logo       

Re: Mohon pencerahan: mahzab Sukhavati: msg#00387

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Re: Mohon pencerahan: mahzab Sukhavati

Bung Danardono; Minhui Xiong & Xuantong Xiong serta Rekan-rekan
milis Budaya Tionghoa lainnya:
Maaf, ternyata topik yang menarik ini telah saya lewatkan selama
ini, dan saya jadi telat untuk ikut nimbrung di sini. Saya memang
tidak baca semua postingan, karena belakangan ini lebih
terkonsentrasi dengan topik Miss Chinese Cosmo Pegeant yang
sepertinya menjadi semakin hangat di sini.
Tentang Sekte Sukhavati, sejauh yang saya tahu, yang pernah saya
baca serta yang saya sontek dan kutip dari sana-sini, sekte
Sukhavati atau Jingtuzong (¾»ÍÁ×Ú) adalah salah satu dari 13 sekte
utama Agama Buddha di Tiongkok (dan juga Jepang). Merupakan sekte
aliran Mahayana yang didirikan dan berkembang di luar India setelah
zaman Siddharta Gautama. Tujuan akhir penganut sekte ini adalah
dilahirkan kembali kelak di surga Sukhavati.
Sekte ini mulai terbentuk dan berkembang di Tiongkok pada zaman
Dinasti Jin Timur atau Dongjin (¶«½ú) sekitar tahun 317-420. Pertama
kali dilembagakan oleh bhiksu Huiyuan (»ÛÔ¶) di gunung Lushan (®ɽ) di
bawah bendera Bailianshe (°×Á«Éç).
Karena berdiri dan berkembang di bawah bendera Bailianshe inilah,
maka sekte ini juga dikenal sebagai aliran Lianzong (Á«×Ú). Di
kemudian hari, orang kadang juga menyebutnya sebagai Nianfozong (Äî·ð
×Ú), yang artinya kira-kira adalah ¡°Sekte Berdoa¡±, mengacu pada
metode utama pelaksanaan Dharma dari sekte ini, yakni
menjapa/membaca nama para Buddha dengan konsentrasi penuh.
Walaupun terbentuk dan berkembang terutama di Tiongkok jauh sesudah
zaman Siddharta Gautama, pokok pikiran sekte Sukhavati tetap mengacu
pada catatan kotbah Siddharta Gautama, terutama yang kemudian hari
disebut sebagai ¡°Tiga Naskah Utama Aliran Sukhavati¡± atau Jingtu
Sanbujing (?QÍÁÈý²¿½?), yakni:
1. Sukhavati Vyuha (kotbah Siddharta Gautama di gunung Grdhrakuta);
2. Amitayur Dhyana Sutra (kotbah Siddharta Gautama di kota Rajagrha);
3. Aparimitayus Sutra (kotbah Siddharta Gautama di kebun Jetavana);
Saya setuju dengan Bung Danardono, kiranya kurang tepat juga kalau
dibilang sekte Sukhavati berkembang mulai dari Huiyuan. Sebab pada
zaman kira-kira 900 tahun setelah wafatnya Siddharta Gautama, cikal-
bakal ajaran Sukhavati sudah mulai terbentuk di India. Walaupun
tidak dilembagakan, ketika itu di India telah muncul beberapa orang
bhiksu senior yang mengembangkan ajaran Sukhavati, mereka adalah
Vasubandhu dengan ajaran Sukhavati-vyuhopadeca serta Acvaghosa dan
Nagarjuna yang memberikan ulasan dan komentar terhadap 3 kotbah
Siddharta Gautama dengan tema Sukhavati tsb. di atas. Sedangkan di
Tiongkok ajaran ini baru populer setelah pada tahun 508 di zaman
Dinasti Wei Utara atau Beiwei (±±Îº), Bodhiruci (biarawan dari India)
memperkenalkan naskah Amitayur Dhyana Sutra yang lebih lengkap dan
sistematis kepada masyarakat Buddhis Tiongkok di sana.
Selain Tiga Naskah Utama tersebut di atas, naskah-naskah ajaran
Sukhavati yang berasal dari bahasa Sanskerta lainnya adalah :
Pratyutpanna-Buddha Sammukhavasthita Samadhi Sutra (diterjemahkan
bersama oleh Lokasema dan Zhufoshuo/ó÷ðË·);
Guna Prabha Sutra dan Wuliang Qingjing Pingdengjuejing/?oÁ¿ÇåìoƽµÈÓX½?
(diterjemahkan oleh Dharmaraksa. Konon naskah asli ¡®Wuliang¡¯ dalam
bahasa Sanskerta sudah musnah atau hilang?, jadi tidak ditemukan
judul dan naskah asli bahasa sanskertanya);
Dasabhumika Vibhasa Sastra (diterjemahkan oleh Kumarajiva);
Karuna Pundarika Sutra (diterjemahkan oleh Dharmaraksa);
Kayaknya jarang orang yang tahu, bahwa sekte Sukhavati di Tiongkok
sebenarnya juga masih terbagi lagi dalam 2 sub sekte, yakni sekte
Sukhavati Maitreya (??ÀÕ?QÍÁ) dan sekte Sukhavati Amitabha (??ÍÓ?QÍÁ). Kalau
mau diuraikan lagi bisa jadi pajang lebar, saya kira rekan-rekan di
milis ini juga tidak semuanya butuh itu. Cuma, mungkin yang perlu
diinformasikan adalah, di Indonesia sekte Sukhavati tidak ada
lembaganya. Yang sekarang ini tergabung dalam KASI hanyalah aliran-
aliran utama seperti Mahayana, Theravada dan Buddhayana (sebuah
aliran yang ingin dibakukan oleh masyarakat Buddhis Indonesia).
Sedangkan sekte-sekte dan sub-sub sekte seperti Sukhavati dan lain-
lain yang dibina oleh beberapa bhiksu Mahayana di Indonesia berada
di bawah naungan SANGHA MAHAYANA INDONESIA serta SANGHA AGUNG
INDONESIA. Selain itu, juga ada beberapa kelompok umat Buddha
Indonesia penganut sekte Sukhavati yang membentuk perkumpulan
sendiri-sendiri seperti Yayasan Amitabha Indonesia yang beralamat di
Jl. Latumeten, Jakarta dan lain-lain.
Demikian sontekan dan kutipan dari sana-sini yang bisa saya
persembahkan. Mudah-mudahan bermanfaat. Mohon maaf bila ada
kekeliruan dan mohon pencerahan lebih lanjut.





Salam,



Erik
---------------------------------------------------------------------
--- In budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, "RM Danardono
HADINOTO"
<rm_danardono@xxxx> wrote:
> Sahabat sahabat budiman,
>
> Saya tertarik akan sejarah perkembangan agama Buddha di Indonesia.
> Diantara mahzab yang ada kini, juga ada aliran Sukhavati. Seperti
> kita tahu, aliran ini mulai merambah Tiongkok sekitar abad 3
Masehi.
>
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise