logo       

Re: rencana Kontes Miss Chinese di Indonesia: msg#00353

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: Re: rencana Kontes Miss Chinese di Indonesia

Personally I don't see any benefit points of making such contest
in current situation. What's the real motive on suggesting it?
Won't it become an exclusive event and being seen by others
as somekind of exclusism of Indonesian Chinese?

Great event like 600thh years of Zeng He should've been
more appreciated. Continous effort for restoring
klenteng Thay Khek Sie as one of history landmark
in Semarang shall be supported. As for myself, such
kind of works will give more benefit, for it will
pass the knowledge and historical inheritance to
next generation.

regards,
huey
--- In budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx, "skala selaras"
<skalaras@xxxx> wrote:
> Mengenai masalah kontes Miss2an, saya pikir kita harus melihat
masalah dengan kacamata yang lebih lebar.
>
> Saya sendiri tidak terlalu demen dengan acara2 seperti ini,
termasuk miss univers, miss world dll, namun kita harus tetap
menerima kenyataan, acara seperti ini banyak digemari, ini adalah
salah satu budaya Pop, yang dikemas secara komersial, seperti orang
menggemari acara Indonesia Idol, AFI dll. meski kita tidak suka, kita
toh tidak perlu mempermasalahkan adanya kegiatan ini. sepertinya
dulu saya tidak habis berpikir mengapa orang begitu menggandrungi
F4, toh saya tdak perlu protes jika dia datang di Indonesia.
>
> Kalau ada yang menganggap acara Miss2an merendahkan martabat
wanita, membuat mereka sebagai barang dagangan penyedap mata pria,
saya setuju , itu memang benar adanya. Tapi, sebetulnya apa bedanya
dengan promosi berbagai barang dagangan yang khusus diperuntukkan
para wanita, seperti halnya segala alat kecantikan dan segala mode
pakaian? semua iklan pasti merayu para wanita untuk berdandan supaya
menjadi pusat perhatian para pria! apakah semua produk ini bukan
mengekplotasi wanita agar menjadi "konsumsi" para lelaki? jangan
salah, para wanita rupanya juga menikmati lirikan dan plototan mata
lelaki! makanya semua produk yang menjanjikan wanita "cantik
mempesona" pasti laris diserbu konsumen. kita tidak usah munafik!
>
> Meski saya pribadi tidak suka dengan berbagai komoditas POP ini,
tapi saya juga sadar, kalau kita mau benar2 tuntas steril, menolak
segala hal yang mubazir dan Dekaden( meminjam istilah yang banyak
dipakai kaum komunis) ini, jangan2 kita harus menolak segala2nya,
lantas terjebak menjadi seperti Taliban Afganistan atau Khmer Merah
tempo hari, menjadi puritan dan fundamentalis, dan ini buntutnya akan
menjadi bahaya besar!! Ingat, segala bentuk pelarangan, meski
awalnya bermaksud baik, mudah berkembang menjadi pemberangusan
segala bentuk kreatifitas dan kebebasan!
>
> Tentang dampak positif kontes ini bagi pariwisata Indonesia, memang
tidak akan secara langsung, tapi kalau Indonesia berhasil
menyelenggarakan acara ini, minimal akan memberi gambaran ke seluruh
dunia, bahwa Indonesia sudah aman, sudah terbuka, sudah tdak puritan,
sudah tidak memojokkan masyarakat tionghoa... dan dampaknya,
wisatawan asing ( terutama dari China, jangan remehkan, Eropa saja
banyak mengincar mereka) akan berani datang, pengusaha asing lebih
yakin menanamkan modal ke Indonesia dll.
>
> Secara konsep saya tidak menentang acara kontes2an sejenis, tapi
mengenai timingnya, saya juga setuju kalau banyak yang menilai
kondisi sosial Indonesia belum kondusif, penyelenggaraan acara
seperti ini akan banyak memancing kontrofersi, dan memancing kaum
ekstrimis bereaksi keras. dan pasti masyarakat Tionghoa di sini belum
siap menagkal serangan kaum radikal ini, wong kalangan Islam moderat
yang mayoritas pun juga tak berdaya menangkal ulah kaum preman
radikal yang memakai tameng agama , apalagi Tionghoa yang minoritas!
Memang... perjalanan masih panjang bagi Indonesia....
>
> salam.
> ZFy
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "perfect_harmony2000" <perfect_harmony2000@xxxx>
> To: <budaya_tionghua-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx>
> Sent: Sunday, September 25, 2005 1:01 AM
> Subject: [budaya_tionghua] Re: rencana Kontes Miss Chinese di
Indonesia
>
>
> > sdr.Erik ,
> >
> >
> > memang dalam kondisi ekonomi yang sedang dalam keadaan krisis ,
> > sebaiknya kita melakukan kegiatan yang lebih bersifat positif dan
> > memberikan kontribusi nyata bagi rakyat Indonesia.
> >
> > Saya rasa bp.Xiong DeLong(CMIIW) yang menjadi pemimpin GuoJi
RiBao
> > tidak perlu mengais uang dari acara Miss Chinese ini.
> >
> > Masalah acara mendidik atau tidak mungkin lebih tepat kita
> > kembalikan kepada persepsi masing-masing.
> >
> > Yang terutama adalah apakah acara ini memberikan kontribusi
positif
> > serta tidak menimbulkan gejolak sosial bagi masyarakat Indonesia
> > yang dalam keadaan krisis ini.




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/







<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise