logo       

Mitos Ceng Ho-Buku Indonesia Jaya (Re: Laporan Diskusi Bulanan NIM:): msg#00382

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Mitos Ceng Ho-Buku Indonesia Jaya (Re: Laporan Diskusi Bulanan NIM:)

sdr.Joe ,


> Pak Xuan Tong, pun saya yakin tidak bisa membuktikan bahwa
sumbernya
> adalah yang paling benar di antara yang terbenar. Siapa yang bisa ?
>

Dalam mengkaji sejarah tidak bisa hanya berdasarkan satu catatan
saja.
Itu yang perlu diperjelas.

> Makanya ada ahli sejarah. Peneliti sejarah. Tapi Saya bukan salah-
> satunya. :D Makanya saya menolak untuk diajak verifikasi fakta-
fakta
> sejarah. Saya hanya mencantumkan bahwa ada Kata Pengantar dari
buku
> ini adalah seorang Ahli Peneliti Utama dari LIPI, Dr. Asvi Warman
> Adam. Dan beliau pun malah menulis dengan judul : Apakah Indonesia
> akan Jaya ? Seakan-akan mempertanyakan keoptimisan Pak Krishna
bahwa
> Indonesia Jaya.
>

Saya tidak berbicara mengenai keseluruhan buku itu.
Yang mau saya diskusikan adalah mengenai ZhengHe dan itu sudah jelas
pada tulisan saya sebelumnya.

> Kemudian, saya sudah sebutkan beberapa narasumber buku Indonesia
> Jaya itu dan sumber-sumber itu pun termasuk Babad Jawi, Babad
Demak
> yang telah dibandingkan dengan catatan Portman dari buku Tuanku
> Raonya Parlindungan oleh Prof Dr Slamet Mulyana dalam
> buku "Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-Negara
> Islam di Nusantara'dan maupun sumber utama lainnya dari Qurtuby
> dalam 'Arus Cina-Islam-Jawa'.
>

Artinya benar pendapat saya bahwa prof.Dr.Slamet Muljana hanya
menulis satu buku yang berkaitan dengan itu.
Tapi perlu anda ingat isinya mengenai ZhengHe tidak banyak dalam
buku itu.
Dan bp.Qurtuby lebih mengarah ke penyebaran agama Islam di Nusantara.
Artinya tidak spesifik membahas ZhengHe.

> Apakah Prof. Dr. Slamet Mulyana dan Sumanto Qurtuby salah dalam
> mengambil fakta-fakta Sejarah ? Sekali lagi saya tidak mampu
> memberikan penilaian itu. Apakah mereka sudah melakukan penelitian
> sejarah secara teliti dan sesuai dengan kaidah Ilmu Sejarah yang
> objektif dan berlaku secara umum ? Saya pun tidak tahu.
>

Bisa diperkirakan demikian , karena sumber yang diambil adalah
catatan dari Gedung Batu. Perlu diketahui bahwa yang dibahas disini
adalah mengenai Zheng He.


> Silakan dibandingkan. Silakan menilai sendiri berdasarkan
pemahaman
> masing-masing. Bukankah begitu ?
>

Membandingkan bukan berdasarkan pemahaman masing-masing. Itu namanya
menebak saja.
Sejarah yang dikaji harus dilihat dari berbagai sudut pula misalnya
linguistic.

> Tapi yang saya tahu setelah membaca buku Indonesia Jaya, dari awal
> maupun akhir, kesimpulan saya adalah tidak ada tendensi dari Bapak
> Anand Krishna sebagai penulis, untuk menjelek-jelekan orang-orang
> keturunan Ras Cina. Anda bisa membaca sendiri untuk
membuktikannya.
> Dan saya sudah memberikan salah satu kutipan Pak Krishna secara
> pribadi mengenai Yung-Lo maupun Cheng-Ho di posting sebelumnya.
>

Justru itu yang sedang dibahas adalah masalah ZhengHe bukan masalah
lain. Inilah yang kita bahas , anda tidak perlu memperlebar topik
diskusi ini.
Dan itu adalah pandangan sdr.Rene sendiri dan saya yakin sdr.Rene
memiliki alasan tertentu sehingga mengeluarkan statement seperti itu.

> Apakah dengan mengkritik politik ekspansi terselubung dari Cheng
Ho
> dan Yung-Lo (yang bukan WNI) , terlepas kebenarannya atau tidak,
> berarti menjelek-jelekan orang China secara general dan orang
> keturunan China pada khususnya ?
>

Sekarang yang perlu saya pertanyakan adalah apa itu yang dimaksud
politik ekspansi ?
Memperluas pengaruh dinasti Ming ?
Mengkoloni suatu wilayah ?
Dan ini tidak ada kaitannya dengan masalah keturunan China atau
apakah ChengZhu dan Zheng He itu warga negara Indonesia atau warga
negara USA.

> Apakah ketika kita mengkritik presiden George W. Bush, berarti
kita
> punya tendensi menjelek-jelekan seluruh orang Amerika maupun
> keturunan barat lainnya ?
>

Saya menuliskan bahwa perilaku George Bush tidak ada kaitan dengan
budaya. Harap baca lagi postingan yang saya tulis.

> Menurut saya sih tidak.
>
> Memang Pak Krishna di buku itu, mengkritik kebijakan politik
> Pemerintahan Cina dari dulu sampe sekarang. Ingat Pemerintah Cina
> bukan Orang Cina dan bukan Orang Indonesia keturunan Cina.
>

Kebijakan politik yang anda mulai tulis saja sudah menyatakan adanya
kesalahan.
Secara tidak langsung Deng XiaoPing tidak mendukung kebijakan policy
Mao. Bahkan ia termasuk penentangnya.

Sekarang mari kita bahas masalah kebijakan politik dinasti Ming
dahulu terutama berkaitan dengan pelayaran ZhengHe.

> Dan itu dilakukan Bapak Anand Krishna dalam batas seperti
seseorang
> yang mengkritik penyerangan AS ke Irak. Bukan karena rasa benci
pada
> suatu golongan atau keturunan.
>

Itu adalah urusan dan hak bp.Anand untuk menulis apapun.

> Sekali lagi, silakan membaca bukunya sendiri, bila tidak percaya
> pada saya.
>

Saya tidak membicarakan buku itu , tapi mengenai masalah ZhengHe.
Apakah anda sedang memperlebar topik ?

> Dan mari kita berdiskusi, apakah ada tendensi dari Buku Indonesia
> Jaya ini oleh Bapak Anand Krishna untuk menjelek-jelekan orang-
orang
> Indonesia keturunan China atau Arab atau India atau bahkan orang-
> orang cina pada umumnya.
>
> Justru di Buku Indonesia Jaya ini, Pak Krishna mencoba
mempersatukan
> Indonesia termasuk orang Indonesia keturunan tionghua dengan
> mengajak kita semua menyadari bahwa ternyata Neo-Imperalisme yang
> dulu ditakuti Soekarno, sedang terjadi di Indonesia oleh unsur-
unsur
> bangsa asing. Bahwa sekarang ini bangsa ini 'sedang
> dijajah', 'sedang disandera' oleh Neo-Imperalisme berkedok
> globalisasi, ekonomi, dll.
>

Itu tidak ada relevansi dengan topik ZhengHe yang sedang dibahas.
Anda terlalu jauh.
Dan itu adalah statement anda untuk sdr.Rene.
Sedangkan saya hanya membahas masalah ZhengHe.

> Namaste,
> joeb.


hormat saya ,


Xuan Tong





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise