logo       

Re: Penanggalan Imlek yg beda Tahun ?: msg#00388

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Re: Penanggalan Imlek yg beda Tahun ?

sdr.Ucup,


saya akan memberikan sedikit komentar dibawah ini.

--- In budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, "MANG UCUP"
<mangucup@xxxx>
wrote:
>
> Tahun Baru Imlek ini seharusnya adalah tahun 4643 jadi bukannya
tahun 2557
> seperti yang dicantumkan dimana-mana.
>

Selain tahun 4643 ada tahun 4703 itu sering dipakai oleh Taoist.
Dan disebut DaoLi atau kalender Tao. Dihitung dari masa naiknya
HuangDi sebagai raja.

> Perayaan Tahun Baru Imlek (Sienci) atau Tahun Baru Kongfuzius 1
Cia Gwee
> 2557 menurut penanggalan masehi jatuh pada tanggal 29 Januari
2006. Tahun
> Ayam 2005 akan berganti dengan tahun Anjing 2006. Dan tahun Baru
Imlek
> selalu jatuh antara tgl 21 Januari s/d 19 Februari.
>
> Dalam sejarah tercatat, bahwa penanggalan Imlek dimulai sejak
tanggal 8
> Maret 2637 SM, sewaktu Kaisar Oet Tee / Huang Ti (2698-2598 SM)
mengeluarkan
> siklus pertama pada tahun ke-61 masa pemerintahannya. Jadi
tepatnya ialah
> 4643 tahun yang lampau, tetapi kenapa tahun baru Imlek sekarang
ini disebut
> th 2557 ?
>

Ada 2 sistem penghitungan. Yaitu 76 Yuan atau 77 Yuan ( cat: 1 Yuan
bisa dikatakan adalah 60 tahun atau 1 JiaZi, terkadang disebut 60
hua jiazi ).
Sepanjang yang saya ingat, yang diterima adalah hitungan 76 Yuan.
Dan apa yang saya ingat, perbedaan itu adalah dihitung sejak HuangDi
memerintah atau tahun ke 60 HuangDi memerintah.
Yang menggunakan tahun HuangDi memerintah adalah kaum Taoist.

> Masalahnya sejak penanggalan Imlek dikeluarkan mereka tidak pernah
> menghitung tahun, disamping itu Kaisar Han Bu Tee (140-86 SM) dari
Dinasti
> Han (206 SM-220) menetapkan ajaran Kongfuzius (Kong Hu Chu)
sebagai agama
> resmi, dan penanggalan (He Lek) yang dianjurkan oleh Kong Hu Chu
inilah
> yang akhirnya resmi untuk dipakai oleh semua orang di Tiongkok.
>

Bukannya tidak menghitung, tapi sistem perhitungan yang tidak
bersifat menambah, tapi kembali lagi pada siklusnya.
Perhitungan ada 2 macam yaitu berdasarkan tahun kaisar memerintah
dan dengan JiaZi. Bisa anda lihat tabel tahun pemerintahan dinasti
Qing di files website atau mailinglist ini.
Jadi perbedaan sistem perhitungan dengan sistem kalender barat itu
hanya cara menghitung tahun saja.

Perbedaan sistem jatuhnya musim semi itu yang membedakan antara 3
penanggalan.
Perhitungan bulan pada jaman dahulu adalah menggunakan ranting bumi
atau dizhi.

Xia li
zi= 11
chou= 12
yin= 1
mou = 2
chen =3
se= 4
wu=5
wei=6
shen=7
you=8
xu=9
hai =10

Sedangkan pada Zhou Li, bulan 1 jatuh pada bulan Zi dan pada
penanggalan Qin, bulan 1 jatuh pada bulan Hai. Zhou Li dan Qin Li
adalah sistem penanggalan pra Han WuDi.

Yang dilakukan pada masa Han WuDi adalah memindahkan bulan atau
menjadikan bulan Yin itu adalah bulan 1.

Secara umum, sistem itulah yang dipakai kemudian.
Dan memang berkat anjuran KongZi itulah saat musim semi bisa menjadi
awal tahun baru.

> Maka dari itulah tahun pertamanya dihitung mulai dari tahun
kelahiran Kong
> Hu Chu, yaitu tahun 551 SM, sehingga dengan demikian penanggalan
Imlek dan
> penanggalan masehi itu berselisih 551 tahun. Jika tahun masehi
saat ini
> 2006, maka tahun Imleknya menjadi 2006 + 551 = 2557. Karena
dihitung sejak
> Kong Hu Chu lahir maka dari itu tahun Imlek lazim juga disebut
sebagai
> Khongculek.
>

Sepanjang yang saya tahu, sistem perhitungan dengan apa yang anda
sebut Kongzi li itu tidak pernah ada diluar negri atau berlaku
secara umum.
Rata-rata menyebut Yin Li, Xia Li atau Nong Li.
Istilah ini hanya saya dengar di Indonesia, mungkin ada rekan lain
yang ingin menambahkan atau mengkoreksi ?
Atau menjelaskan sejak kapan tahun lahirnya Kongzi menjadi tahun
yang menjadi patokan tahun baru imlek ?

Karena sepanjang yang saya ingat sistem tahun yang bersifat menambah
terus itu juga seingat saya baru muncul pada awal abad ke 20 atau
akhir abad ke 19.
Sebelumnya masih menggunakan sistem tahun kerajaan dan JiaZi.

> Kalender Gregorian atau kalender penanggalan yang dipakai oleh
kita pada
> saat ini berdasarkan hari lahir-Nya Tuhan Yesus maka dari itu juga
sering
> disebut sebagai penanggalan Masehi. Sedangkan tahun penanggalan
Imlek
> berdasarkan hari lahirnya Kong Hu Chu.
>
>
> Tahun Baru Imlek muncul dari tradisi masyarakat agraris Tiongkok.
> Penanggalan ini sangat cocok bagi petani karena penanggalan
tersebut
> perhitungan musim, peredaran matahari, serta uraian penjelasan
mengenai
> iklim, maka penanggalan tersebut jadi populer dan disebut juga
Long Lek
> (penanggalan petani). Hal inilah yang disyukuri petani, karena
selain panen,
> masa itu baik untuk menanam kembali untuk musim berikutnya. Dengan
demikian,
> selain suasana syukur, Imlek juga munculnya harapan baru untuk
masa depan
> (musim) yang lebih baik.
>

Istilah sebutan untuk NongLi bisa dikatakan dimulai pada tahun 1968.
Pada masa itu adalah masa Revolusi Kebudayaan, dimana yang disebut
kuno itu dicoba dihapus.
Sebelumnya rata-rata orang China disana menyebutnya Xia Li.

> Oleh sebab itulah dahulu mereka saling mengucapkan selamat tahun
baru tsb
> dengan ucapan "Sin Cun Kiong Hie" (Xin Chun Gong Xi) yang berarti
selamat
> menyambut musim semi, tetapi ucapan demikian sekarang udah kuno
alias tidak
> trendi lagi, karena telah diganti dengan ucapan "Gong Xi Fa Cai"
atau (Kiong
> Hie Hoat Tjay) yang berarti semoga sukses selalu atau selamat jadi
kaya,
> maklum generasi sekarang lebih ke money oriented begitu,
>

Orang selatan yang di daerah GuangDong dan Hongkong serta FuJian itu
lebih sering menggunakan istilah GongXi FaCai.

> Sistem penanggalan Imlek ini digunakan juga dalam kehidupan
keagamaan di
> antara umatnya di Jepang, Korea, Vietnam, Taiwan, Burma, dan
negara lainnya
> meskipun dengan nama yang diucapkan berbeda-beda tetapi merayakan
hari tahun
> barunya sama. Bahkan di lingkungan agama Budha Sekte Mahayana yang
> berkembang di kawasan Asia Timur juga menggunakan penanggalan
Imlek guna
> menentukan hari-hari suci keagamaannya mereka.
>
> Tahun Baru Khon Hu Chu (Imlek) selalu jatuh pada bulan baru (Chee
It / Chu
> Yi) setelah memasuki Tai Han (T Kan) 21 Januari (Great Cold - saat
> terdingin), sampai dengan tibanya Hi Swi (Yi Suei) 19 Februari
(spring
> showers - hujan musim semi).
>
> Hanya perlu diketahui; sejak tahun 1912 di Tiongkok sendiri secara
resmi
> menggunakan penanggalan Gregorian seperti di Indonesia oleh sebab
itulah
> mereka menyebut penanggalan ini sebagai penanggalan Xi Li atau
penanggalan
> dari barat.
>

Selain disebut Xi Li juga disebut Gong Li.


hormat saya,


Xuan Tong

> Apabila Anda ingin membaca lebih banyak lagi mengenai China maupun
budayanya
> silahkan simak di www.budaya-tionghoa.org atau bergabung menjadi
member
> mailist di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/
>
> Wang U Chup
> By Race I am Chinese and By Grace I am Christian
> Email: mang.ucup@xxxx
> Homepage: www.mangucup.net
>






.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise