|
| <prev next> |
Fwd: Kemerdekaan ber-agama & mendirikan kuil (shrine)pribadi.: msg#00449culture.region.china.budaya-tionghua
Kemerdekaan memeluk agama apakah bisa diartikan bahwa di tempat perumahan, kita berhak mendirikan suatu kuil atau shrine pribadi? Kini soal kemerdekaan beragama dan soal kuil pribadi menjadi persoalan yang cukup gawat yang dihadapi satu council di Sydney sini. Council ini yang dihuni oleh lebih dari 60% pendatang, pendatang yang menetap di Australia tapi yang lahir di luar negeri. Dimuka beberapa rumah di kawasan yang berjibun para imigran dari luar ini, mereka saat ini kelihatannya saling berlomba untuk mendirikan sebuah kuil. Walaupun kuil( shrine), ini masih dalam taraf kecil2an, tapi terutama apabila di dirikan dimuka rumah akan mengundang banyak suara pro dan kontra dan achirnya menjurus ke persoalan argumentasi soal kemerdekaan beragama atau lebih luas lagi menyangkut freedom of expression. Mula2 ada satu keluarga yang dalam duka citanya karena anak satu2-nya, anak laki2nya meninggal dunia karena menderita legionair desease. Saking berbela sungakwa yang tidak menemukan kepuasaan, mulai didalam rumah yang sudah dihiasi berjibun banyaknya foto2 anak lelakinya yang wafat ini, kepuasaan tidak terpenuhi. Keluarga ini meminta ibaratnya orang luaran tahu betapa mereka ini dirudung kesedihan. Mereka mendirikan semacam kuil dihiasi dengan macam2 memoribilia dan foto anak lelakinya yang telah wafat ini. Selang beberapa waktu setelah banyak dikunjungi para peziarah ,lama2 ada semacam milieu baru tercipta. Katanya banyak orang yang sembuh atau dapat penyegaran setalah mengunjungi ziarah ke kuil privat ini. Tahu2 soal kematian anak lelaki ini yang meninggal dalam usia 33 tahun dijadikan semacam "anggapan" bahwa ini adalah titisan-nya Jesus Kristus, Jesus yang meninggal dalam usia 33 tahun. Perkara kuil pribadi sekarang marak meluas di kawasan ini. Sudah ada etnis Itali dari Calibria sekarang mendirikan semacam gereja di double garage-nya. Walaupun misa atau pertemuan jemaaah hanya dilakukan sebulan sekali, rupanya mulailah banyak menimbulkan argumentasi menyoal ke kemerdekaan ber-agama ini. Juga sekarang ada etnis Lebanon yang mendirikan sebuah gereja(Kristen Maronit) dan setalah selesai persekutuan mereka ramai2 dansa2 dimuka rumah dengan menerpa genderang. Sampai2 sekarang council turun tangan dan mulai meninjau kembali kegiatan2 yang menyangkut persoalan agama. Pertama yang diajukan oleh council yalah pertama: kuil2 privat itu memerlukan izin bangunan, kedua residential area tidak boleh dicampur aduk dengan daerah business atau kegiatan community yang mengundang banyak orang dalam waktu dan tempat tertentu. Ini bisa mengganggu arus lalu lintas daerah itu dan sangat mengganggu ketentraman ,karena ke-berisikan orang yang lalu lalang dan kegiatan lain yang mengundang/menimbulkan keberisikan. Aku pikir2 bagaimana nantinya kalau orang sampai sebegitu jauh ingin mendirikan misalnya sebuah komuniti, misal2nya mau devil worship dengan memakai memotong kambing atau ayam sebagai berkah?. Terang "sedekah" korban macam begini tidak bisa dikerjakan ditempat privat ,karena memotong binatang harus di lakukan di penjagalan. Disinilah kita sampai ke persoalan dengan situasi yang bisa dikatakan : ketelanjur, salah kaprah atau kebablasan. Jadinya kita harus ingat apa2 yang dalam bahasa linggisnya pakai too itu selalu jelek. Too religious dalam hal ini, sehingga mengnndang antipati dan cemoohan. Memang benar tuh soal agama itu harus dipisahkan dengan urusan negara. Agama dalam hal tersebut diatas, mendirikan kuil sudah melanggar peraturan by laws-nya council. Disinilah perlunya ada aturan bagi pendirian rumah ibadah. Rumah ibadah tidak boleh di dirikan di pemukiman penduduk. Gereja, masjid dan semua tempat ibadah agama harus dilokalisasi tersendiri jauh dari pemukiman penduduk. Tidak saja sangat mengganggu traffic juga keributan suara chotbah bisa mengganggu orang lain. Harry Adinegara Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Clean water saves lives. Help make water safe for our children. http://us.click.yahoo.com/YNG3nB/VREMAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: ppiindia-digest-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 5. No-email/web only: ppiindia-nomail-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx 6. kembali menerima email: ppiindia-normal-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx |
|
| <Prev in Thread] | Current Thread | [Next in Thread> |
|---|---|---|
| Previous by Date: | Prinsip-prinsip Hidup oleh Zhu Zi (æ?±æ??ç?§ä¹?æ²»å®¶æ ¼è¨?): 00449, Stevan Raharjo |
|---|---|
| Previous by Thread: | Prinsip-prinsip Hidup oleh Zhu Zi (æ?±æ??ç?§ä¹?æ²»å®¶æ ¼è¨?)i: 00449, Stevan Raharjo |
| Indexes: | [Date] [Thread] [Top] [All Lists] |
| News | FAQ | advertise |