|
|
Re: Re: Lun Yu Sehari-hari--perlu disalin di milis BT: msg#00381
culture.region.china.budaya-tionghua
|
Subject: |
Re: Re: Lun Yu Sehari-hari--perlu disalin di milis BT |
Erik menulis:
Demikian pendapat saya. Mohon dikoreksi bila saya salah.
(Saya heran, kenapa Rinto Heng yang adalah salah satu moderator bisa
jadi ikut-ikutan tidak setuju dengan postingan Lun Yu??)
Salam,
Erik
Rinto Jiang:
Hm, Erik-heng,
Kalau dibaca lagi secara teliti, maka di dalam posting saya itu ada
terkandung perasaan setuju saya atas posting Lun Yu, cuma karena saya
bertindak sebagai moderator, maka sebelum ada kesimpulan lebih lanjut
atas kontroversi ringan Lun Yu di milis, maka tentu saja saya harus
mengambil sikap netral terlebih dahulu.
Di dalam posting itu, saya menekankan universalisme ajaran Konfusius
sehingga walaupun Konfusianisme dilembagakan sebagai agama oleh
sekelompok orang, tidak langsung ajaran Konfusius itu menjadi suatu
yang haram karena diklaim sebagai ajaran agama. Hal ini menjadi
sensitif karena kita telah sejak lama dididik bahwa agama itu menjadi
titik tolak utama dalam mengemukakan pandangan apapun. Agama terlalu
dipolitisir di Indonesia. Ini pendapat saya dari dulu.
Universalisme Konfusianisme itu dapat ditarik ke 2000 tahun lalu sejak
Dinasti Han, apapun agama negara pada saat itu, tetap saja
Konfusianisme mendapat tempat sebagai filosofi pemerintahan dan negara.
Bahan ujian kenegaraan tidak pernah memakai ajaran2 lain selain
Konfusius. Di zaman Han, Taoisme pernah berusaha menandingi
Konfusianisme, namun tetap saja kalah dalam hal universalisme.
Konfusianisme tetap dapat lebih banyak diterima oleh khalayak. Hal yang
sama terjadi di Dinasti Tang di mana Buddhisme berjaya, Konfusianisme
tidak pernah digantikan oleh Buddhisme sebagai filosofi negara. Hal ini
terus berlangsung sampai zaman Qing.
Universalisme Konfusianisme daapt dilihat dari satu hal lagi, yaitu
bagaimana misionaris Yesuit bukan hanya menyebarkan ajaran Kristen di
Tiongkok, namun juga menerjemahkan ajaran Konfusius dan membawanya ke
Eropa. Bila ada pengaruh ajaran Konfusius di dalam filsafat Barat,
jangan pernah merasa heran.
Dari sini, tidak usah disuratkan, saya tidak merasa Lun Yu tidak pantas
di sini. Demikian supaya jelas.
Rinto Jiang
.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.
.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.
.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.
.: Jaringan pertemanan Friendster : budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|
|
|