logo       

Fw: Kongkou achir tahun 2005.essay: msg#00445

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Fw: Kongkou achir tahun 2005.essay

 
----- Original Message -----
Sent: Friday, December 30, 2005 1:04 AM
Subject: Kongkou achir tahun 2005.essay

Kongkou achir tahun 2005 ? Apakah uang membawa orang bahagia?

 

Pada kesempatan menjelang achirnya tahun 2005 dan akan datangnya Tahun Baru 2006 marilah kita berkongkou-kongkou tentang kebahagian dan kesenangan seseorang. Bahagia tidak akan ada kalau tidak ada kesusahan. Tahun 2005 adalah tahun dalam sejarah dunia dengan banyak ketakutan dan kesusahan. Takut akan teroris dan pemboman seperti di Bali, London, Spanyol dan peperangan. Takut akan bencana alam seperti Tsunami di Aceh, Thailand, Sri Langka, Christina di New Orleans, dan di Pakistan-India, dengan akibat berpuluhan ribu korban manusia. Kita berharep agar tahun 2006 akan memberikan keamanan dan kebahagian bagi semua umat manusia seluruh dunia!

Bahagia bukannya selalu disebakan oleh uang, tetapi banyak uang juga tidak membuat kesusahan, uang hanya mempermudah kehidupan individu. Seorang anak yang lahir dalam keluarga yang kaya tidak selalu lebih bahagia dari teman-temannya. Uang tidak membuat seseorang selalu hidup seolah-olah dalam paradise. Juga seorang hartawan hidup seperti umumnya manusia dengan ups en downsnya.

            Janganlah mencari kebahagian hanya dalam materiil saja. Bekerja keras, tergesa-gesa, makan dengan cepat, kurang tidur, selalu membandingkan dengan orang lain dan memikirkan bagaimana dia bisa lebih kaya dari orang lain. Kehidupan mereka akan menderita dan hidup dengan lebih banyak stress, bahkan sering bertengkaran dalam keluarga, karena konflik-konflik dalam pengeluaran uang. Kalau kita dari Surabaya akan ke Malang, apa bedahnya naik mobil Mercedes dan naik kereta api, keduanya sampai tujuan yang kita tujuh dan apa bedahnya makan Soto di Restaurant dari Hotel berbintang dan di Pasar Atom? Kalau si kaya makan soto di restaurant yang elit dengan cepat, apakah ini lebih nikmat dari pada makan soto dengan tenang dan dapat merasakan enaknya dari bahan-bahan yang dicampur dan empuknya daging di pasar atom? Saya rasa tidak, mereka sama-sama mersakan kepuasannya sesudah makan soto, dan dengan perut yang penuh meneruskan berjalan-jalan. Ini semua terletak pada state of the mind!

            Saya rasa orang akan lebih baik dan lebih bahagia dengan uang yang didapat dari kerja. Bahagia hidup sebisanya dicari dari hal-hal yang kecil-kecil dari saling respek, toleransi, ketenangan jiwa, tidur yang nyenyak, keakoran dalam keluarga, makan dengan tenang kesukaan kita, libur, piknik, nonton bioskop etc.etc. jangan berbuat yang merugikan umum. Ini yang orang menamakan kekayaan jiwa seseorang.

            Nikmatilah kehidupan pikirlah betul-betul pengeluaranmu untuk berpesta ria penggantian tahun, jangan menghambur-hamburkan uang, sebab kalau anda memakai uang tanpa dipikir uangnmu sebentar saja akan habis.

Advisku ialah berikan anak-anakmu pendidikan yang baik, karena kekayaan diotak seseorang tidak akan ?bangkrut? selama yang punya masih hidup.

Saya mendoakan anda semua:

 

?Wishing you all a happy New Year 2006?

 

Dr. Han Hwie-Song

Breda, 28 desember 2005  The Netherlands

 



.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster : budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.




YAHOO! GROUPS LINKS




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise