logo       

Re: [Tanya] Pepatah 'Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina': msg#00423

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Re: [Tanya] Pepatah 'Tuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina'

saya ingin membantu menjawab.

1. masalah hadits sahih (valid) atau tidak dikaitkan dengan runtutan rantai
sanad (periwayatnya). karena seperti al qur'an ada sekelompok manusia di
bumi ini yang hobinya menghapalkan ajaran agama dan meneruskannya secara
turun temurun. kemampuan hafalan, kepribadian dan seterusnya membuat hal
ini menjadi disiplin ilmu tersendiri yg sangat khusus dikalangan islam.

masalah ttg periwayat ini dianggap tidak sahih karena ada periwayat
(penghafal hadits) yg dianggak tidak valid. Ada disiplin tertentu yg
membuat periwayat dikategorkan bermasalah dan acceptable, bahkan ada
glossary daftar nama darimasa ke masa, dimana seseorang dianggap periwayat
yg acceptable dan tidak dan alsan alasan penolakannya.

2. riwayat ttg negeri china ini justru ditengarai menjadi sudah menjadi
pepatah/pemeo umum di kalangan arab sejak sebelum jaman nabi Muhammad SAW.
Bisa jadi di jamannya beliau juga ikutan mempopulerkan pemeo ini. Jadi
meskipun secara ilmu hadits tidak sahih, jangan khawatir, karena ini
masalahnya beda domain saja. toh sebagai pemeo umum dan secara fakta
masalah ini justru tidak ada yg menentang. Dan ini berarti penghargaan yang
tinggi dari orang semit di masa itu pada kebudayaan china.


salam,
Ari Condro

----- Original Message -----
From: "Rinto Jiang" <rinto-e/okvV/AduUAepHBdVXc9KxOck334EZe@xxxxxxxxxxxxxxxx>

Rinto Jiang:

Pertanyaan pertama saya serahkan kepada anggota milis yang muslim untuk
menjawabnya.

Nabi Muhammad SAW hidup tahun 571 - 632 (CCMIW), di zaman itu, Dinasti Sui
baru saja berdiri dan kemudian digantikan oleh Dinasti Tang.

Cina telah dipersatukan di dalam satu kesatuan di zaman Qin tahun 221 SM.
Itu makanya ada konsensus di antara sejarahwan bahwa kemerdekaan Cina itu
telah sejak tahun 221 SM, bukan berdasarkan dinasti yang terakhir. Sejak
zaman Dinasti Han, telah ada tertanamkan nasionalisme (Han-isme) di dalam
benak orang Cina, bahwa bagaimanapun kacaunya Cina, tetap akan dipersatukan
di bawah dinasti yang baru. Ini sesuai dengan kata pengantar novel Samkok
yang ditulis Luo Guanzhong, "he jiu bi fen, fen jiu bi he" yang memang
merupakan gambaran keadaan politik di Cina dari sejak 2000 tahun yang lalu.
Semua yang berperang menyadari bahwa siapapun yang menang, mereka hanya akan
meletakkan sebuah zaman baru di dalam darma meneruskan sejarah Cina, bukan
menuliskan sejarah negara yang baru pula.

"he jiu bi fen, fen jiu bi he" sendiri arti harfiahnya adalah "tercerai
setelah lama bersatu, bersatu kembali setelah lama tercerai".

Saya kira, Nabi Muhammad SAW tidak mungkin tak tahu ada Jalan Sutra yang
sudah mulai ada sejak zaman Han. Di zaman sebelum Nabi Muhammad SAW hidup,
hanya ada 2 negara adikuasa di dunia, yaitu Cina (Han) dan Roma. Jalan sutra
menghubungkan kedua negara adikuasa ini, dan Arab Persia adalah sebuah hub
perdagangan. Orang2 Arab dan Persia yang memang pintar berdagang membeli
komoditi ke Roma dan Cina untuk kemudian diperdagangkan di Roma dan Cina
pula. Sederhananya, orang Roma dan Cina tak pernah bertemu muka, namun
masing2 punya barang orang lain di rumah mereka karena ada orang Arab Persia
yang menjajakan barang dagangan dari rumah ke rumah. Hubungan Roma dengan
Han waktu itu juga mesra, dengan adanya catatan literatur tentang kedatangan
diplomat Roma ke Cina. Walau setelah itu, ada beberapa kali invasi Rome
(Byzantine) ke wilayah Cina. National Geographic pernah menayangkan acara
berkaitan dengan penelitian adanya keturunan orang Roma di Xinjiang dan
Gansu yang dipercaya sebagai keturunan prajurit Roma yang ditawan oleh
prajurit Cina.

Hubungan Arab Persia dan Cina memang baik sebelum dan sesudah kehidupan Nabi
Muhammad SAW, kira2 dapat diberikan batas, sebelum Nabi Muhammad SAW,
hubungan Arab Persia dan Cina melalui jalur darat Jalan Sutra, sepeninggal
Nabi Muhammad SAW orang Arab mulai melaut dan banyak berdomisili di
propinsi2 tenggara Cina. Sampai sekarang, jangan terkejut kalau banyak
keturunan Arab di provinsi Fujian dan Guangdong.

Dari sini, bila ingin menggunakan logika, memang tidak heran bila Nabi
Muhammad SAW menyinggung Cina di dalam kehidupannya, karena Cina memang
lebih kurang menjadi pusat peradaban di Timur waktu itu, sedangkan Roma di
Barat.

Namun, terakhir dari saya sendiri. Tidak ada gunanya meributkan masalah
haditz Nabi ini karena tafsiran orang yang memang mungkin berbeda2. Bagi
saya, tidak usah meributkan apakah "Cina" di sana benar2 me-refer kepada
Cina yang kita kenal, karena bila bertanya ke saya, mungkin saja akan saya
tafsirkan sebagai anjuran Nabi supaya seseorang itu tidak seperti katak di
bawah tempurung, tak punya pandangan luas.








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/LeSULA/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise