logo       

Fw: Han Hwie-Song: Boca angon lebih pengalaman dari pelukis yang ternama. E: msg#00421

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Fw: Han Hwie-Song: Boca angon lebih pengalaman dari pelukis yang ternama. Essay Tiongkok kuno

 
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, November 30, 2005 3:54 PM
Subject: Re: Han Hwie-Song: Boca angon lebih pengalaman dari pelukis yang ternama. Essay Tiongkok kuno

 

Boca angon lebih pengalaman dari pelukis yang ternama

 

Kami membaca di Chinese Ancient Fables satu cerita yang interesan, seperti yang saya pernah tulis dahulu bahwa Guru yang besar dan ternama didunia Kong Fu Zi, tidak dapat menjawab pertanyaan dua boca mengenai kapan matahari, lebih dekat didunia, diwaktu siang atau sore hari.

Ada seorang pelukis yang besar melukis dua sapi yang sedang bertempur, lukisannya dipuji oleh orang-orang kota baik kaum intelektuil maupun pedagang besar. Setiap orang yang melihat umumnya berkata:?betul betul bagus lukisan ini seperti kedaan hidup.? Pelukis ini puas atas kepandaiannya melukis diatas kain sutra. Karena indahnya lukisannya ini diatas dan bawahnya dilipatkan dengan batang batu giok, dan disimpannya baik-baik.

            Lukisan ini disimpan dalam kotak terbuat dari cedar. Beliau jarang tontonkan lukisannya pada orang, terkecuali pada orang yang mengerti dan menghargai lukisan yang halus.

Pada satu hari lukisannya dibawa keluar dikebunnya untuk dijemur dibawah matahari, untuk menjaga agar jangan sampai rusak digigit oleh insekt-insekt buku. Dia duduk dipinggir sambil menjaga lukisannya baik-baik jangan sampai terbang atau menghindari kerusakan akibat binatang-binatang atau burung yang menginjak-injak lukisannya.

Pada itu waktu ada boca angon masuk kebunnya sambil ketawa besar. Pelukis itu bertanya:?teman kecil apakah kau mengerti tentang lukisan, kalau kau mengerti bagaimana pendapatmu tentang lukisanku ini? Apakah sapi yang aku lukis seperti sapi yang hidup?? Boca itu menjawab:?lukisan bapak bagus, betul-betul menyerupai sapi.?katanya, tetapi boca ini tetap ketawa terbahak-bahak. Pelukis itu heran atas ketawanya si boca dan tanya :?Teman kecil, kau tetap ketawa apakah maksudmu, adakah apa-apa yang kau ingin mengatakan. Katakanlah dengan jujur pendapatmu.? Si boca angon itu sambil menuding berkata:? bapak pelukis, saya kerjanya angon sapi, kalau sapi bertarung, dipakai tanduknya, tetapi buntutnya diselipkan diantara dua kaki belakangnya, anda melukis buntutnya dalam posisi biasa, bahkan yang paling bawah agak naik sedikit. Selama aku angon bertahun-tahun aku belum pernah melihat sapi bertengkar seperti lukisan bapak!?

Pelukis yang besar ini tidak dapat menjawab omongan boca ini. Pelukis ini baru tahu kesalahannya dan tentunya menyesal mengapa tidak menyelidiki dahulu sebelum dia melukis.

Saya pikir-pikir apakah message dari tulisan ini? Saya kira begini:

  1. Ilmu pengetahuan itu luas sekali, seorang sarjana bagaimanapun tidak dapat menguasahi segalanya. Karenanya kalau kita memulai satu pekerjaan atau berdiskusi kita harus tahu thema yang dikerjakan agar tidak berbuat salah atau diskusi itu tidak simpang siur sehingga tujuan dikusi itu tidak mengenai sasarannya.
  2. kesimpulan lainnya, sekalipun boca kalau yang dikatakan itu zhenli, tjingli, benar dan adil kita harus belajar pada boca ini. Kalu seorang senior bicara hanya demi kepentingan dirinya sendiri anggaplah ini sebagai awan yang berlalu.
  3. Kong Fu Zi mengatakan:?Kalau anda tahu tentang sesuatu katakanlah apa yang anda tahu itu dengan jelas. Kalau anda tidak tahu tentang sesuatu, bilanglah terus terang bahwa anda tidak tahu tentang itu. Inilah yang dikatakan ilmu pengetahuan.?

 

Essay ini ditulis oleh Dong Po Zhi Lin



.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster : budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.




YAHOO! GROUPS LINKS




<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise