logo       

OOT : KISAH SERBA-SERBI ( Ibu Saya - bagian lima,- habis ): msg#00289

culture.region.china.budaya-tionghua

Subject: OOT : KISAH SERBA-SERBI ( Ibu Saya - bagian lima,- habis )

Sobron Aidit :



K I S A H S E R B A-S E R B I
( Ibu Saya - bagian lima,- habis )

Tidak sampai ke batas "ultimatum", rupanya ayah telah pergi dengan membawa
istri-barunya itu. Pergi entah kemana, kami tidak tahu. Tetapi ada beberapa
hari ayah tidak muncul. Kira-kira ayah pergi mengantarkan wanita
istri-barunya itu. Beberapa hari kemudian, ayah datang dengan wajah yang
tampaknya lebih kelihatan tidak semurung hari-hari sebelumnya. Dari ibu
dapat saya ketahui, katanya ayah sudah mengurus dan sudah menceraikan
istri-barunya itu. Menerima kabar begini - saya tentu saja ada rasa
kegembiraannya, tetapi belum saya lepaskan. Akan saya tunggu dalam beberapa
hari lagi - kalau mungkin tunggu sampai benar-benar dapat dipercayai.

Dalam pada itu ayah sudah pernah menegur sapa saya di rumah. Dan kami sudah
pernah makan bersama di satu meja seperti sebelum kejadian istri-baru ayah
ada di rumah. Rasanya ketika itu dunia ini serba gelap - sumpek dan hanya
ada suasana kemarahan - kebencian dan dendam. Yang saya paling tidak tahan
yalah pabila melihat ibu saya selalu dalam kesedihan. Beliau mau pulang ke
kampung - ke Belitung. Tetapi ibu tetap menekan ayah agar dia diceraikan dan
minta surat cerainya. Tetapi ayah tidak mau menceraikan ibu. Jadi
masing-masing bertahan. Dan garis statusquo begini, sangat membikin sedih
hati ibu. Dan kesedihan ibu serta airmata ibu saya selalu membikin saya
berhati hancur dan sangat sedih. Semua kami terganggu akibat ayah punya
istri-baru itu. Suasana serumah - sekeluarga kami selalu dalam keadaan
murung - sedih - marah. Suasana rumah jadi gelap - kelabu - dan sumpek.
Rupanya suasana begini dirasakan juga oleh ayah. Dan dengan adanya tekanan -
ancaman dan ultimatum saya itu, telah menambah pikiran ayah - bahwa susana
begini tidak dapat bertahan lama-lama.

Oleh semua itu, rupanya ayah berkeputusan buat menceraikan istri-barunya itu
dan mengembalikannya ke desa di Sumedang. Lama ke lamaan, kami seruimah -
sekeluarga dulunya - secara pelan-pelan manjadi normal lagi. Sudah tak
tampak lagi wajah kesedihan ibu saya. Sudah ada tegursapa antara ayah dan
ibu saya. Dan antara saya dengan ayah. Sudah ada dialog yang normal - dan
wajah-wajah tidak lagi muram - murung seperti dulu itu.

Saya sendiri sudah mulai berpikir - apakah benar-benar ancaman serta
ultimatum saya dulu itu akan saya laksanakan - dengan membunuh ayah dengan
pisau-komando yang tajam dan runcing itu? Setelah agak berpikiran normal -
saya pelan-pelan menggali dalam-dalam hati nurani saya yang terdalam - saya
mau jujir kepada diri saya sendiri. Berkali-kali saya timbang-timbang -
pikir-pikir - takar-takar - apakah benar-benar saya dulu itu mau membunuh
ayah saya? Lama sekali barulah saya memutuskan apa sebenarnya yang ada dalam
pikiran terdalam saya. TIdak mungkin saya mau membunuh ayah saya - tidak
akan pernah ada pikiran sedemikian jahatnya. Tetapi seandainya perkelahian
atau pertumpahan darah misalnya - akibat berkelahi - pukul-memukul - bisa
saja terjadi. Tetapi perkara mau membunuh atau dengan niat terencana
membunuh - samasekali tidak ada dan takkan pernah ada. Jadi sifatnya memang
lebih banyak nada ancaman - dan lebih banyak rasa kemarahan yang tak
terkendali.

Lama-lama ada terpikir pada saya - bagaimana caranya saya mau minta maaf dan
minta ampun kepada ayah. Lagipula bukankah ayah sudah menceraikan
istri-barunya itu secara baik-baik - mengembalikannya ke desanya di Sumdeng
sana. Maka kini tinggal sayalah yang merasa terbebani dosa yang sangat berat
akibat peristiwa dulu itu. Ketika itu sudah menjelang bulan puasa. Dan
sebulan lebih lagi akan datang Hari Lebaran - Hari Bermaaf-maafan. Dalam
hati saya - biarlah sekalian hari itu saja di depan sekeluarga lengkap kami
nanti, saya akan minta maaf dan minta ampun kepada ayah.

Saya? Saya ketika itu tetap berpuasa - lengkap dan utuh. Dan Hari Lebaran -
Hari Idulfitri, memang saya tunggu-tunggu. Dan pada hari itu di depan semua
keluarga saya yang utuh dan lengkap - saya menyatakan minta maaf saya -
minta ampun saya kepada ayah. saya sebutkan semua dosa yang pernah saya
ucapkan kepada ayah - termasuk ultimatum dulu itu. Agar ayah bisa dan rela
memaafkan dan mengampuni saya. Mendengar suara saya yang terbata-bata tetapi
keras dan jelas - semua anggota keluarga saya - diam dan hening mendengarkan
dengan seksama. Dan saya bertambah hikmat dalam ucapan yang sejujurnya itu.
Saya melirik sedikit ke arah wajah ayah. Saya sendiri merasa terharu - sebab
ternyata ayah mengeluarkan airmata yang memang kami sangat tahu bahwa
airmata ayah itu sangat mahal. Saya melihat ayah melelehkan airmata. Dan
ayah memeluk saya - saya memeluk ayah dengan rasa sangat sayang - sangat
cinta. Lalu saya juga memeluk ibu saya yang sangat saya sayangi. Kami
sekeluarga seutuhnya ketika itu - saling bersalaman - berpelukan dan
bermaafaan. Kata orang kampung kami - Hari Baik - Bulan Baik - kami gunakan
kesempatan itu di atas nama Kekudusan Tuhan - kami saling memaafkan - saling
mengampuni dan saling menyayangi,-

-------------------------------------------------------------------------


Paris,- 22 Sept 05,-






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster :
budaya_tionghua-/E1597aS9LQAvxtiuMwx3w@xxxxxxxxxxxxxxxx :.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
budaya_tionghua-unsubscribe-hHKSG33TihhbjbujkaE4pw@xxxxxxxxxxxxxxxx

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/






<Prev in Thread] Current Thread [Next in Thread>
Google Custom Search

News | FAQ | advertise