meh , Peh Cun, Tiong
Cu Piah ( sembayang Bulan), perayaan Onde dan yang
lainnya .


Pertanyaan saya :

Apakah saya dan saudara-saudara saya adalah sebagai
cina yang tidak tahu kebudayaan dan adat istiadat
Tinghoa ?
(yang sangat di sanjung-sanjung itu ),

padahal budaya dan tradisi keluarga kami adalah apa
yang kami terima dari orang tua dan kakek nenek kami
dan pada keluarga yang lain mungkin tradisi dan
budayanya lain lagi.

Saya yang Cina ( dalam Etnis ) , warga negara
Indonesia, hidup dan mati di Indonesia, mengenal
sejarah bangsa ini, mengenal tradisi bangsa ini,
mengenal masalah negeri ini, mempunyai sahabat dan
kenalan si Bambang, Mandra, Kabayan, CutNyak ...,
Muhamad, Siti, Doel, Ucok, Malin, Mbok Berek, Sakerah
dan lain-lain dan kami tidak kenal dekat ( hanya dalam
Berita dan film saja ) tokoh yang ada di RRC atau
Taiwan ( luar negeri)yang orang Cina itu dan yang
kebetulan saya beragama Katolik dan saya tidak pernah
memaksakan agama saya pada orang lain siapapun dia.

Apakah saya dapat jadi orang yang tidak dihujat oleh
anda yang merasa terancam dengan adanya saya diantara
anda ?

Dua pertanyaan saya ini mohon dijawab dengan jujur
oleh orang yang tahu budaya Tionghoa asal Tiongkok dan
bukan budaya Tionghoa asal Indonesia .

Terima kasih pada sdr yang mau menanggapi ini.

syalom
Tuhan memberkati.




--- Arifin Tanzil <arifintanzil-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:

> Sobat sekalian,
> Apa barangkali tulisan Agung dibawah ini yg
> menjelaskan sedikit arti sebener-benernya yang
> disebut Chinese Banana ?
>
> Cina Banana adalah orang tionghoa yg telah
> dikristenkan. Kalau dikatakan kristen itu artinya ya
> kristen dan katolik karena pada dasarnya mereka ya
> sama. barangkali perumpamaannya seperti apakah
> Belanda dan Jepang sama ? ya, sama2 penjajah.
>
> Menjadi Kristen apa masih orang tionghoa??
> Apa arti menjadi tionghoa? Apakah hanya secara
> fisik saja seseorang dikatakan tionghoa? apakah dgn
> berbahasa mandarin atau dialeknya saja? atau
> mengenal sejarah 5000 tahunnya saja? apa tidak ada
> yg lebih esensial dari pada itu semua?
> Seorang tionghoa yg sungguh cinta, sayang, tahu,
> mengerti, menghayati, menikmati dan menjalani
> falsafah/Ajaran/Nasehat/Agama tionghoa yg
> disampaikan oleh banyak leluhurnya, apa masih masih
> sempet,bisa,mau menjadi Kristen yg bagaimanapun juga
> sedikit banyak atau banyak sekali tidak sama bahkan
> bertentangan, dalam hal perilaku, adat istiadat
> keseharian maupun konsep-falsafah tentang
> hidup-kehidupan dan alam semesta??
>
> Pernah saya dengar, ada satu daerah di pulau Jawa
> dekat ibukota Jakarta, yaitu Tangerang, ada seorang
> encek yg menjadi target untuk dikristenkan, setelah
> menerima segala move,appoach sampai intimidasi &
> teror, encek yg sederhana ini menjawab dengan lugu &
> tanpa maksud negatip: owe(?) mah tenglang !.
>
> Setelah tahapan indoktrinasi, training how to win
> & sell ala Anthony Robbin dan Bill Graham selesai,
> seorang Cina Banana akan menjadi Kutu Cina. Masih
> ingatkan cerita bangkai singa yg habis dimakan
> kutunya sendiri.
> Karena itu ada seorang kawan yg pernah berkata:
> Kalo anda sekolahkan anak-anak disekolah Kristen itu
> sama saja seperti anda membayar seseorang untuk
> mengajar anak memusuhi anda !!! Pake uang orang
> tionghoa untuk memerangi/menghilangkan
> kebudayaan/agama orang tionghoa!! Ironis atau
> menggembirakan? pintar atau (maaf) bodoh?
>
> Dengan demikian apakah kata2: by race I'm Chinese,
> by grace I'm Christian adalah absurd ??. Welcome,
> Coming Home, bagi kita yg masih Banana jangan takut
> ! untuk menjadi 'Jeruk' , menjadi Tionghoa sejati !
> Welcome, Coming Home, untuk teman semua yg mau jadi
> 'Jeruk', menjadi tionghoa sejati.
>
> makasih,
> AT
> agung setiawan <agoeng_set-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx> wrote:
> ga benci ama org2 tionghua yg nasrani kok, cuma
> kadang2 kesel ama sebel aja kok udah ganti malah
> menghujat balik, apalagi kalo hujatannya ga ada
> dasar
> dan asal koar2 pake dasar KATANYA. jujur g eneg
> banget
> liat org begitu. tp kalo mereka juga "tau diri" n
> tau
> menempatkan diri seh g ok2 aja tuh, banyak kok tmn
> yg
> tionghua kristen.





.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise