logo       

[Pendapat pribadi] Masalah Lun Yu: msg#00330

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: [Pendapat pribadi] Masalah Lun Yu

Dear all members,

Beberapa hari ini saya ada memperhatikan masalah Lun Yu antara yang
menganggap bahwa Lun Yu adalah kutipan ayat dari kitab suci sebuah agama
vs yang menganggap Lun Yu hanya kutipan bersifat ajaran filsafat.

Di Indonesia, segala macam hal sepertinya harus dan tidak dapat tidak
dikotakkan ke dalam sekat2 religius. Sebenarnya hemat saya sendiri,
masalah agama sudah kelewat dipolitisir di Indonesia.

Pandangan saya sendiri terhadap Lun Yu adalah bahwa Lun Yu adalah nilai2
ajaran dari Konfusius yang universal, tidak harus cuma dipandang sebagai
ajaran sebuah agama. Lalu bila ada yang mempertanyakan bagaimana bila
anggota beragama lain juga ramai2 mempostingkan kutipan ayat kitab suci
mereka ke milis budaya, jawaban saya sederhana saja. Bila tidak ada
hubungannya dengan kebudayaan Tionghoa, maka kutipan2 tersebut tidak
akan diperbolehkan di milis ini. Milis ini bukan milis budaya umum
karena telah jelas dikemukakan bahwa milis ini hanya membahas
permasalahan ke-Tionghoa-an di Indonesia dan dunia, serta
sejarah-sejarah mengenainya.

Kalau hari ini, Konfusius bukan kelahiran Tionghoa melainkan seorang
India ataupun seorang Aztec, maka ajarannya tidak akan tim moderator
perbolehkan di sini. Saya akan sarankan kepada anggota yang ingin
memposting (Sdr. Hendri Irawan) untuk mencari milis budaya_india atau
budaya_aztec untuk mempostingkan kutipan ajaran Konfusius di sana.

Ini pula alasan mengapa tidak ada ayat-ayat kutipan kitab suci agama
Buddha, Kristen walaupun mayoritas Tionghoa di Indonesia memeluk agama
ini. Dengan ini saya juga menghimbau kepada anggota yang biasanya
memposting ayat2 agama di atas untuk tidak menyelipkan ayat2 kitab suci
agama lagi di dalam milis ini. Mungkin lebih klop kalau dikirim ke milis
budaya_yahudi atau budaya_india seperti yang saya telaah di paragraf
atas. Ini masalah prinsip yang harus ditegakkan, bukan karena
diskriminasi agama atau sejenisnya.

Jadi, dari sini, terlepas apakah ajaran Konfusius adalah sebuah agama
atau filsafat, ajaran itu tidak dapat dilepaskan begitu saja dari
kebudayaan Tionghoa dan sejarah Tiongkok yang merupakan topik di milis
ini. Tenang saja, mengetahui sedikit ajaran Konfusius tidak akan
menyebabkan anggota milis ini ramai-ramai "pindah agama" atau
"tergoyahkan imannya". Saya jamin mayoritas anggota di sini akan setuju
dengan pendapat saya di atas.

Bila ada yang tidak berkenan, mohon didiskusikan lagi. Untuk sementara,
sebelum masalah Lun Yu ini punya kesimpulan akhir, saya memohon kepada
Sdr. Hendri Irawan untuk tidak melanjutkan posting Lun Yu ini ke milis
terlebih dahulu. Terima kasih.


Rinto Jiang



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/SBefZD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/







<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise