logo       

Mitos Ceng Ho-Buku Indonesia Jaya (Re: Laporan Diskusi Bulanan NIM:): msg#00380

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Mitos Ceng Ho-Buku Indonesia Jaya (Re: Laporan Diskusi Bulanan NIM:)

Sdri. Rene Chan,

Saya setuju dengan pendapat anda mengenai perlunya keobjektifan
suatu sejarah, tapi masalahnya saya tidak punya kapasitas untuk
menilai keobjektifan suatu sejarah. Makanya saya akan mundur ketika
diminta keverifikasikan data-data dalam buku Indonesia Jaya. Toh
yang menulis pun bukan saya. :D

Pak Xuan Tong, pun saya yakin tidak bisa membuktikan bahwa sumbernya
adalah yang paling benar di antara yang terbenar. Siapa yang bisa ?

Makanya ada ahli sejarah. Peneliti sejarah. Tapi Saya bukan salah-
satunya. :D Makanya saya menolak untuk diajak verifikasi fakta-fakta
sejarah. Saya hanya mencantumkan bahwa ada Kata Pengantar dari buku
ini adalah seorang Ahli Peneliti Utama dari LIPI, Dr. Asvi Warman
Adam. Dan beliau pun malah menulis dengan judul : Apakah Indonesia
akan Jaya ? Seakan-akan mempertanyakan keoptimisan Pak Krishna bahwa
Indonesia Jaya.

Kemudian, saya sudah sebutkan beberapa narasumber buku Indonesia
Jaya itu dan sumber-sumber itu pun termasuk Babad Jawi, Babad Demak
yang telah dibandingkan dengan catatan Portman dari buku Tuanku
Raonya Parlindungan oleh Prof Dr Slamet Mulyana dalam
buku "Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-Negara
Islam di Nusantara'dan maupun sumber utama lainnya dari Qurtuby
dalam 'Arus Cina-Islam-Jawa'.

Apakah Prof. Dr. Slamet Mulyana dan Sumanto Qurtuby salah dalam
mengambil fakta-fakta Sejarah ? Sekali lagi saya tidak mampu
memberikan penilaian itu. Apakah mereka sudah melakukan penelitian
sejarah secara teliti dan sesuai dengan kaidah Ilmu Sejarah yang
objektif dan berlaku secara umum ? Saya pun tidak tahu.

Silakan dibandingkan. Silakan menilai sendiri berdasarkan pemahaman
masing-masing. Bukankah begitu ?

Tapi yang saya tahu setelah membaca buku Indonesia Jaya, dari awal
maupun akhir, kesimpulan saya adalah tidak ada tendensi dari Bapak
Anand Krishna sebagai penulis, untuk menjelek-jelekan orang-orang
keturunan Ras Cina. Anda bisa membaca sendiri untuk membuktikannya.
Dan saya sudah memberikan salah satu kutipan Pak Krishna secara
pribadi mengenai Yung-Lo maupun Cheng-Ho di posting sebelumnya.

Apakah dengan mengkritik politik ekspansi terselubung dari Cheng Ho
dan Yung-Lo (yang bukan WNI) , terlepas kebenarannya atau tidak,
berarti menjelek-jelekan orang China secara general dan orang
keturunan China pada khususnya ?

Apakah ketika kita mengkritik presiden George W. Bush, berarti kita
punya tendensi menjelek-jelekan seluruh orang Amerika maupun
keturunan barat lainnya ?

Menurut saya sih tidak.

Memang Pak Krishna di buku itu, mengkritik kebijakan politik
Pemerintahan Cina dari dulu sampe sekarang. Ingat Pemerintah Cina
bukan Orang Cina dan bukan Orang Indonesia keturunan Cina.

Dan itu dilakukan Bapak Anand Krishna dalam batas seperti seseorang
yang mengkritik penyerangan AS ke Irak. Bukan karena rasa benci pada
suatu golongan atau keturunan.

Sekali lagi, silakan membaca bukunya sendiri, bila tidak percaya
pada saya.

Dan mari kita berdiskusi, apakah ada tendensi dari Buku Indonesia
Jaya ini oleh Bapak Anand Krishna untuk menjelek-jelekan orang-orang
Indonesia keturunan China atau Arab atau India atau bahkan orang-
orang cina pada umumnya.

Justru di Buku Indonesia Jaya ini, Pak Krishna mencoba mempersatukan
Indonesia termasuk orang Indonesia keturunan tionghua dengan
mengajak kita semua menyadari bahwa ternyata Neo-Imperalisme yang
dulu ditakuti Soekarno, sedang terjadi di Indonesia oleh unsur-unsur
bangsa asing. Bahwa sekarang ini bangsa ini 'sedang
dijajah', 'sedang disandera' oleh Neo-Imperalisme berkedok
globalisasi, ekonomi, dll.

Namaste,
joeb.






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise