logo       

Re: Lun Yu Sehari-hari--perlu disalin di milis BT: msg#00395

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Re: Lun Yu Sehari-hari--perlu disalin di milis BT


> Mohon maaf atas ketidak-telitian saya membaca posting Anda. Sorry!!
> Saya setuju sekali kalau dikatakan ajaran Konfusianisme memiliki sifat
> universal. Memang demikianlah masyarakat Tionghoa secara tradisional
> tidak pernah menjadikan agama sebagai identitas diri. Satu-satunya
> identitas universal antara sesama Tionghoa adalah nilai yang
> terkandung dalam (atau) ajaran Konfusianisme itu sendiri.
> Sebenarnya status epistemologi Konfusianisme itu lebih dari sekedar
> agama, ia mengatasi perbedaan-perbedaan agama dan mempersatukan
> masyarakat Tionghoa yang berbeda-beda agama dalam satu kesatuan
> universal : KETIONGHOAAN.
> Berkali-kali saya ungkapkan pada kawan-kawan Matakin, bahwa adalah
> kerugian besar kita menarik status Konfusianisme menjadi sekedar agama
> yang disejajarkan dengan agama lain di Indonesia. Konfusianisme yang
> sebenarnya bisa berfungsi sebagai perekat antara sesama Tionghoa yang
> berlainan agama telah dijadikan milik salah satu kelompok orang yang
> mengklaim itu sebagai agama mereka!!
> Akhirnya, saya yang beragama Katolik menjadi tidak punya hak apa-apa
> lagi terhadap ajaran Konfusianisme!!??
> Konfusianisme yang seharusnya berfungsi sebagai perekat telah diubah
> menjadi salah satu alat segregasi masyarakat Tionghoa! Tragis!!!!!
>
>
> Salam,
>
>
> Erik
>
Koh Erik, ditengah degradasi moral bangsa, generasi muda saat ini, apa
yang diperjuangkan oleh pihak Matakin merupakan suatu hal yang patut
didukung.
Setelah selama puluhan tahun mendapat tekanan dan perlakuan tidak adil
dari penguasa Orba, sekarang umat KongZi dapat lebih leluasa mendapat
ketenangan dalam melaksanakan ibadah, upacara pernikahan, dll.
Anggap saja seperti yang anda katakan bahwa Konfusianisme dapat
digunakan sebagai perekat komunitas ZhongHua, apakah masih relevan
pada saat ini, dimana orang ZhongHua sendiri ada yang "alergi" dengan
ajaran KongZi, dimana generasi muda saat ini telah luntur
penghormatannya terhadap Leluhur dan Orang Tua sendiri, ditengah kacau
balaunya moral generasi muda.
Ajaran KongZi bersifat Universal, bisa sebagai Filsafat, Pendidikan
Budi Pekerti maupun Agama. Dan hal ini merupakan keunggulan tersendiri
dibanding Agama lain yang kebanyakan terlalu dogmatis (terutama agama
yang berasal dari Timur Tengah makanya disana dari zaman bahula sampai
sekarang perang melulu), saya telah banyak mendengar dari para ahli
bahwa yang dibutuhkan oleh bangsa ini bukan pendidikan Agama tapi
Pendidikan Budi Pekerti. Tapi beginilah bangsa ini baru puas kalau
mencantumkan Agama:.........
kalau nggak nanti di cap PKI atau atheis, padahal orang beragama belum
tentu sebaik orang atheis.
Saya justru melihat bahwa ajaran KongZi bukan milik orang ZhongHua
semata, tapi merupakan perwujudan dari filosofi dan budaya timur.
Zaman sekarang beda dengan zaman dahulu, zaman sekarang segala
diktak-kotakkan kamu agama A, dia agama B, saya agama C, klau dahulu
mana ada KTP atau peraturan tetek bengek lainnya.

Salam,

Liang DeZeng





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/f4eSOB/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/







<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise