China Klaim Laksamana Zheng Ho Penemu Benua Amerika Sebelum
Kolumbus
Beijing, (Analisa)
China dikenal sebagai penemu pertama bubuk mesiu, kertas dan kompas, dan kini
China juga mengklaim sebagai penemu pertama benua Amerika, bukan Kolombus!
Sebuah peta yang dikatakan berasal dari tahun 1418 menunjukkan bahwa armada
kapal China telah berlayar ke benua Amerika berpuluh-puluh tahun sebelum
Christopher Columbus tiba di benua itu. Peta itu dieksibisikan di Beijing, Senin
(16/1), dan kini mendapat perdebatan luas.
Peta itu, yang dicetak ulang di abad 18 yang merupakan penggandaan dari versi
asli tahun 1418, menggambarkan Amerika Utara dan Amerika Selatan, dengan detail
yang tidak biasa.
Peta itu dikatakan dibawa tahun 2001 oleh seorang pengacara China yang juga
seorang kolektor China, Liu Gang, yang mengatakan ia tidak menyadari begitu
pentingnya peta itu sebelum ia membaca buku penulis Inggris yang menyatakan
bahwa seorang Laksamana China sebenarnya telah mendahului Kolombus.
Penulis itu, Gavin Menzies, dalam bukunya '1421: Tahun China Menemukan
Amerika' mengatakan Laksama Zheng Ho memimpin armada yang terdiri dari 30.000
pria dan 300 kapal untuk berlayar ke Benua Amerika di abad ke 15 untuk
memperluas pengaruh kekaisaran China.
?Peta ini menunjukkan informasi yang saya percaya akan membantu kita memahami
perjalan ke tujuh Zheng Ho,? kata Liu, yang membawa peta tersebut yang dijual
seharga 500 dolar.
?Peta ini menggarisbawahi bahwa penjelajah China telah berada di Amerika
bertahun-tahun sebelum Kolumbus,? katanya.
Tapi klaim itu ditentang banyak pihak.
Beberapa pakar menyatakan adanya ketidaksinkronan karena peta tersebut
menggunakan bahasa yang tidak sesuai dengan gaya bahasa China di era Dinasti
Ching.
Laksamana Zheng Ho dikenal dunia sebagai penjelajah Afrika dan Asia. Zheng
Ho, seorang laksamana Muslim China, juga sangat dikenal di Indonesia karena
pernah ?mampir? dan mendirikan perkampungan di Pulau Jawa.
(Ant/Rtr/tkz)