logo       

KISAH SERBA-SERBI ( Teman Saya Mahay - bagian dua ): msg#00390

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: KISAH SERBA-SERBI ( Teman Saya Mahay - bagian dua )

Sobron Aidit :


K I S A H S E R B A-S E R B I
( Teman Saya Mahay - bagian dua )


Saya merasa berdosa besar kepada Mahay. Kenapa lalu? Ketika dia sedang
giat-giatnya mengikuti perkembangan arus-gelombang situasi politik di
tanah-air ketika itu, antara 1963 - 1964, sebelum saya berangkat ke Tiongkok
buat bertugas, saya memberikan rekomandasi buat Mahay agar dia dapat
melanjutkan jalannya perjuangan yang dia yakini. Dan surat itu saya
tandatangani dengan gembira. Dan Mahay menjadi anggota HSI - Himpunan
Sarjana Indonesia,- sebab dia adalah sarjana geologie. Apa yang terjadi?
Baru saja dia menginjakkan kakinya ke dalam kancah perjuangan aliran politik
yang dianutnya - ketika itu terjadilah prahara dahsyat yang melanda negeri
kita - akibat kejahatan rezim Orba. Dan Mahay tertangkap - dan dipenjarakan.

Saya mendengar semua ini sangat merasa berdosa. Sebab jalan Mahay menuju
penjara - rasanya salah satu sebab karena saya merekomandasikan surat
promosi dirinya. Dan surat yang saya tandatangani itu - menyebabkan Mahay
selama 13 tahun masuk pejanjara di berbagai penjara di Jakarta - seperti
Gang Tengah - Salemba - Cipinang bahkan Tanggerang. Selama 13 tahun Mahay di
penjara itu - saya merasakan bahwa dosa dan kesalahan saya yang
mengakibatkan Mahay ngendon selama belasan tahun di berbagai penjara.

Memang Mahay berwatak sangat baik - dia tidak pernah menyalahkan saya dan
dia menolak buat membenarkan apa yang saya katakan dan akui. Tetapi tetap
saja saya merasa bersalah. Mahay itu punya perawakan yang sangat kurus -
lemah lembut - suka tertawa - dan tak pernah saya mendengar dia memaki atau
marah-marah! Dia sangat sabar. Orang yang namanya ada di Al - Quran yang
bernama sobron = sabar, justru sangat jauh dari pengertian nama yang
diembannya!

Dalam pada itu, Mahay dan saya tetap berhubungan surat-menyurat. Dan surat
itu sangat lama sampainya - adakalanya sampai tiga bulan! Lewat dan
melanglang-buana dulu ke Eropa - Belanda dan ke negeri lain - berliku-liku -
barulah sampai di Tiongkok atau Perancis sesudah berbulan dalam perjalanan.
Mahay karena perawakannya terlalu kurus - kecil dan amat tidak gagah -
ketika saya tanyakan kepadanya - apakah selama belasan tahun di penjara itu
dia sering dipukul? Mahay menjawab - dia tak pernah mendapat pukulan
sekalipun! Barangkali tak ada orang yang tega dan mau memukulinya - karena
apanya lagi yang mau dipukul? Sebab dia sangat kurus. Dengan tinggi 166 cm,
berbobot antara 48 sampai 50 kg! Dalam hati saya, syukurlah Mahay tidak
pernah dipukuli sekalipun selama belasan tahun di penjara! Sangat - sangat
jarang orang tahanan dan tapol yang tak pernah dipukuli. Jadi Mahay ini
sangat termasuk sangat langka - semua ini karena tak ada orang yang bisa
tega melihat Mahay dipukuli dengan badan yang begitu goyah - kurus dan
lemahlemabut.

Saya kira seandainya Mahay ini dilahirkan 2000 tahun yang lalu, niscaya dia
ini termasuk calon nabi! Sebab begitu memelas - begitu tak sampai hati orang
menyakitinya. Melihat wajah dia saja - orang sudah jatuh hati - dan dia
selalu menyenangkan orang. Tak pernah menyakiti hati orang, tak pernah
menyinggung perasaan orang.

Sampai kini Mahay yang kini berusia 75 tahun - tetap menjadi penderita
pelaku. Beberapa tahun yang lalu dia dipecat dari pekerjaannya karena
ketahuan bahwa dia tak bersih lingkungan. Dia tadinya dosen di Untag. Tapi
karena ketahuan dia terlibat dan bekas tapol - dia bersama anaknya Pak Ali
Sastroamidjoyo - dua-duanya dipecat dari Untag - dan dua-duanya nganggur
lagi. Nasib!

Tahun 1993 ketika saya mula-mula datang ke Jakarta setelah selama 30 tahun
terpisah dengan tanahair - Mahay mencari saya. Mereka bertiga datang
pagi-pagi ke tempat tinggal saya di Jalan Rajawali Selatan di Kemayoran
sebelum digusur yang akibatnya keluarga kami pindah ke Cibubur yang sekarang
ini. Mahay bertiga dengan Jubaar Ayoeb yang Ketua Lekra itu dan Rivai Apin
si penyair temannya Chairil Anwar dan Asrul Sani itu - sama-sama Tiga
Menguak Takdir. Dua orang ini sudah meninggal. Dan kami ketika itu ber-reuni
berempat di rumah ponakan saya Asmaralda. Sampai kini pabila saya datang ke
Jakarta, saya tak lupa mencari Mahay - teman yang sangat akrab dan sangat
karib saya itu. Dia sudah beberapa buku dihasilkannya bersama Putu Oka
Sukanta seorang sastrawan yang sampai kini tetap berkibar di langit-sastara
Indonesia. Belakangan saya dengar, Mahay akan segera meneribitkan buku lagi
- mungkin sebuah memoire atau lainnya. Ini saya dengar dari Pak Asvi
sejarahwan yang sangat handal itu.

Semoga Mahay akan lebih produktive lagi - menuliskan tentang pengalamannya
selama belasan tahun di penjara masa Orba baru-baru ini. Dan saya menunggu
hasil karyanya di mana hati saya sangat gembira bahwa teman saya yang
puluhan dulu itu sejak kami sama-sama ke Batavia tahun 1948 - kini tetap
berkibar dengan kekuatan dan tenaga apa adanya,-

---------------------------------------------------------------

Paris,- 29 september 05,-






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise