logo       

Re: Antara Filsafat dan Agama (Konfusianisme): msg#00396

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Re: Antara Filsafat dan Agama (Konfusianisme)

sdr.Vidi ,


alam kematian menurut KongZi memang tidak pernah dijelaskan secara
gamblang dan tegas.
Saya berpendapat sebenarnya dalam Confuciusm membahas masalah itu
juga hanya tidak tampak ke permukaan atau terlewatkan.
Kita harus ingat bahwa KongZi tidak pernah mengatakan mendirikan
ajaran yang baru tapi menggali dari yang lampau dan memegang tradisi
yang telah ada.
Selain hal itu ternyata KongZi menganjurkan agar setiap kaisar harus
melakukan upacara FengShan ·â ìø (cat: harap dibaca FengShan bukan
FengChan) sebagai legitimasi kekuasaannya sebagai pelaksana mandat
langit.

Kaum Confuciust menganggap bahwa upacara FengShan itu selayaknya
dilakukan di gunung TaiShan ̩ɽ. Pandangan ini disebabkan karena
ada keyakinan bahwa gunung Tai merupakan tempat dimana roh orang
(cat : gui shen ¹íÉñ) yang meninggal kembali ke gunung Tai.
Jadi legitimasi sebagai pelaksana mandat langit juga dikukuhkan oleh
para leluhur. Salah satu kaisar yaitu Qin ShiHuang melaksanakan
upacara FengShan ini dan dalam perjalanannya ke gunung Tai itulah
beliau meinggal.
Jadi berdasarkan hal diatas konsep alam kematian orang Tiongkok
jaman purba (cat:termasuk sebagian besar filosof Tiongkok kuno)
dalam pandangan saya adalah pindah alam atau dimensi. Faktor lain
adalah barang-barang bagi mereka yang meninggal.

Kita selama ini mengenal bahwa alam kematian ada 2 yaitu :
1.surga dan neraka
2.reinkarnasi.

Tanpa pernah berpikir bahwa sebenarnya ada satu konsep alam
kematian yaitu pindah alam atau dimensi.
Setahu saya budaya dan kepercayaan Mesir kuno juga demikian.
Jadi dalam pandangan saya, tidak ada salahnya mengenai konsep alam
kematian itu seperti pindah alam sama seperti reinkarnasi atau surga
neraka. Pada hakekatnya kita belum pernah mati, semua alam kematian
yang kita dengar itu merupakan cerita semua.
Entah cerita YuLi atau cerita-cerita lainnya mengenai orang yang
meninggal kemudian hidup kembali dalam cerita Tiongkok (cat:misalnya
Ge Hong, Zhang SanFeng dan lain-lain).

Walaupun demikian pada masa dinasti Song , ZhuXi Öììä mengeluarkan
konsep dari Tai Xu Ì«Ðé (cat: bisa diartikan kesunyataan mutlak atau
besar)kembali ke Tai Xu.
Zhu Xi mungkin dipengaruhi oleh Chen Tuan ³Â ÞÒ (cat:seorang
penganut Taoism )atau bisa juga sebaliknya ketika membicarakan
kosmologi alam semesta ini termasuk alam kematian.

Demikian pula pandangan mengenai Tuhan itu sendiri.
Kong Zi membicarakan Tian Xi ÌìÎý(cat:firman Tian atau Langit) tanpa
pernah mendeskripsikan Tuhan itu seperti apa.
Mungkin disebabkan suatu pandangan bahwa Tuhan itu berbentuk atau
bersifat impersonal. Lagipula dalam kepercayaan purba,penghormatan
kepada Langit dan Bumi (cat:representasi Yin Yang)merupakan
kewajiban para kaisar serta pejabat tinggi negara. Terkadang disebut
TianFu DiMu Ì츸 µØ ĸ(ayah langit bunda bumi), Tian Huang Hou Tu Ìì
»Ê ºóÍÁ ( kaisar langit ratu bumi).
Bisa juga hal ini direpresentasikan sebagai Tuhan yang impersonal.
Dan secara mudahnya Tuhan dalam versi Tiongkok itu tidak pilih
kasih, hanya mereka yang berbuat kebaikan itulah yang diberi anugrah
dari Tuhan.
Bagi saya itu adalah hal yang wajar saja.

Berdasarkan hal ini pula saya beranggapan bahwa Kong Zi tidak
membuat agama baru tapi melanjutkan tradisi yang ada serta pemahaman
jaman purba yang direvisi oleh Beliau.

Mungkin untuk lebih memahami konsep Tuhan serta alam kematian,
selayaknya kita mengkaji dan mempelajari kitab YiJing.
Kitab ini yang mendasari aliran filsafat Tiongkok itu seperti
Taoism, Confuciusm.

Ada satu hal yang menurut saya kurang pas dalam mengartikan
TianMing ÌìÃü. Dalam pandangan saya yang dimaksud Kong Zi itu
adalah suara rakyat jelata, bukan takdir Tuhan atau tujuan hidup.
Dalam hal tertentu memang TianMing bisa diartikan takdir tapi bisa
pula diartikan mandat langit atau suara rakyat.
Saya lebih cenderung mengartikan itu sebagai suara rakyat.



hormat saya ,



Xuan Tong

--- In budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, "vidi_hermes"
<vidi_hermes@xxxx> wrote:
>
> Saya sedang mempelajari tentang Konfusianisme, dan saya memiliki
> beberapa persoalan,saya mau diskusi beberapa hal.Bagaimana menurut
> saudara-saudara sekalian?
>
> 1.Jika dikatakan sebagai agama, Konfusianisme tidak begitu ambil
> peduli
> dangan beberapa hal yg di miliki oleh keagamaan(misalnya:doktrin
> kehidupan
> setelah kematian dan wahyu dari Tuhan/Dewa ), namun jika hanya
> dikatakan sebagai filsafat saja,
> tentu akan di cap sebagai atheis, padahal dalam beberapa hal
Konfusius
> juga menyebutkan kata "Thian"(langit/sorgawi).
>
> 2.Jika hanya sebagai ilmu ke filsafatan saja, maka tentu pemeluk
> konfusianisme di Indonesia harus memeluk salah satu agama
> (Islam,Katholik,Kristen,Buddha dan Hindu)lagi donk?atau apa perlu
> konfusianisme di padukan dengan Taoisme ataupun Buddhisme(Jadi
Ngaco n
> tidak taat asas donk^^)?padahal tidak begitu cocok....
>
> jadi bagaimana? Filsafat, Agama, atau Filsafat-Keagamaan?
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help the victims of the Pakistan/India earthquake rebuild their lives.
http://us.click.yahoo.com/it0YpD/leGMAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/







<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise